• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspada, Infeksi pada Mulut Bisa Sebabkan Gusi Bengkak

Waspada, Infeksi pada Mulut Bisa Sebabkan Gusi Bengkak

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Waspada, Infeksi pada Mulut Bisa Sebabkan Gusi Bengkak

“Gusi yang bengkak termasuk salah satu masalah mulut dan gigi yang umum untuk terjadi. Masalah ini ternyata dapat disebabkan oleh infeksi yang menyerang mulut. Hal ini tidak dapat dibiarkan, perlu adanya penanganan agar tidak menimbulkan gangguan yang lebih parah.”

Halodoc, Jakarta – Apakah gusi kamu terasa tidak nyaman dan bengkak? Mungkin saja hal ini disebabkan oleh infeksi pada mulut. Masalah ini dapat menyulitkan kamu untuk melakukan aktivitas yang berhubungan dengan mulut, seperti makan dan bicara. Namun, bagaimanakah cara infeksi di mulut dapat menyebabkan terjadinya gusi bengkak? Untuk lebih jelasnya, baca ulasan berikut ini!

Gusi Bengkak Akibat Infeksi di Mulut

Gusi sangat penting untuk dijaga demi keberlangsungan kesehatan mulut. Bagian mulut tersebut terbuat dari jaringan keras berwarna merah muda yang menutupi tulang rahang. Jaringan ini penuh dengan pembuluh darah, sehingga timbul tonjolan saat mengalami pembengkakan. Gusi yang bengkak dapat tampak berwarna merah, tidak merah muda seperti biasanya.

Baca juga: Menyerang Mulut, Ini 10 Penyebab Terjadinya Oral Thrush

Ada banyak penyebab gusi bengkak, salah satunya adalah infeksi yang terjadi pada mulut. Penyebab infeksi paling umum yang terjadi pada mulut dan gusi adalah gingivostomatitis. Saat masalah ini terjadi, mungkin saja ada lesi di dalam mulut yang menyerupai sariawan. Masalah ini sering dikaitkan dengan perawatan gigi dan mulut yang bermasalah.

Beberapa masalah infeksi pada mulut yang menyebabkan gusi bengkak ini juga dapat membuat masalah lainnya, seperti:

  • Virus herpes (HSV-1), yaitu virus yang menyebabkan luka dingin di mulut.
  • Coxsackievirus, yaitu virus yang sering ditularkan dengan menyentuh sesuatu yang telah terkontaminasi tinja.
  • Beberapa bakteri tertentu, seperti Streptococcus.
  • Kurang menjaga kebersihan mulut, seperti tidak menyikat gigi secara teratur.

Selain gusi yang bengkak, gejala dari gingivostomatitis dapat berbeda-beda tergantung tingkat keparahan dari gangguannya. Mungkin kamu merasakan ketidaknyamanan atau bahkan perasaan sakit serta nyeri di mulut. Nah, beberapa gejala infeksi pada mulut ini yang dapat timbul selain yang telah disebutkan, antara lain:

  • Ada luka kecil pada gusi yang menyerupai sariawan, tetapi berwarna keabu-abuan atau kuning di bagian luar dan merah di bagian tengah.
  • Mulut yang mengeluarkan bau tidak sedap.
  • Terserang demam.
  • Gusi yang bengkak dan berdarah.
  • Pembengkakan pada kelenjar getah bening.
  • Kesulitan makan atau minum karena perasaan tidak nyaman.

Setiap orang pasti tidak ingin masalah gusi bengkak ini terjadi secara berkepanjangan. Maka dari itu, kamu harus tahu beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi gingivostomatitis yang efektif. Meski luka ini dapat hilang dengan sendirinya dalam waktu dua hingga tiga minggu tanpa pengobatan, tetapi alangkah lebih baiknya jika diobati.

Baca juga: Infeksi Jamur di Mulut, Ini Faktor Risiko Candidiasis Oral

Pengobatan dengan antibiotik dapat membersihkan area yang terinfeksi untuk mempercepat penyembuhan jika gangguan ini disebabkan oleh bakteri atau virus. Namun, pengobatan harus tetap dengan resep dari dokter. Kamu bisa bertanya pada dokter dari Halodoc terkait cara yang efektif untuk atasi gusi bengkak.

Nah, berikut ini beberapa cara lainnya untuk mengatasi gusi bengkak akibat infeksi di mulut:

  • Menggunakan obat kumur yang mengandung hidrogen peroksida atau xylocaine. Kamu bisa mendapatkannya di apotek.
  • Untuk cara alami, kamu bisa berkumur dengan air garam. Cara membuatnya adalah dengan mencampurkan 1/2 sendok teh berisi garam ke dalam 1 gelas air.
  • Hindari konsumsi makanan yang pedas, asin, atau asam. Jenis makanan ini dapat menimbulkan iritasi pada luka. Pilihlah makanan lunak yang dapat menimbulkan rasa nyaman saat dikonsumsi.

Baca juga: Kenali 7 Penyakit yang Rawan Terjadi di Mulut

Selain pengobatan ini, pastikan juga untuk tetap rutin untuk menggosok gigi dan gunakan sikat gigi yang lembut guna mengurangi rasa sakit saat menyikatnya. Pastikan juga untuk melakukan pemeriksaan mulut dan gigi secara rutin ke dokter. Pemeriksaan rutin di mulut dan gigi juga dapat dilakukan dengan pemesanan di beberapa rumah sakit yang telah bekerja sama dengan Halodoc. Download aplikasinya sekarang juga!

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2021. What to do about swollen gums.
Healthline. Diakses pada 2021. Gingivostomatitis.