26 September 2018

Tahap Perkembangan Janin di Trimester Pertama

trimester 1, perkembangan janin, kehamilan trimester pertama

Halodoc, Jakarta – Trimester pertama adalah masa-masa awal kehamilan, yaitu pada bulan pertama hingga bulan ketiga. Setelah terjadinya pembuahan oleh sperma di dalam rahim, janin akan terus berkembang dan mengalami pertumbuhan dari bulan ke bulan.

Satu hal yang perlu diketahui, perkembangan yang terjadi pada janin setiap bulan berbeda-beda. Secara bertahap, janin akan mengalami perubahan mulai dari segi ukuran, pembentukan organ tubuh, hingga kemampuan fisik dan persiapan untuk lahir ke dunia. Dengan memahami tahap perubahan janin, bisa menjadi pedoman calon orangtua untuk memastikan keselamatan sang buah hati. Artinya, orangtua akan lebih waspada jika menemukan adanya kelainan yang mungkin terjadi pada perkembangan janin, sehingga bisa mengantisipasi hal buruk terjadi.

Mengetahui tahap perkembangan janin yang normal juga dapat membantu calon orangtua untuk merasa lebih dekat dengan calon bayi yang akan dilahirkan. Lantas, apa saja tahap perkembangan janin pada trimester pertama?

1. Satu Bulan Kehamilan

Bulan pertama kehamilan mulai terhitung sejak terjadinya pembuahan. Pada tahap ini, zigot yang merupakan awal perkembangan embrio akan menuju rahim lalu membentuk morula. Morula adalah sel yang berbentuk seperti buah rasberi yang seiring berjalannya waktu kehamilan maka bagian ini akan melalui beberapa tahapan perkembangan embrio. Kantung ketuban pun sudah mulai terbentuk pada awal masa kehamilan yang berfungsi untuk melindungi embrio dengan cara membungkusnya.

Pada bulan pertama kehamilan, biasanya sudah mulai terjadi perkembangan fisik janin. Awalnya, akan terlihat lingkaran hitam di bagian wajah janin. Nantinya, bagian tersebut akan berkembang menjadi mata dan bagian wajah lain. Tak hanya itu, pada bulan pertama juga sudah mulai terjadi perkembangan fisik meliputi rahang bawah dan mulut serta tenggorokan yang tumbuh di bagian dalam.

Selama berada di dalam rahim, janin mendapatkan nutrisi dari makanan ibu yang disalurkan melalui plasenta. Plasenta juga sudah mulai terbentuk pada bulan pertama kehamilan. Selain menyalurkan makanan, plasenta juga berfungsi untuk menyalurkan kotoran dari janin ke luar.

2. Bulan Kedua

Jika pada bulan pertama fisik janin sudah mulai berkembang, maka saat memasuki bulan kedua kehamilan trimester pertama mulai terbentuk tulang. Selain tulang, pada bulan kedua kehamilan sudah mulai terbentuk juga jaringan sistem saraf pusat, termasuk saraf tulang belakang, otak, dan jaringan saraf tepi.

Setelah mata mulai terbentuk, bulan kedua biasanya akan muncul lipatan kecil di kedua sisi kepala. Nah, bagian ini yang kemudian akan berkembang menjadi telinga. Bagian wajah pun akan terus berkembang dan mengalami penyempurnaan, berbarengan dengan mulai terlihatnya bagian tangan dan kaki.

Memasuki akhir bulan kedua kehamilan, ukuran embrio mulai membesar, yaitu sekitar 2,5 centimeter, berat 9,5 gram. Total berat badan tersebut, sepertinya merupakan berat bagian kepala.

3. Kehamilan Bulan Ketiga

Pada bulan ketiga kehamilan trimester pertama, mulai terjadi perkembangan pada organ dalam. Termasuk sudah mulai terjadi perkembangan pada organ reproduksi, hanya saja jenis kelamin calon bayi masih belum bisa ditentukan pada waktu ini. Organ dalam lain pun mulai berkembang, hati mulai memproduksi empedu, dan sistem peredaran darah serta urine pun sudah mulai bekerja.

Pada bulan ketiga kehamilan, bagian gigi janin juga mulai berkembang. Sementara bagian tubuh lain sudah mulai terbentuk lengkap, yaitu lengan, tangan, tungkai, kaki, telinga. Di bulan ketiga kehamilan, panjang janin juga bertambah menjadi 7,5–10 centimeter, dengan berat 28 gram.

Cari tahu lebih lengkap mengenai serba-serbi perkembangan janin pada trimester pertama dengan bertanya ke dokter di aplikasi Halodoc. Lebih mudah menghubungi dokter lewat Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan tips menjaga kehamilan tetap sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!

Baca juga: