• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sinusitis pada Anak, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sinusitis pada Anak, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sinusitis pada Anak, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 27 Juli 2022

“Anak-anak dapat mengalami sinusitis dan dapat menjadi lebih parah jika tidak diatasi dengan benar. Maka dari itu, setiap orang tua diharapkan tahu berbagai penyebab dan cara mengatasi gangguan ini.”

Sinusitis pada Anak, Ketahui Penyebab dan Cara MengatasinyaSinusitis pada Anak, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Halodoc, Jakarta – Sinusitis adalah gangguan akibat peradangan pada lapisan sinus. Masalah ini dapat menyebabkan pengidapnya mengalami hidung tersumbat hingga perasaan nyeri di wajah.

Gangguan ini tak hanya menyasar orang dewasa namun juga pada anak-anak. Mengutip dari HHS Public Access, sinusitis terjadi pada 10,8% anak-anak dan dapat terbawa hingga dewasa. 

Berbagai Penyebab Sinusitis pada Anak

Sinusitis pada anak dapat terjadi akibat dua kondisi berbeda yaitu infeksi dan non-infeksi. Meski begitu, gangguan sinus ini paling sering disebabkan oleh infeksi dari virus.

Seseorang yang mengalami infeksi berat terkait sinusitis disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya jamur. Adapun, sinusitis yang disebabkan oleh non-infeksi terjadi karena proses alergi. Pada anak yang memiliki gangguan alergi, seperti asma, hay fever, dan rhinitis alergi, risikonya lebih tinggi untuk mengidap sinusitis.

Cara Mengatasi Sinusitis pada Anak

Penanganan paling awal yang bisa dilakukan oleh orang tua pada anak saat alami sinusitis, yaitu menyemprotkan hidung anak dengan cairan saline. Lakukan hal ini beberapa kali dalam sehari agar saluran hidung anak lebih bersih.

Cairan saline adalah semprotan hidung yang dibuat dari campuran air matang sebanyak 40 ml, disertai garam sebanyak satu sendok teh, dan bikarbonat sebanyak satu sendok teh.

FYI, obat dekongestan dan antihistamin yang dijual bebas biasanya sering digunakan. Namun faktanya tidak efektif untuk infeksi sinusitis pada anak. Obat ini juga tidak boleh diberikan pada anak-anak di bawah usia 2 tahun.

Lalu, bagaimana cara atasi sinusitis dengan gejala yang lebih parah?

Jika sinusitis yang dirasakan sudah lebih parah dibandingkan sebelumnya, orang tua dapat memberikan obat anti radang yang disemprotkan ke hidung (intra nasal spray). Tentunya hal ini dilakukan sesuai dengan petunjuk dari dokter.

Setelah itu, pastikan juga Si Kecil mengonsumsi air minum yang cukup agar kebutuhan cairannya tercukupi. Cara ini juga efektif dalam membantu mengencerkan lendir yang menyangkut di hidung.

Jika diketahui sinusitis yang terjadi disebabkan oleh alergi, cobalah untuk memberikan obat antihistamin agar reaksi alergi dapat berkurang. Dengan begitu, anak lebih cepat untuk sembuh dan dapat bernapas dengan lega.

Sinusitis kronis

Gangguan ini disebut sudah kronis saat mengalami dua atau lebih gejala paling tidak selama 12 minggu. Atau, seseorang sudah alami lebih dari 4-6 episode sinusitis akut per tahunnya.

Jika hal ini sudah terjadi setiap tahun, ada baiknya untuk segera menemui dokter spesialis THT. Ahli medis tersebut dapat merekomendasikan perawatan medis atau bahkan tindakan bedah yang tepat.

Pada anak di bawah usia 13 tahun, dokter mungkin menyarankan untuk membuang jaringan adenoid4 di belakang hidung, agar sinusitis terobati.

Itulah pembahasan tentang berbagai penyebab dan cara mengatasi sinusitis pada anak yang perlu dipahami. Dengan begitu, diharapkan gangguan pada saluran pernapasan ini dapat diatasi secara efektif.

Pemeriksaan terkait sinusitis pada anak juga bisa dilakukan di beberapa rumah sakit rekanan Halodoc, lho. Dengan download aplikasi Halodoc, pemesanan untuk pemeriksaan ini bisa dilakukan melalui fitur janji medis. Gunakan aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
HHS Public Access. Diakses pada 2022. Early life risk factors for chronic sinusitis: a longitudinal birth cohort study.
ENT Health. Diakses pada 2022. Pediatric Sinusitis.