15 November 2018

Wanita Paling Rentan Kena Anemia Defisiensi Zat Besi

wanita paling rentan kena anemia defisiensi zat besi

Halodoc, Jakarta – Dalam menentukan jenis makanan yang dikonsumsi sehari-hari, kamu perlu memerhatikan nutrisi yang terkandung di dalamnya. Pasalnya, tubuh memerlukan berbagai macam nutrisi agar bisa tetap bekerja dengan optimal. Kekurangan salah satu nutrisi bisa membuat tubuh rentan terkena penyakit. Salah satu penyakit yang bisa terjadi akibat kekurangan nutrisi adalah anemia defisiensi zat besi. Kondisi ini disebabkan karena tubuh kekurangan asupan zat besi, sehingga menyebabkan jumlah sel darah merah menurun. Nah, penyakit ini paling rentan dialami oleh wanita. Bahkan, anemia juga menjadi salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh ibu hamil. Jadi, buat kamu para wanita, harap berhati-hati. Perhatikan penyebab anemia defisiensi zat besi berikut ini.

Pada dasarnya, penyebab anemia defisiensi besi bervariasi. Bukan hanya karena kurang mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi saja, tapi masih ada beberapa hal lain yang bisa menyebabkan seseorang mengalami kondisi ini.

1. Kekurangan Darah

Pada dasarnya, ketika sel darah merah pecah maka kandungan zat besi yang terdapat di dalamnya akan digunakan kembali untuk membuat sel darah baru. Namun bila kamu kekurangan sel darah merah terlalu banyak, otomatis jumlah zat besi dalam tubuh akan menurun. Ketika tubuh tidak bisa menyediakan zat besi yang cukup untuk membuat sel darah baru maka kondisi anemia akan semakin memburuk.

Bagi wanita, menstruasi yang berlangsung cukup lama bisa menjadi penyebab anemia defisiensi zat besi. Hal ini karena zat besi dalam tubuh menurun drastis akibat tubuh kehilangan banyak darah saat menstruasi. Pendarahan gastrointestinal juga bisa mengurangi tingkat zat besi dalam darah kamu. Berikut berbagai jenis kondisi kekurangan darah lainnya yang bisa menyebabkan anemia defisiensi zat besi:

  • Kekurangan darah akibat cedera atau operasi.

  • Kehilangan darah dari lambung peptikum, hernia hiatal, polip usus besar, ataupun kanker kolorektal.

2. Zat Besi Tidak Diserap Tubuh dengan Baik

Meskipun kamu sudah mengonsumsi banyak makanan yang kaya akan zat besi, tapi kamu tetap saja berisiko mengalami anemia defisiensi zat besi bila tubuh tidak menyerap zat besi dengan baik. Kondisi tubuh ini bisa saja disebabkan karena pengonsumsian obat asam lambung. Selain itu, operasi usus buntu juga bisa mengurangi kemampuan tubuhmu dalam menyerap zat besi dan nutrisi lainnya. Akan tetapi, ketidakmampuan tubuh untuk menyerap zat besi juga bisa jadi merupakan gejala penyakit celiac atau Crohn.

3. Kurang Konsumsi Zat Besi

Kurang mengonsumsi makanan kaya akan zat besi sudah pasti bisa menyebabkan anemia zat besi. Vegetarian dan vegan adalah orang-orang yang berisiko kekurangan zat besi, karena asupan nutrisi tersebut umumnya terdapat dalam daging merah. Orang yang menjalani diet pun juga berisiko mengalami penyakit ini.

Tips Bagi Wanita untuk Mengatasi Anemia Zat Besi

Ada dua cara untuk mengatasi anemia defisiensi zat besi, yaitu dengan mengembalikan kadar zat besi di dalam tubuh serta mengatasi penyebab anemia.

1. Perbanyak Konsumsi Zat Besi

Pengidap anemia zat besi dianjurkan untuk memperbanyak mengonsumsi makanan yang kaya akan akan zat besi berikut, agar kadar zat besi dalam tubuh kembali normal:

  • Daging merah, ayam, dan ati ayam.

  • Makanan laut, seperti tiram, kerang, dan ikan.

  • Sayuran hijau, seperti bayam dan brokoli.

  • Kacang-kacangan, seperti kacang hitam, kacang hijau, dan kacang merah.

2. Mengonsumsi Suplemen Zat Besi

Dokter biasanya akan memberikan suplemen penambah zat besi sebagai penanganan utama untuk memperbaiki defisiensi zat besi yang dialami pengidap. Dosis yang dianjurkan adalah 150–200 miligram setiap hari. Kamu sebaiknya meminum suplemen ini dalam keadaan perut masih kosong. Namun buat kamu yang memiliki maag, bisa meminum suplemen ini setelah makan. Selain itu, konsumsilah suplemen ini dengan makanan atau minuman yang kaya akan vitamin C agar zat besi bisa terserap lebih baik.

3. Transfusi Sel Darah Merah

Bila suplemen penambah zat besi tidak mempan mengurangi gejala yang dialami pengidap dengan cepat, maka cara penanganan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan transfusi sel darah merah.

Beli suplemen penambah zat besi lewat aplikasi Halodoc saja. Enggak usah repot-repot keluar rumah, tinggal order melalui aplikasi dan obat pesanan kamu akan diantarkan dalam waktu satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: