20 June 2018

Yang Terjadi Jika Orang Dewasa Terkena Tifus

tifus pada orang dewasa

Halodoc, Jakarta – Tifus (tipes) adalah penyakit yang terjadi karena adanya infeksi dari bakteri Salmonella typhi. Penyakit yang juga dikenal sebagai demam tifoid ini banyak terjadi di negara berkembang. Meski sering ditemukan pada anak-anak, penyakit ini ternyata bisa menjangkiti siapa saja termasuk orang dewasa.

Berita buruknya, penyebaran bakteri penyebab tipes cenderung cepat dan biasa terjadi melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi dan dikonsumsi sehari-hari. jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, penyakit ini bisa berbahaya dan mengancam.

Setelah masuk ke dalam tubuh, masa inkubasi bakteri ini adalah sekitar 7-14 hari. Sayangnya, penanganan terhadap penyakit ini sering terlambat sehingga membuat masa inkubasi bakteri jadi lebih pendek. Penanganan yang kurang tepat juga bisa memperparah kondisi orang yang terinfeksi bakteri.

Saat tidak ditangani dengan tepat, penurunan kondisi kesehatan bisa berlangsung hingga beberapa minggu bahkan beberapa bulan. Untuk kembali memulihkan kondisi tubuh pun akan lebih sulit serta risiko berkembangnya komplikasi meningkat. Padahal, jika ditangani dengan segera, kondisi pengidap bisa membaik dalam waktu 3-5 hari.

Gejala Tipes pada Orang Dewasa

Salah satu pemicu tipes pada orang dewasa adalah menurunnya sistem kekebalan tubuh. Alhasil, bakteri penyebab tipes menjadi lebih mudah masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan penyakit. Mengingat pentingnya penanganan cepat dalam penyakit ini, maka mengetahui gejalanya adalah satu hal yang penting. Lantas, apa saja gejala tipes yang terjadi pada orang dewasa?

Baca juga: Ini Gejala Tifus dan Penyebabnya

Minggu Pertama

Gejala tipes biasanya berkembang dari waktu ke waktu, bahkan sejak masa awal terjangkit. Pada minggu pertama, gejala yang akan muncul adalah demam sedang hingga tinggi. Seiring berjalannya waktu, demam akan terus mengalami peningkatan hingga 40 derajat Celsius. Selain demam, kamu mungkin juga akan mengalami sakit kepala, batuk, lemas, hingga mimisan.

Minggu Kedua

Memasuki minggu kedua, demam yang terjadi mungkin akan terus meningkat, bahkan membuat pengidapnya mengigau. Minggu kedua biasanya juga akan muncul gejala lanjutan yaitu sakit perut, diare atau sembelit, perut kembung, hingga perubahan warna tinja jadi kehijauan.

Minggu Ketiga

Memasuki minggu ketiga, suhu tubuh yang sebelumnya tinggi akan mulai mengalami penurunan. Sayangnya, hal itu malah memicu terjadinya komplikasi berupa pendarahan atau pecahnya usus.

Minggu Keempat

Jika tipes masih tidak mendapatkan perawatan, penyakit ini bisa menjadi lebih berbahaya. Pada minggu keempat, suhu tubuh memang akan menurun secara perlahan. Namun hal itu justru menjadi tanda  berbahaya karena risiko komplikasi yang lebih buruk akan terjadi.

Artinya, pengobatan dan pertolongan medis segera adalah hal yang sangat penting pada pengidap penyakit tipes. Jika merasa mengalami gejala penyakit ini, jangan menunda untuk melakukan pengobatan baik di rumah sakit maupun di rumah.

Baca juga: Waspadai Demam Naik Turun Pertanda Gejala 3 Penyakit Ini

Pemeriksaan tipes dimulai dari pengambilan darah, tinja, dan urine di laboratorium. Tujuannya adalah untuk mengetahui obat dan antibiotik apa yang dibutuhkan tubuh. Pemberian antibiotik sangat berperan dalam membunuh bakteri penyebab tipes yang menyerang.

Setelah mendapatkan medis di rumah sakit, biasanya seseorang akan melanjutkan pengobatan di rumah. Caranya adalah dengan mengonsumsi antibiotik yang sudah diresepkan hingga habis. Hal ini penting untuk memastikan bakteri penyebab penyakit benar-benar hilang dari tubuh. Selain itu, perawatan juga akan dilanjutkan dengan istirahat yang cukup dan mengonsumsi makanan sehat serta cukup minum air putih.

Baca juga: 5 Cara Merawat Diri Saat Tipes

Punya masalah kesehatan dan butuh saran dokter segera? Pakai aplikasi Halodoc saja! Lebih mudah menghubungi dokter lewat Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan rekomendasi beli obat dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!