• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Uvula Bengkak? Ini Langkah Penanganan yang Bisa Dilakukan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Uvula Bengkak? Ini Langkah Penanganan yang Bisa Dilakukan

Uvula Bengkak? Ini Langkah Penanganan yang Bisa Dilakukan

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 12 Agustus 2022

“Penanganan uvula bengkak tergantung dari penyebabnya. Uvula bisa bengkak karena reaksi alergi, radang tenggorokan, mendengkur, dan infeksi menular seksual.”

Uvula Bengkak? Ini Langkah Penanganan yang Bisa DilakukanUvula Bengkak? Ini Langkah Penanganan yang Bisa Dilakukan

Halodoc, Jakarta – Uvula adalah jaringan berbentuk tetesan air mata yang menggantung di bagian belakang langit-langit dalam mulut. Para ahli masih belum sepenuhnya memahami alasan manusia memiliki uvula. Namun, fungsi utama uvula yang diketahui adalah untuk mengeluarkan air liur, melembapkan mulut, serta tenggorokan 

Uvula juga merupakan bagian perlindungan dari refleks muntah, terutama jika sesuatu menyentuh area langit-langit lunak mulut. Uvula juga bisa membengkak karena alergi atau bahkan jika terinfeksi penyakit seks menular. Informasi selengkapnya mengenai penyebab uvula bengkak dan penanganannya bisa dibaca di sini!

Penyebab Uvula Bengkak dan Penanganannya

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan pembengkakan uvula, berikut ini adalah penjelasannya.

1. Alergi

Beberapa alergen, seperti bulu hewan peliharaan, debu, serbuk sari, atau makanan tertentu, dapat menyebabkan uvula bengkak. 

2. Iritasi karena Lingkungan

Merokok tembakau atau menghirup zat kimia tertentu dapat mengiritasi uvula dan menyebabkan peradangan.

3. Mendengkur

Mendengkur yang parah dapat menyebabkan pembengkakan uvula. Jika dengkuran sangat menggetarkan uvula, ini bisa mengiritasi dan membuatnya membengkak. 

4. Mengonsumsi Obat-obatan Tertentu

Beberapa efek samping dari mengonsumsi jenis obat tertentu dapat menyebabkan uvula membengkak. ACE inhibitor atau penurun tekanan darah dapat memicu reaksi pembengkakan pada uvula. Obat anti-peradangan seperti aspirin juga bisa membuatnya bengkak. 

5. Dehidrasi

Hidrasi yang buruk juga bisa menjadi pemicu pembengkakan uvula. Beberapa orang mengalami pembengkakan uvula karena minum alkohol secara berlebihan. 

6. Infeksi Virus atau Bakteri

Mengalami infeksi bakteri atau virus yang mengakibatkan radang tenggorokan, radang amandel, flu, mononukleosis dan flu biasa, juga bisa membuat uvula bengkak.

7. GERD (Refluks Asam Kronis)

Refluks asam yang parah dapat menyebabkan iritasi tenggorokan dan uvula. Ini dikarenakan asam lambung yang naik ke kerongkongan bisa melukai uvula.

8. Infeksi Menular Seks

Penyakit menular seks seperti gonore dan sifilis dapat menyebabkan uvula menjadi bengkak.

9. Trauma

Uvula juga bisa membengkak dan terluka sebagai akibat dari prosedur medis tertentu, seperti tonsilektomi. Uvula dapat mengalami pembengkakan karena intubasi (pemberian napas buatan) selama operasi dengan anestesi umum. Akibat kondisi ini, biasanya uvula yang membengkak bisa membaik dengan sendirinya selama satu atau dua minggu.

10. Kondisi Genetik 

Kondisi genetik tertentu dapat menyebabkan uvula membengkak, misalnya seperti angioedema herediter. Ini adalah kelainan yang ditandai dengan episode berulang dari pembengkakan parah (angioedema).

Area tubuh yang paling umum untuk mengalami pembengkakan adalah anggota badan, wajah, saluran usus, dan saluran napas, termasuk juga uvula.

Penanganan uvula yang membengkak bisa dilakukan sesuai dengan penyebab pembengkakannya. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk meredakan uvula yang bengkak, yaitu:

  • Minum banyak air.
  • Gunakan pelembap ruangan di kamar.
  • Gunakan semprotan tenggorokan atau permen isap pelega tenggorokan.
  • Beristirahat yang banyak.
  • Makan makanan dingin untuk menenangkan area yang bengkak. 
  • Hindari merokok.

Itulah informasi mengenai penyebab uvula bengkak dan penanganannya. Selengkapnya informasi lebih lanjut mengenai uvula bengkak bisa kamu tanyakan ke dokter lewat aplikasi Halodoc. Belum punya aplikasinya, yuk, download Halodoc sekarang juga ya!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Uvulitis.
WebMD. Diakses pada 2022. What is Your Purpose of Your Uvula.