• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspadai Penyebab Maag Kambuh saat Puasa
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspadai Penyebab Maag Kambuh saat Puasa

Waspadai Penyebab Maag Kambuh saat Puasa

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 06 April 2022

“Pengidap maag penting untuk memilih makanan yang tepat dan menerpakan gaya hidup sehat saat puasa. Jika tak dilakukan, berbagai hal tersebut dapat membuat maag kambuh saat berpuasa.”

Waspadai Penyebab Maag Kambuh saat Puasa

Halodoc, Jakarta – Bagi pengidap maag, berpuasa mungkin bisa jadi tantangan tersendiri. Sebab, salah menerapkan pola makan saja bisa membuat maag kambuh. Tetapi, bukan makanan saja yang bisa memicu maag kambuh saat puasa lho. Kebiasaan-kebiasaan buruk yang tidak disadari juga bisa membuat maag kambuh saat puasa.

Pada akhirnya, kambuhnya maag bisa mengganggu ibadah berpuasa dan kamu mungkin diharuskan untuk membatalkan puasa. Lantas, hal apa saja yang bisa membuat maag kambuh saat puasa? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini. 

Waspadai Penyebab Maag Kambuh saat Puasa

Selama berpuasa, kamu tidak makan dan minum selama hampir 14 jam. Sementara asam lambung tetap diproduksi, meski tidak ada asupan yang bisa dicerna. Ketika kamu tidak menerapkan gaya hidup yang baik, kondisi maag yang sudah ada bisa semakin memburuk saat puasa. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari berbagai hal berikut ini untuk mencegah maag kambuh saat puasa:

1.    Melewatkan sahur

Pengidap maag pantang untuk melewatkan sahur dan perlu mengonsumsi makanan sehat supaya maag tidak kambuh. Sebaiknya pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks atau lambat dicerna, sehingga tubuh tidak mudah lapar pada siang hari. Misalnya kentang, beras merah, roti gandum, dan oatmeal. Jangan lupa untuk minum minimal dua gelas air putih agar tubuh tidak dehidrasi selama menjalani puasa. 

2.    Kembali tidur saat sahur

Apakah kamu langsung kembali tidur setelah melakukan sahur? Sebaiknya, hentikan kebiasaan ini ya. Tidur setelah sahur justru berpotensi menaikkan asam lambung ke kerongkongan dan bisa membuat maag kambut saat puasa. Walaupun mungkin terasa berat, usahakan tidak langsung kembali tidur dan jeda setidaknya tiga jam setelah makan untuk kembali tidur. 

3.    Tidak segera berbuka

Jika waktu berbuka sudah tiba, jangan tunda lagi untuk berbuka puasa sebelum maag kamu kambuh. Mulailah makan dengan porsi kecil dan beri jeda 30 menit sebelum makan porsi besar. Minum minimal dua gelas air putih saat berbuka dan empat gelas air putih saat makan malam.

4.    Mengonsumsi makanan pemicu

Kamu pasti sudah tahu kalau ada beberapa pantangan makanan yang sebaiknya dihindari pengidap maag. Makanan terlalu pedas, asam, bersantan, tinggi karbohidrat dan berlemak. Dan makanan yang digoreng adalah beberapa makanan yang tidak dianjurkan untuk pengidap maag. Lebih baik konsumsi makanan yang direbus, dikukus, atau dipanggang saat berbuka. Pastikan kamu memasukkan buah dan sayuran ke dalam menu sahur dan berbuka.

5.    Meminum minuman pemicu

Selain makanan, ada pula makanan pemicu naiknya asam lambung yang sebaiknya dihindari pengidap maag. Contoh minuman ini adalah kopi, teh dan minuman berkarbonasi.

6.    Tidur larut malam

Kebiasaan tidur larut malam nyatanya juga berpengaruh pada kambuhnya penyakit maag. Hal ini disebabkan karena tubuh yang seharusnya beristirahat justru masih harus melakukan fungsinya. Selain itu, tidur larut malam juga dapat mengganggu ritme sikardian tubuh yang dapat memberikan dampak negatif untuk tubuh.

Kenali Dua Tipe Maag dan Penyebabnya

Ada  dua tipe maag yang diidap seseorang, yakni maag fungsional dan maag organik. Klasifikasi ini diketahui setelah kamu melakukan pemeriksaan endoskopi. Berikut perbedaan diantara keduanya

  • Maag fungsional disebabkan karena pola makan yang tidak teratur, kebiasaan merokok dan minum alkohol, serta konsumsi makanan yang bisa mencetus maag. Di antaranya meliputi kebiasaan konsumsi makanan terlalu pedas, asam, dan berbumbu. Berpuasa justru diklaim mampu membuat gejala maag tipe ini berkurang.
  • Maag organik terjadi ketika ada kerusakan struktural dalam lambung. Misalnya ketika dilakukan endoskopi, ada bercak luka, polip, atau tumor di lambung. Pada maag tipe ini, biasanya aktivitas berpuasa bisa memperberat gejala yang timbul, sehingga tidak diwajibkan.

Berbeda dengan maag organik yang bisa ditangani secara medis dan disembuhkan total, maag fungsional kerap kambuh saat puasa. Hal ini karena dipicu beberapa faktor, yakni pola makan saat puasa dan gaya hidup.

Itulah informasi seputar penyebab maag kambuh saat puasa yang perlu kamu ketahui. Jika kamu mengalami masalah kesehatan saat puasa, segera hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Jangan tunda sebelum kondisinya semakin memburuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
American Family Physician. Diakses pada 2022. Dyspepsia.
Medical News Today. Diakses pada 2022. Dyspepsia.
WebMD. Diakses pada 2022. Indigestion (Dyspepsia).