28 November 2018

Waspada Telinga Berdenging Disertai Vertigo Jadi Pertanda Meniere

waspada telinga berdenging disertai vertigo jadi pertanda meniere

Halodoc, Jakarta – Penyakit meniere adalah gangguan yang terjadi pada kesehatan telinga. Kelainan pada telinga bagian dalam dapat menimbulkan gejala yang kurang nyaman pada kesehatan kamu seperti telinga berdenging, pusing berputar atau vertigo, dan terasa adanya tekanan pada telinga. Penyakit ini umum terjadi pada orang-orang yang memasuki usia 20 hingga 50 tahun. Penyakit meniere termasuk penyakit serius yang dapat menyerang telinga. Jangan sepelekan ketika kamu merasa kuping kamu berdenging terus menerus meskipun berada di tempat yang sepi.

Hingga saat ini, belum diketahui penyebab seseorang mengalami penyakit meniere. Namun ada faktor yang dapat menyebabkan penyakit meniere seperti kelebihan cairan pada telinga dalam, gangguan sistem kekebalan tubuh, adanya infeksi virus yang menyerang bagian telinga, cedera kepala yang cukup serius, dan alergi.

Uniknya, penyakit meniere biasanya hanya menyerang satu telinga walaupun tidak menutup kemungkinan penyakit ini menyerang kedua telinga. Penyakit ini dapat menyebabkan seseorang kehilangan pendengaran jika tidak segera ditangani dengan baik. Sebaiknya kenali gejala-gejala yang diakibatkan oleh penyakit meniere.

1. Telinga Berdenging

Telinga berdenging dikenal juga dengan istilah tinnitus. Telinga berdenging menjadi gejala penyakit meniere meskipun kamu berada di tempat yang sepi. Telinga berdenging yang disebabkan karena penyakit meniere berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Parahnya, gejala ini bisa menyebabkan gangguan pada pendengaran kamu untuk sementara. Untuk mengurangi gejala ini, sebaiknya hindari tempat keramaian untuk sementara waktu.

2. Vertigo

Penyakit meniere juga dapat menyebabkan pengidapnya mengalami vertigo atau kondisi saat merasakan lingkungan berputar atau melayang. Vertigo yang disebabkan oleh penyakit meniere biasanya terasa dalam waktu yang cukup panjang. Batasi pengonsumsian garam untuk mengurangi volume cairan yang tersimpan dalam tubuh. Tidak hanya itu, kamu juga bisa mengurangi konsumsi alkohol, kafein, dan rokok untuk mencegah vertigo karena penyakit meniere.

3. Hilangnya Pendengaran

Seseorang yang mengalami penyakit meniere dapat kehilangan pendengarannya untuk sementara waktu. Biasanya, pendengaran yang dirasakan oleh pengidap penyakit meniere akan hilang dan muncul sebelum akhirnya pengidap bisa kehilangan pendengaran secara permanen.

4. Tekanan pada Telinga

Pengidap penyakit meniere dapat merasakan tekanan pada telinga. Biasanya, pengidap merasakan sensasi telinga yang terasa penuh. Hal ini bisa disebabkan karena cairan yang berlebihan dalam telinga.

Diagnosis Penyakit Meniere

Ketika kamu mengalami beberapa gejala di atas, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan telinga. Ada beberapa pemeriksaan yang harus kamu lalui untuk mendiagnosa penyakit meniere.

1. Tes Pendengaran

Tes pendengaran ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan dalam mendengarkan suara dalam frekuensi yang rendah. Pengidap meniere tidak dapat mendengarkan suara dalam frekuensi rendah.

2. Tes Keseimbangan

Salah satu fungsi telinga bagian dalam untuk tubuh adalah menjaga keseimbangan. Ketika kamu mengalami penyakit meniere akan berdampak pada keseimbangan tubuh.

Sebaiknya hindari kondisi yang terlalu bising dalam jangka waktu yang lama dan juga kelola stress untuk mengurangi risiko penyakit meniere. Sebaiknya, gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya mengenai kesehatan telinga dan penyakit meniere. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Baca juga: