08 June 2018

Tanda Keputihan yang Tidak Normal Saat Hamil

Tanda Keputihan yang Tidak Normal Saat Hamil

Halodoc, Jakarta – Saat hamil, ibu tentu harus lebih memperhatikan kesehatan dan melakukan perawatan tubuh. Pasalnya, kesehatan tubuh ibu akan turut memengaruhi kesehatan janin yang berada dalam kandungan. Tentu ibu ingin sang jabang bayi selalu dalam keadaan sehat hingga ia dilahirkan, bukan?

Keputihan menjadi salah satu hal yang perlu ibu perhatikan. Saat sedang tidak mengandung, keputihan menjadi salah satu pertanda ibu akan mengalami datang bulan. Keadaan ini tentu normal terjadi. Meski begitu, normalkah keputihan ketika sedang mengandung sang buah hati?

Ternyata, keputihan ketika sedang mengandung adalah hal yang wajar. Kondisi ini disebabkan karena meningkatnya kadar estrogen dan aliran darah yang menuju ke vagina. Cairan berwarna bening ini merupakan zat sisa yang berasal dari rahim dan bagian vagina. Pada awal kehamilan, cairan ini akan berkumpul di saluran serviks dan memproduksi lendir pelindung yang warnanya menyerupai putih telur.

Tanda Keputihan yang Tidak Normal Saat Hamil

Lalu, bagaimana tanda keputihan yang tergolong berbahaya dan perlu ibu waspadai ketika hamil?

Saat masa kehamilan masih terbilang muda (pada trimester pertama), adalah masa-masa krusial dari kehamilan tersebut. Pasalnya, usia kehamilan ini masih amat rentan mengalami keguguran yang disebabkan karena berbagai hal. Oleh karena itulah, ibu sangat perlu menjaga kesehatan.

(Baca juga: Ketahui 6 Tanda Keputihan yang Tidak Normal)

Tanda keputihan yang tidak normal ketika hamil yang bisa dicermati adalah terjadinya perubahan warna, kekentalan, dan bau pada cairan tersebut. Warna yang dimaksud bukan lagi bening, melainkan kekuningan atau bahkan kehijauan.

Dari sisi kekentalan, keputihan yang ibu alami terasa lebih kental dan lengket dengan jumlah yang lebih banyak daripada biasanya. Bau keputihan yang tidak normal pun akan sangat menyengat. Akibatnya, akan timbul ruam kemerahan pada area kewanitaan yang menimbulkan rasa gatal.

Selain itu, ibu juga akan mengalami nyeri tak biasa pada bagian perut. Kondisi ini disebabkan karena berbagai faktor, seperti kebersihan pada area Miss V yang kurang terjaga, stres, pemakaian obat-obatan dalam jangka waktu yang lama, dan munculnya infeksi akibat bakteri, jamur, atau protozoa.

Candida sp. adalah salah satu jenis jamur yang menyebabkan munculnya keputihan pada ibu hamil. Infeksi ini dapat terjadi karena penurunan daya tahan tubuh sang ibu. Tak hanya itu, protozoa jenis Trichomonas vaginalis juga berperan penting dalam keputihan yang abnormal. Lalu, ada pula bakteri jenis Bakteriosis vaginalis dan virus Human Papiloma Virus (HPV) yang juga menyebabkan terjadinya keputihan yang tidak normal saat hamil.

Tips Mengatasi Keputihan Saat Hamil

Agar ibu terhindar dari bahaya keputihan yang tak normal saat sedang mengandung sang buah hati, ibu harus memperhatikan sekaligus menjaga area Miss V. Jangan sampai terjadi peningkatan kelembapan di area kewanitaan, karena ini akan membuat bakteri dan jamur berkembang biak lebih mudah.

Lalu, perhatikan pula celana dalam yang ibu kenakan. Usahakan hanya mengenakan celana dalam berbahan katun yang tidak ketat, supaya Miss V tetap bisa bernapas. Selain itu, ibu sebaiknya tidak menggunakan pantyliners atau obat yang berhubungan dengan area kewanitaan ketika sedang hamil.

(Baca juga: 5 Cara Mengatasi Keputihan Saat Hamil)

Itu tadi sedikit informasi mengenai tanda keputihan yang tidak normal saat hamil dan bagaimana tips mengatasinya yang bisa ibu lakukan. Apabila ibu mengalami keputihan yang tidak normal, segera tanyakan langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc agar segera mendapatkan penanganan. Ibu bisa download aplikasi ini di Google Play Store atau App Store. Selain Tanya Dokter, Halodoc juga menyediakan layanan Apotek Antar dan Cek Lab yang bisa ibu lakukan tanpa harus keluar rumah.