19 March 2018

Siapa Saja yang Butuh Suplemen? Ini Kriterianya

Siapa Saja yang Butuh Suplemen? Ini Kriterianya

Halodoc, Jakarta – Sebagian orang terkadang sudah merasa puas dengan asupan nutrisi sehari-hari yang diperoleh dari makanan. Namun, untuk sebagiannya lagi, ada yang belum yakin apakah nutrisi yang diasup melalui makanan sudah cukup untuk kebutuhan tubuh sehari-hari. Oleh sebab itu, mengonsumsi multivitamin atau suplemen menjadi alternatifnya. Lalu, sebenarnya kriteria orang yang butuh suplemen itu seperti apa, sih?

Sebelumnya, mendapatkan vitamin dari makanan alami memang lebih baik. Namun, bila nutrisi dari konsumsi makanan itu enggak mencukupi kebutuhan tubuh, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi suplemen. Nah, berikut kriteria orang yang butuh suplemen menurut Mayo Clinic Family Health Book.

  1. Wanita yang Berencana Hamil, Sedang Hamil, atau Memberi ASI

Menurut data dari European Food Information Council (EUFIC), ada kekhawatiran tentang asupan zat besi yang memadai pada gadis remaja di Denmark, Prancis, Polandia, Jerman, dan Inggris. Sebab kurangnya asupan zat besi pada wanita bisa meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat rendah dan perkembangan otak yang tertuda. Enggak cuma zat besi saja, kekurangan asupan folat juga bisa meningkatkan risiko bayi lahir cacat.  Misalnya, kerusakan saluran saraf seperti spina bifida (cacat tulang belakang) pada janin dan gangguan perkembangan otak seperti anenchepalus

Menurut  Mayo Clinic Family Health Book wanita dengan kriteria di atas membutuhkan gizi tertentu, terutama asam folat. Alasannya, folat bisa membantu mereka untuk mecegah kerusakan saraf pada janin. Sedangkan zat besi bisa membantu ibu terhindar dari anemia.

  1. Pola Makan Buruk

Karena sibuk bekerja dan alasan lainnya, sebagian orang kurang memerhatikan asupan  vitamin dan mineralnya sehari-hari. Misalnya, enggak mengonsumsi buah dan sayur yang penting manfaatnya bagi tubuh. Oleh sebab itu, jika kamu masuk kategori ini, maka kamu termasuk kriteria orang yang butuh suplemen. Dengan mengosumsi satu tablet suplemen bisa mencukupi kebutuhan nutrisi dan vitamin untuk tubuh.

  1. Alergi Makanan atau Tidak Mengonsumsi Makanan Tertentu

Enggak sedikit lho orang yang alergi pada makanan-makanan tertentu. Misalnya, ikan, udang, telur, atau makanan lainnya. Nah, untuk memenuhi gizi yang terkandung dalam makanan tersebut, konsumsi suplemen menjadi alternatifnya. Contoh lainnya,  vegetarian yang sama sekali enggak mengonsumsi produk hewani, kemungkinan membutuhkan vitamin B 12 dan seng. (Baca juga: 6 Tips Memilih Suplemen Minyak Ikan)

  1. Berusia 65 Tahun ke Atas

Sebagian lansia terkadang tidak mampu lagi untuk menyerap vitamin B 6, B 12, dan Vitamin D, seperti biasanya. Oleh sebab itu, konsumsi suplemen lebih diperlukan. Selain itu, suplemen juga bisa meningkatkan fungsi kekebalan tubuh mereka dan menurunkan risiko terserang infeksi tertentu.

  1. Perokok

Yang ini juga masuk ke dalam kriteria orang yang butuh suplemen. Alasannya sederhana, sebab tembakau dapat menurunkan proses penyerapan berbagai macam vitamin dan mineral. Contohnya, vitamin B 6, B 12, Vitamin C, folat, dan niasin.

  1. Diet Rendah Kalori

Kalau sedang menjalankan diet rendah kalori, ada baiknya untuk mengonsumsi suplemen agar kebutuhan mineral dan vitamin terpenuhi. Umumnya, kebutuhan kalori seseorang berkisar 1.500–2.000 kalori. Nah, bila diet rendah kalori hanya mengonsumsi kurang dari 1.000 kalori perhari, kemungkinan besar kamu membutuhkan suplemen vitamin dan mineral.

  1. Memasuki Masa Post Menopause

Terkadang tanpa bantuan suplemen, beberapa wanita kesulitan untuk mendapatkan jumlah kalsium dan vitamin D yang diperlukan tubuh. Menurut penelitian, suplemen kalsium dan vitamin D terbukti bisa melindungi dari osteoporosis.

  1. Sering Mengonsumsi Alkohol

Jika kamu sering mengonsumsi alkohol, maka kamu masuk ke dalam kriteria orang yang butuh suplemen. Kok bisa? Konsumsi alkohol secara berlebihan ternyata dapat mengganggu pencernaan dan penyerapan folat, vitamin A, D, dan B12, dan tiamin.

Nah, agar konsumsi suplemen aman dan tepat sasaran bagi tubuh, ada baiknya kamu berdiskusi dengan dokter sebelum mengonsumsinya. Kamu juga bisa loh membeli produk kesehatan dan vitamin yang dibutuhkan melalui aplikasi Halodoc. Mudah dan praktis kan? Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.