• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tak Perlu Khawatir, Begini Cara Mengatasi Cegukan pada Bayi

Tak Perlu Khawatir, Begini Cara Mengatasi Cegukan pada Bayi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Tak Perlu Khawatir, Begini Cara Mengatasi Cegukan pada Bayi

Cegukan pada bayi adalah hal yang umum dan biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Meski begitu, cegukan bisa mengganggu kenyamanan bayi. Karena itu, orangtua dianjurkan untuk segera mengatasinya. Ada banyak cara yang bisa dilakukan orangtua untuk mengatasi cegukan pada bayi, mulai dari mengganti posisi menyusui hingga membantu bayi bersendawa.

Halodoc, Jakarta – Bayi rentan mengalami cegukan, karena mekanisme kontrol untuk refleksnya belum berkembang dengan maksimal. Akibatnya, terkadang diafragma dapat mengencang secara tiba-tiba dan menutup pita suara di kerongkongan, sehingga menghasilkan bunyi khas cegukan di bagian atas tenggorokan.

Cegukan pada bayi baru lahir ataupun balita umumnya adalah sesuatu yang normal dan tidak berbahaya. Namun jika sudah mulai mengganggu kenyamanan, ada baiknya ibu perlu mempelajari ataupun mencari tahu cara mengatasinya. 

Baca juga: Cegukan pada Bayi Bisa Sebabkan Kematian?

Berbagai Cara Mengatasi Cegukan

Cegukan bisa berhenti tanpa ibu melakukan apapun, tetapi bisa berlangsung lama, sehingga sangat mengganggu kenyamanan bayi. Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Simak rekomendasinya di sini!

1.Ganti Posisi Menyusui

Saat menyusui sering kali udara juga ikut masuk ke mulut bayi, hal inilah yang menyebabkan terjadinya cegukan. Cara mengatasi cegukan pada bayi baru lahir, salah satunya dengan mengubah posisi menyusui.

Setelah memperbaiki posisi menyusui, diharapkan bayi tidak lagi kemasukan udara bersamaan dengan ASI. Jika cegukan masih terjadi, hentikan sementara proses menyusui, karena kemungkinan besar bayi akan tersedak karenanya.

2.Pastikan Posisi Menyusui Benar

Ada baiknya, cek juga posisi menyusui kamu. Apakah sudah benar atau belum? Posisi menyusui yang tepat adalah puting beserta areola (bagian kulit berwarna lebih gelap yang melingkari puting) masuk ke mulut bayi, diikuti perut bayi berhadapan langsung dengan perut ibu.

Posisi ini dapat membantu bayi menerima ASI secara baik, sehingga cegukan pun tak akan terjadi.

3.Memeluk Bayi

Cara mengatasi cegukan pada bayi baru lahir yang paling sederhana adalah dengan memeluknya. Memeluk bayi mampu memberi ketenangan saat tubuh mungilnya harus mengalami cegukan yang sedikit mengganggu. Biasanya dalam beberapa menit saja, bayi akan berhenti cegukan dan kembali dalam keadaan normal.

4.Menepuk Punggung Bayi

Selain memeluknya, mengatasi cegukan pada bayi baru lahir juga bisa ibu lakukan dengan menepuk punggung bayi. Gendong bayi dengan posisi, seperti berdiri, letakkan kepalanya di pundak, lalu tepuk-tepuk punggung bayi secara lembut hingga bersendawa.

Cara ini jika terus dibiasakan, cukup ampuh menghentikan cegukan dengan cepat. Ingin tahu lebih lanjut mengenai cegukan dan penanganan bisa tanyakan langsung saja di Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untuk ibu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Chat with Doctor ibu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Baca juga: Hati-Hati Shaken Baby Syndrome Saat Mengayun Bayi

5.Beri Makan Sedikit Demi Sedikit

Bayi sudah mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI? Untuk menghindari cegukan, sebaiknya berikan ia makanan sedikit demi sedikit dan secara perlahan. Dengan cara ini, Si Kecil tak akan terburu-buru saat harus menelannya.

6.Gunakan Dot

Bayi tidak selalu mengalami cegukan saat menyusui. Ketika bayi tiba-tiba saja cegukan, biarkan ia mengisap dot, karena cara ini akan membantu mengendurkan diafragma dan bisa membantu menghentikan serangan cegukan.

7.Berhenti Sejenak Menyusui dan Bantu Bayi Bersendawa

Saat menyusui bayi, cobalah untuk berhenti sejenak untuk membantu bayi bersendawa. Hal ini bisa membantu menghilangkan cegukan, karena bersendawa bisa menghilangkan kelebihan gas yang mungkin menyebabkan cegukan.

Baca juga: Tips Agar Bayi Tidak Gumoh Setelah Menyusui

Jika cegukan yang terjadi disertai muntah, segera bawa ke dokter, karena biasanya hal ini menandakan bayi sedang mengalami masalah pada pencernaannya. Cegukan biasanya akan hilang dengan sendirinya saat Si Kecil tidur. Seiring dengan bertambahnya usia bayi, cegukan juga tak akan lagi muncul karena keseimbangan pada sistem tubuh yang semakin meningkat.

Namun untuk meminimalisir rasa kurang nyaman ketika cegukan dialami sang buah hati, ibu bisa mengikuti cara mengatasi cegukan pada bayi baru lahir yang direkomendasikan di atas. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, terkadang cegukan bisa disebabkan karena penyakit tertentu.

Menurut informasi kesehatan yang dipublikasikan di Journal of Family Medicine and Primary Care, cegukan dapat disebabkan oleh penyakit tertentu. Kondisi lingkungan tempat anak dibesarkan juga bisa memicu cegukan. Misalnya, ketika bayi mendengar suara keras, teriakan tiba-tiba, dan bunyi-bunyian yang mengganggu lainnya.

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg

Referensi:
Journal of Family Medicine and Primary Care. Diakses pada 2021. Psychogenic Hiccup in Children and Adolescents: A Case Series.
Healthline. Diakses pada 2021. All-Natural Remedies for Toddler Hiccups.
Healthline. Diakses pada 2021. How Can I Cure My Newborn’s Hiccups?