• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sunat Klamp Vs Sunat Cincin, Mana yang Lebih Baik?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sunat Klamp Vs Sunat Cincin, Mana yang Lebih Baik?

Sunat Klamp Vs Sunat Cincin, Mana yang Lebih Baik?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 21 September 2022

“Sunat klamp dan sunat cincin menjadi metode sunat yang paling sering digunakan. Untuk mengetahui metode mana yang paling cocok untuk anak, orang tua perlu mengetahui terlebih dahulu prosedur serta kelebihan dan kekurangannya.”

Sunat Klamp Vs Sunat Cincin, Mana yang Lebih Baik?Sunat Klamp Vs Sunat Cincin, Mana yang Lebih Baik?

Halodoc, Jakarta – Saat ini, sunat telah dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk menghindari masalah penis dan menurunkan risiko infeksi menular seks. Karena permintaan yang tinggi, kini telah bermunculan berbagai metode sunat yang lebih aman dan canggih. Misalnya, sunat klamp dan sunat cincin yang menjadi metode sunat yang cukup sering digunakan.

Kedua metode sunat ini memiliki perbedaan pada prosedurnya. Namun, banyak orang tua yang masih bingung mana yang lebih baik dari kedua metode ini. Untuk mengetahui metode mana yang paling cocok untuk anak, orang tua perlu mengetahui terlebih dahulu prosedur serta kelebihan dan kekurangannya. 

Prosedur, Kelebihan, dan Kekurangan dari Sunat Klamp

Metode sunat klamp mengacu pada teknik bedah dengan menggunakan tabung plastik khusus yang memiliki ukuran beragam sesuai dengan ukuran penis. Untuk melakukan sunat klamp, alat akan ditempatkan untuk menekan tepi kulup penis sebelum melepaskan kulit berlebih. Kemudian, kulup dipotong dengan pisau bedah tanpa memerlukan jahitan.

Sebelum tabung klamp dimasukkan pada kulup yang akan dipotong dan dijepit dengan pengunci klamp, dokter akan memberikan anestesi lokal di sekitar penis. Setelah 5 hari, maka tabung klamp dilepas.

Nah, kelebihan dari metode sunat ini, antara lain:

  • Sedikitnya risiko pendarahan dan tidak disertai penjahitan. 
  • Rasa sakit yang minim dan perawatan pasca sunat lebih mudah. 
  • Proses sunat berlangsung lebih cepat, yaitu sekitar 7 hingga 10 menit.
  • Luka sunat boleh terkena air.

Namun, metode ini juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya:

  • Biaya yang lebih mahal dibandingkan metode sunat lainnya.
  • Alat klamp yang menempel pada penis bisa membuat anak tidak nyaman, terutama selama proses pemotongan kulup.
  • Risiko adanya efek samping setelah sunat dilakukan. Misalnya ada gelembung dipenis dan infeksi. Infeksi dapat berupa penis menjadi merah, terasa nyeri, bengkak, bernanah, bahkan membuat anak demam.
  • Ada kemungkinan hasil pemotongan kulup tidak sempurna. Hal ini bisa terjadi jika dokter atau mantri sunat kurang kompeten melakukannya.
  • Anak bisa saja trauma dengan proses pelepasan klamp.

Prosedur, Kelebihan, dan Kekurangan dari Sunat Cincin

Sunat cincin merupakan metode yang terbilang baru namun lebih aman untuk dilakukan. Ada tiga jenis dari metode sunat ini, yaitu Gomco Clamp, Mogen clamp, Plastibell.

Pada prosedur dengan Gomco clamp dan Mogen clamp umumnya masih menggunakan klamp. Namun untuk jenis Plastibell, metode ini akan menggunakan cincin plastik yang ditinggalkan pada penis yang nantinya akan terlepas dengan sendirinya setelah 7-10 hari.

Kelebihan sunat cincin sebenarnya sama dengan sunat klamp, yaitu:

  • Cenderung memakan waktu relatif cepat.
  • Risiko mengalami perdarahan juga terbilang kecil. 
  • Anak yang sudah sunat bisa langsung memakan celana dan beraktivitas normal.
  • Metode ini juga tidak membutuhkan jahitan hingga perban, sebab kemungkinan terjadi perdarahan kecil. 

Kekurangannya dari metode ini adalah proses pemulihan yang cukup lama dibandingkan yang jenis metode lain. Pemulihan bisa mencapai 10 hari atau bahkan lebih. Selain itu, ada potensi pembengkakan penis dan hasil kurang baik karena pemotongan kulup yang tidak presisi.

Itulah penjelasan mengenai sunat klamp dan sunat cincin. Untuk memilih metode yang terbaik, orang tua bisa menyesuaikannya dengan melihat kondisi kesehatan dan pribadi anak. 

Jika orang tua ingin berkonsultasi ke dokter, ibu dan ayah bisa menghubunginya melalui Halodoc. Bila dokter meresepkan obat, cek kebutuhan medis di Halodoc. Tunggu apa lagi, segera download Halodoc sekarang! 

Referensi:
Parents. Diakses pada 2022. Plastibell Circumcision: The Procedure, Side Effects, and Aftercare.
Healthline. Diakses pada 2022. Loose Circumcision Style vs. Other Methods.