Waspada, Ini Gejala Pikun Dini yang Sering Tidak Disadari

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Waspada, Ini Gejala Pikun Dini yang Sering Tidak Disadari

Halodoc, Jakarta - Pikun atau demensia adalah istilah yang menggambarkan berbagai gejala yang memengaruhi fungsi kognitif seseorang, termasuk kemampuan untuk berpikir, mengingat, dan menggunakan logika dengan baik. Kondisi ini menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu, sehingga penting untuk mengetahui gejala pikun dini agar melakukan tindakan pencegahan yang tepat.

Demensia terjadi ketika sel saraf di otak seseorang berhenti bekerja. Gangguan otak ini dikaitkan dengan faktor usia, tetapi bisa juga terjadi pada usia muda produktif. Pikun menjadi bagian tidak terhindarkan dari penuaan. Penurunan fungsi otak terjadi secara alami pada semua orang seiring dengan bertambahnya usia.

Namun, demensia jarang terjadi pada usia dini, kecuali ada penyebab tertentu seperti gangguan autoimun yang menyerang otak. Umumnya pikun pada usia muda sering disebabkan faktor psikologis dan stres. Nah, berikut ini gejala pikun dini yang terjadi tanpa disadari.

  • Mudah Lupa

Hilangnya memori menjadi tanda awal kepikunan, karena ini membuat kamu menjadi mudah melupakan sesuatu. Kondisi ini ditandai dengan kesulitan untuk mengingat informasi baru yang didapatkan atau informasi yang lama tersimpan di otak, seperti tempat atau tanggal.

Baca juga: 7 Cara Cegah Pikun pada Lansia

  • Sering Salah Waktu dan Tempat

Terkadang, kamu pasti lupa arah atau hari. Bagi pengidap pikun dini, gejala satu ini bisa terlihat dengan lebih jelas. Mereka yang mengalami gangguan ingatan ini lebih sering keliru menyebutkan tempat atau peristiwa. Bisa jadi, bahkan pengidap lupa di mana ia sekarang atau bagaimana ia bisa berada di tempat tersebut.

  • Bersifat Apatis

Gejala pikun dini berikutnya adalah bersifat atau menjadi apatis. Kamu bisa mengenali dengan mengamati diri sendiri, apakah kamu tiba-tiba kehilangan minat pada hobi atau aktivitas yang paling kamu sukai. Bisa juga kamu tiba-tiba tidak ingin bepergian atau beraktivitas di luar rumah bersama keluarga maupun teman. Sederhananya, kamu bisa saja menjadi pribadi yang memiliki sifat antisosial.

  • Buruk dalam Mengambil Keputusan

Bagi pengidap pikun dini, akan sulit menentukan mana yang lebih masuk akal atau bersifat rasional. Kamu bisa membeli banyak barang yang sebenarnya tidak diperlukan. Kamu pun bisa jadi tidak mampu membuat keputusan untuk hal atau permasalahan yang sifatnya sepele. Bahkan, beberapa pengidap demensia juga kurang memperhatikan kebersihan dan kerapihan diri sendiri.

Baca juga: Agar Tak Pikun, Coba Dengarkan Musik Sebelum Tidur

  • Berjuang Keras untuk Bisa Beradaptasi dengan Lingkungan Baru

Untuk seseorang yang memiliki gejala pikun dini, mereka bisa tidak mengingat orang-orang yang mereka kenali atau mengikuti nasihat yang diberikan. Tentu saja, memiliki pengalaman baru menjadi hal yang menakutkan, karena kesulitan untuk beradaptasi. Ini bisa menjadi tanda awal yang menjelaskan kamu menyukai rutinitas yang bisa jadi menjemukan bagi orang lain.

  • Kehilangan Inisiatif

Kamu merasa kehilangan inisiatif, lebih suka untuk menghabiskan waktu berjam-jam untuk menonton televisi atau duduk tanpa mengerjakan sesuatu yang berarti, atau menjadi pasif? Hati-hati, karena ini tanda pikun dini sedang mengincar. Jangan menganggap remeh, kamu perlu bertanya pada dokter mengapa kamu bisa mengalami perubahan drastis itu dan cara mengatasi pikun dini.

Baca juga: 6 Cara Efektif Mencegah Pikun di Usia Produktif

Jika kamu tidak sempat untuk ke dokter dan langsung bertatap muka, kamu bisa download aplikasi Halodoc. Layanan Tanya Dokter pada aplikasi ini membantu kamu lebih mudah bertanya jawab dengan dokter, terlebih dengan adanya fitur Chat dan Voice/Video Call. Bertanya apa saja pada dokter ahli? Halodoc jawabannya. Yuk, pakai sekarang!