26 March 2019

Testis Nyeri Akibat Varikokel, Ini Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan

Testis Nyeri Akibat Varikokel, Ini Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan

Halodoc, Jakarta - Pernah mengalami nyeri pada bagian testis? Hmm, jangan anggap remeh masalah ini, sebab bisa saja menandai adanya masalah yang lebih serius. Misalnya, testis nyeri akibat varikokel dan pembengkakan pada pembuluh darah vena dalam kantong zakar (skrotum).

Pembuluh darah yang membawa darah dari testis ke Mr P seharusnya enggak teraba atau terasa. Tapi, pembuluh darah dan vena akan tampak seperti banyak cacing dalam skrotum bila varikokel menyerang seseorang. Boleh dibilang, kondisi serupa dengan varises pada tungkai.

Baca juga: Waspada, Ini Penyebab Pria Bisa Terkena Varikokel

Masalah pada testis ini bisa terbentuk dari umur 15 sampai 25 tahun. Dalam kebanyakan kasus, lebih sering terjadi pada skrotum sebelah kiri. Meski seringkali tak menimbulkan gejala dan tak berakibat fatal, namun varikokel bisa membuat testis mengecil. Ujung-ujungnya bisa mengganggu kesuburan.

Memang sih, masalah kesehatan pada testis kerap kali membuat kaum adam merasa resah. Pasalnya, organ yang satu ini amat berkaitan dengan kesuburan sperma. Testis sendiri berperan untuk memproduksi sperma dan hormon testosteron. Nah, karena perannya yang amat penting ini, kesehatan testis mesti selalu dijaga.

Lantas, seperti apa sih pertolongan pertama pada kasus varikokel?

Jangan Abaikan Gejalanya

Dalam kebanyakan kasus, memang tak menimbulkan gejala. Tapi, sebagian pengidapnya bisa menimbulkan keluhan, seperti:

  • Benjolan di salah satu testis.

  • Skrotum menjadi bengkak.

  • Pembesaran vena akan terlihat, seperti cacing pada skrotum seiring berjalannya waktu.

  • Rasa enggak nyaman pada skrotum.

  • Nyeri makin bertambah saat berdiri atau melakukan aktivitas fisik dalam waktu lama.

Baca juga: Mengenal Penyakit Varikokel, Bisa Berakibat Kemandulan Bagi Pria

Pertolongan Pertama pada Kasus Varikokel

Andaikan masalah testis ini sudah menyebabkan nyeri hebat, tindakan pengobatannya bisa melalui embolisasi atau operasi. Meski demikian, sebagian besar kasus varikokel sebenarnya enggak menyebabkan gejala dan menimbulkan bahaya, sehingga tak memerlukan pengobatan.

Tapi, ada beberapa pertolongan pertama untuk mengatasi masalah ini. Pertama, jangan menggunakan celana dalam yang terlampau ketat. Lalu, pengidapnya juga bisa mengonsumsi obat antinyeri, seperti paracetamol, bila nyeri berlangsung lama.

Selain itu, pertolongan pertama lainnya yang bisa dilakukan adalah istirahat atau berbaring dengan mengangkat kaki. Istirahat ini merupakan pertolongan pertama yang terbilang efektif.

Baca juga: Hati-hati Alami Kemandulan, Ini Cara untuk Mencegah Penyakit Varikokel

Ingat, varikokel ini bisa memicu nyeri bila tingkat keparahannya sudah mencapai grade tiga. Pada tingkatan ini, varikokel bisa dilihat dan diraba tanpa pengidapnya harus mengejan. Di dalam kondisi ini, pertolongannya adalah dengan operasi.

Varikokel ini sebenarnya sudah bisa diraba pada grade satu, namun hanya tampak bila pengidapnya mengejan. Tindakan operasi ini akan disarankan bila diameter pembengkakan darah vena sudah mencapai dua milimeter.

Yang perlu diingat, segeralah temui dokter bila mengalami gejala sakit di bagian testis. Apalagi bila gejalanya berlangsung lama dan makin memburuk.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan lainnya pada masalah testis atau bagian tubuh lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter ahli melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!