Tingkat Stadium Kanker Endometrium yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Tingkat Stadium Kanker Endometrium yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta - Perdarahan pada vagina bisa disebabkan oleh banyak penyakit dan bukan kondisi yang bisa dianggap sepele. Salah satu penyebabnya yang berbahaya adalah kanker endometrium. Saat mengidap penyakit ini, wanita mengalami gejala seperti keluarnya darah menstruasi yang lebih panjang, munculnya bercak darah di luar masa menstruasi, atau terjadi perdarahan sebelum atau setelah berhubungan seksual.

Setelah didiagnosis, maka dokter menentukan stadium kanker endometrium berdasarkan tingkat penyebarannya. Terdapat empat stadium kanker endometrium, antara lain:

  • Stadium I. Kanker masih berada di dalam rahim;

  • Stadium II. Kanker menyebar ke leher rahim;

  • Stadium III. Kanker menyebar hingga ke luar rahim (kelenjar getah bening panggul), tetapi belum mencapai usus besar atau kandung kemih;

  • Stadium IV. Kanker menyebar ke kandung kemih, usus besar, bahkan ke organ atau bagian tubuh lainnya.

Baca Juga: Benarkah Kanker Rahim adalah Penyakit Genetik? 

Apa yang Menjadi Penyebab Endometrium?

Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab endometrium. Namun, diduga ketidakseimbangan hormon progesteron dan estrogen dalam tubuh wanita menjadi salah satu penyebab kanker endometrium. Apabila kadar hormon progesteron lebih rendah dibandingkan hormon estrogen, maka hal ini menyebabkan terjadinya penebalan lapisan rahim. Jika penebalan dibiarkan, maka sel kanker dapat tumbuh seiring waktu.

Sementara itu, beberapa faktor yang meningkatkan risiko terjadinya kanker endometrium antara lain: 

  • Obesitas;

  • Telah memasuki masa menopause;

  • Mengalami menstruasi di usia yang terlalu dini atau memasuki masa menopause lebih lambat dibandingkan wanita pada umumnya (lebih dari 50 tahun).

  • Belum pernah hamil;

  • Menjalani terapi hormon tamoxifen yang dikhususkan untuk pengidap kanker payudara;

  • Mengidap sindrom hereditary nonpolyposis colorectal cancer (HNPCC).

Punya masalah terkait gangguan menstruasi yang butuh penanganan segera? Jangan khawatir! Kamu bisa tanyakan pada dokter mengenai gejala yang kamu alami melalui aplikasi Halodoc. Dokter berpengalaman memberikan saran yang membantu mengatasi masalah yang kamu alami.

Baca Juga: Kenali Perbedaan antara Tumor dan Kanker 

Bagaimana Cara Mengobati Kanker Endometrium?

Penanganan dalam kanker endometrium, ditentukan oleh berbagai faktor. Mulai dari stadium, kondisi kesehatan pengidapnya secara keseluruhan, tipe dan ukuran tumor. Beberapa jenis pengobatan yang bisa dilakukan, antara lain: 

  • Operasi. Langkah ini merupakan tindakan yang paling efektif. Tindakan operasi ini dilakukan bila kanker masih berada pada stadium awal.

  • Histerektomi, yakni prosedur pengangkatan rahim. Namun, tindakan ini membuat pengidapnya tidak dapat memiliki anak. 

  • Salpingo-oophorectomy, yakni prosedur pengangkatan indung telur dan saluran sel telur. Sama seperti histerektomi, langkah pengobatan ini juga menyebabkan pengidapnya tidak dapat memiliki anak. 

  • Kemoterapi. Akan digunakan obat-obatan yang dapat membunuh sel kanker dan mencegah penyebarannya. Jenis obat yang digunakan adalah cisplatin, carboplatin, doxorubicin, dan paclitaxel.

  • Radioterapi. Metode ini memanfaatkan pancaran energi tinggi untuk menghancurkan sel kanker. Umumnya pengobatannya akan dikombinasikan dengan metode pengobatan lain, seperti kemoterapi. Dengan begini penyebaran sel kanker akan dihambat.

  • Terapi Hormon. Terapi ini melibatkan penggunaan obat yang memengaruhi kadar hormon dalam tubuh. 

Adakah Langkah Pencegahan Kanker Endometrium?

Beberapa hal berikut ini diduga mencegah perkembangan kanker. Caranya antara lain:

  • Pemeriksaan Rutin Organ Reproduksi, seperti pemeriksaan panggul dan pap smear. Pemeriksaan ini membantu dokter mendeteksi adanya gangguan atau tanda abnormal lainnya.

  • Menggunakan Pil KB. Menggunakan alat kontrasepsi oral setidaknya selama 1 tahun, dapat mengurangi risiko kanker endometrial. Namun, diskusikan dahulu dengan dokter terkait hal ini.

  • Menjaga atau mempertahankan berat badan ideal dengan konsumsi makanan rendah kalori.

  • Olahraga secara rutin. 

Baca Juga: Wajib Tahu, Deretan Skrining Kesehatan untuk 13 Jenis Kanker


Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Diseases and Conditions: Endometrial Cancer. 
WebMD. Diakses pada 2019. Understanding Endometrial Cancer – the Basics.