31 August 2018

Yang Perlu Diperhatikan Jika Mengatasi Kista dengan Laparoskopi

kista, kista ovarium, laparoskopi, kesehatan ovarium

Halodoc, Jakarta – Menjaga kesehatan tubuh adalah salah satu hal yang perlu dilakukan sejak dini. Mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga bisa menjadi salah satu cara untuk menjaga kita agar memiliki tubuh yang sehat. Namun tidak hanya itu saja, melakukan pengecekan menyeluruh pada tubuh nampaknya juga suatu hal yang cukup penting. Banyak penyakit yang baru akan terdeteksi saat kamu melakukan check up beberapa diantaranya adalah kista.

Kista adalah kondisi yang disebabkan oleh benjolan yang memiliki bentuk kapsul yang biasanya terisi dengan cairan dan dapat muncul pada jaringan tubuh. Kista memiliki ukuran yang beragam. Salah satu jenis kista yang menjadi momok bagi wanita adalah kista ovarium.

Biasanya pada beberapa kasus kista, pengobatan tergantung pada ukuran dan letak kista pada tubuh. Namun pada pengobatan kista ovarium, pengobatan bisa dilakukan dengan menggunakan teknik laparoskopi.

Apa itu Pengobatan dengan Operasi Laparoskopi?

Laparoskopi atau operasi lubang kunci adalah salah satu pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengobati masalah kista yang tumbuh pada jaringan tubuh kamu. Biasanya, pengobatan laparoskopi dilakukan dengan melakukan pembedahan minimal invasif dengan membuat sayatan kecil pada dinding perut.

Dengan melakukan operasi laparoskopi, seorang wanita tidak perlu mengangkat rahimnya saat akan mengobati penyakit kista ovarium. Namun pada beberapa kasus, biasanya dokter akan menyarankan untuk mengangkat satu indung telur, sehingga hanya tersisa satu indung telur saja. Namun kamu tidak perlu khawatir, indung telur yang tersisa nyatanya masih bisa memproduksi sel telur dengan normal.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengatasi Kista dengan Operasi Laparoskopi

Kista ovarium bisa diobati dengan mengonsumsi pil KB. Namun, operasi laparoskopi adalah salah satu cara pengobatan yang banyak disarankan oleh dokter untuk mengobati kista ovarium. Namun tentu ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat kamu akan menggunakan operasi laparoskopi untuk mengobati kista.

1. Sebelum Melakukan Operasi Laparoskopi

Saat akan melakukan operasi laparoskopi, sebaiknya hindari mengonsumsi obat-obatan pengencer darah. Misalnya seperti aspirin, warfarin, dan heparin. Selain itu, kamu juga perlu menjaga pola makan kamu sebelum melakukan operasi. Mengonsumsi berbagai makan sehat sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan tubuh kamu. Hindari mengonsumsi minuman beralkohol dan rokok saat akan melakukan operasi laparoskopi.

2. Saat Proses Operasi Laparoskopi

Sebelum menjalani operasi laparoskopi, kamu diwajibkan untuk menjalani puasa. Biasanya, puasa dilakukan 8 hingga 12 jam sebelum operasi laparoskopi dilakukan.

3. Pasca Operasi Laparoskopi

Setelah menjalani operasi laparoskopi kamu perlu memperhatikan proses pemulihan tubuh kamu. Biasanya, kamu akan mengalami mual, pusing, atau sedikit merasa nyeri pada perut. Namun, kamu tidak perlu khawatir, kondisi ini cukup normal karena efek samping dari jahitan kecil yang ada pada tubuh kamu. Jangan lupa untuk tetap mengonsumsi sayuran dan makanan yang sehat agar luka jahitan cepat mengering.

Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan kamu. Berolahraga adalah salah satunya. Namun, jika kamu memiliki keluhan terhadap kesehatan, kamu bisa menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Dengan fitur Contact Doctor kamu bisa bertanya langsung pada dokter melalui Voice/Video Call atau Chat. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Baca juga: