Terlalu Sering Memandikan Bayi Bikin Masuk Angin, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
terlalu-sering-memandikan-bayi-bikin-masuk-angin-benarkah-halodoc

Halodoc, Jakarta – Momen memandikan bayi mungkin menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu bagi sebagian orangtua. Selain menyenangkan karena bisa bermain dengan Si Kecil, momen tersebut juga bisa menjadi waktu yang tepat bagi ibu untuk mempererat hubungan dengan bayi. 

Karena hal tersebut, tidak sedikit orangtua yang memandikan bayi mereka setiap hari, bahkan sampai dua kali dalam sehari layaknya orang dewasa. Namun, tahukah ibu, terlalu sering memandikan bayi dapat memberi dampak tidak baik untuk kesehatannya, lho. Katanya, bayi bisa masuk angin bila terlalu sering dimandikan. Benarkah demikian? Cari tahu jawabannya di sini.

Bayi Tidak Perlu Terlalu Sering Mandi

Nyatanya, bayi yang baru lahir sampai yang belum bisa merangkak tidak perlu dimandikan terlalu sering, karena sebenarnya mereka tidak terlalu kotor. Jadi, ibu disarankan untuk tidak memandikan bayi setiap hari.

Memandikan bayi cukup 3 kali seminggu saja selama tahun pertama hidupnya. Namun, meski demikian, ibu tetap perlu mencuci muka, leher, tangan, bagian kemaluan, dan pantatnya setiap hari.

Baca juga: Bagian Tubuh Bayi yang Harus Diperhatikan Saat Mandi

Apa Dampaknya Bila Bayi Dimandikan Terlalu Sering?

Sebenarnya, dampak yang paling dapat dirasakan akibat memandikan bayi terlalu sering adalah kulit bayi akan menjadi kering dan mudah iritasi. Bayi juga dua kali lebih rentan mengalami masalah kulit, sehingga ibu harus berhati-hati merawat kulitnya. Hal ini karena kulit bayi lebih tipis dan rapuh daripada orang dewasa, sehingga perlu dirawat dengan sangat lembut. Kulit bayi juga dapat menyerap dan menghilangkan kelembapan dengan cepat, sehingga cenderung mudah kering. Itulah sebabnya, memandikan bayi dengan sabun setiap hari dapat menghilangkan kelembapan pada kulitnya.

Selain permasalahan kulit, memandikan bayi terlalu sering dapat meningkatkan risikonya terkena masuk angin. Apalagi bila ibu memandikannya terlalu lama. Membiarkan bayi dalam kondisi basah dalam waktu yang lama inilah yang dapat menyebabkan masuk angin. Menurut Karen Benzies, ahli kesehatan bayi dari University of Calgary di Kanada, kandungan lemak dalam tubuh bayi masih sangat rendah, sehingga bila memandikannya terlalu lama akan membuat bayi mudah kedinginan.

Jadi, sebaiknya jangan memandikan bayi terlalu lama dan terlalu sering. Setelah mandi, ibu disarankan untuk segera mengeringkan tubuh bayi dengan handuk dengan saksama. Namun, jangan menggosok-gosok kulitnya dengan handuk, cukup ditepuk-tepuk saja secara perlahan. Tidak hanya mandi, ibu juga sebaiknya jangan membiarkan popok bayi basah terlalu lama.

Baca juga: Cegah Masuk Angin dengan 3 Tips Ini

Tips Memandikannya Bayi Agar Tidak Masuk Angin

Agar bayi tidak kedinginan dan akhirnya jadi masuk angin, berikut adalah beberapa hal yang perlu ibu perhatikan saat memandikan bayi:

  • Mandikan bayi jangan lebih dari 10 menit. Selain karena bayi bisa kedinginan, terlalu lama membiarkan bayi di dalam air bisa membuat kulitnya menjadi keriput.

  • Memandikan bayi sebaiknya dengan air hangat. Untuk mencegah air terlalu panas, selalu periksa suhu air dengan tangan sebelum memandikan bayi. Aturlah suhu air mandi berada di sekitar 38 derajat Celsius. Pastikan kamar mandi juga hangat dan nyaman. Hal ini karena bayi yang basah mudah kedinginan.

Baca juga: Wajib Diketahui Para Orang Tua, Cara Memandikan Bayi yang Benar

Bila Si Kecil masuk angin, enggak usah panik. Gunakan saja aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter. Melalui Video/Voice Call dan Chat, ibu bisa membicarakan masalah kesehatan yang dialami anak dan minta saran kesehatan dari dokter kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi: 
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Baby bath basics: A parent's guide.