28 January 2019

Waspada Pemilu 2019 Bisa Sebabkan Tekanan Darah Naik

Waspada Pemilu 2019 Bisa Sebabkan Tekanan Darah Naik

Halodoc, Jakarta - Seperti yang sudah diketahui bersama sebagai rakyat Indonesia, 2019 ini disebut sebagai tahun politik karena akan diadakan pemilihan umum atau pemilu. Tepatnya pada 17 April 2019 mendatang, kamu menggunakan hak suara untuk memilih salah satu dari dua pasangan calon presiden dan wakil presiden Republik Indonesia untuk menjabat selama 2019 hingga 2024 mendatang.

Selama masa kampanye pemilu 2019 ini, kamu pasti sudah mulai merasa risih, cemas, bingung dan sebagainya akibat perpecahan yang sudah mulai terjadi di masyarakat. Umpatan untuk merendahkan dan meremehkan masing-masing paslon adalah makanan sehari-hari yang diterima selama beberapa bulan ke depan, baik di media sosial atau media elektronik lain.

Sayangnya, kondisi perpolitikan negara yang mulai panas ini ternyata memengaruhi kesehatan, terutama mereka yang mengidap hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Baca Juga: Terlalu Banyak Berdebat Politik Bisa Sebabkan Stres

Cara Emosi Memengaruhi Tekanan Darah Seseorang

Dampak emosional akibat Pemilu 2019 memicu tubuh memproduksi hormon yang menyebabkan stres, di antaranya adalah hormon adrenalin dan noradrenalin. Keduanya meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Selain itu, jika kamu benar-benar memiliki risiko tinggi untuk mengalami kenaikan tekanan darah, ada baiknya untuk tidak terlalu memerhatikan secara detail perkembangan berita yang sedang terjadi. Menyaksikan secara detail hal-hal terkait pemilu seperti Debat Pilpres, iklan politik berpengaruh pada kesehatanmu. Science Daily mengonfirmasi iklan TV politik negatif berpengaruh pada pemilih, jadi jika kamu seseorang yang menyalakan televisi untuk waktu yang lama di sekitar saat nanti Pemilu 2019 berlangsung, kemungkinan kamu mengekspos diri pada iklan yang lebih negatif, yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan tekanan darah.

Berapa Lama Efek Ini Bertahan?

Sama menakutkannya dengan histeria pemilu 2019 yang berdampak pada kesehatan, usai pemenang pemilu 2019 sudah diumumkan kamu berpotensi mengalami gangguan kesehatan lagi. Sebab bisa jadi kelak kamu akan merasakan kesedihan jangka panjang akibat kehilangan kandidat yang kamu unggulkan. Saat ini terjadi, maka kamu berisiko mengalami kecemasan dan depresi yang berkelanjutan akibat membayangkan langkah-langkah politik apa yang dilakukan paslon yang tidak kamu sukai ini sebagai pemimpin tertinggi negara. Jadi sudah pasti pemilu 2019 adalah momen yang cukup emosional bagi banyak orang

Hal yang direkomendasikan adalah untuk mematikan TV, keluar dari media sosial, dan menjauh dari semua hal yang terkait dengan pemilihan umum. Selain itu, kamu disarankan untuk tidak emosional saat menerima hasil pemilu 2019 nanti. Singkatnya, teruslah terlibat dalam aktivitas rutin dan tahan kecenderungan untuk memperjuangkan sesuatu yang telah hilang. Hal ini adalah cara menjaga kesehatanmu daripada harus menahan amarah atau kekecewaan.

Selain itu, selama masa kampanye ini ada baiknya kamu tetap menjalankan pola hidup sehat untuk mencegah tekanan darah naik. Caranya dengan berolahraga rutin, baik itu ringan atau yang agak berat, perbanyak konsumsi buah dan sayur, membatasi asupan garam, berhenti merokok dan rajin memeriksakan kondisi kesehatanmu.

Baca Juga: 5 Komplikasi Akibat Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Punya keluhan mengenai tekanan darah tinggi atau masalah kesehatan lainnya? Kamu bisa lho bertanya kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!