Ini yang Terjadi pada Mulut Jika Terkena Kanker Lidah

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ini yang Terjadi pada Mulut Jika Terkena Kanker Lidah

Halodoc, Jakarta – Awas, kebiasaan merokok, minum-minuman alkohol, tidak  menjaga kesehatan mulut bisa menyebabkan kanker lidah. Kanker lidah adalah jenis kanker yang dimulai di sel-sel lidah yang kemudian malah berkembang menjadi lesi atau tumor pada lidah. Selain kebiasaan buruk yang disebabkan di atas, infeksi human papiloma virus yang ditularkan melalui seks oral juga bisa sebabkan kanker lidah.

Baca Juga: Waspada! Kanker Lidah Bisa Menyerang Tanpa Disadari

Ada beberapa jenis kanker lidah berdasarkan letak terjadinya. Kanker lidah yang terjadi di bagian depan lidah disebut kanker lidah oral. Jika terjadi di pangkal lidah atau lebih tepatnya bagian bawah mulut disebut dengan kanker orofaringeal. 

Dari kedua jenis tersebut, karsinoma sel skuamosa adalah jenis kanker lidah yang paling umum. Jenis kanker ini dapat terjadi pada permukaan kulit, di lapisan mulut, hidung, laring, tiroid, atau tenggorokan, dan di lapisan saluran pernapasan atau pencernaan.

Seperti Apa Gejala dari Kanker Lidah?

Pada tahap awal kanker lidah, gejala mungkin tidak menunjukan aktivitasnya. Salah satu gejala awal yang umum terjadi adalah luka pada lidah yang tidak kunjung sembuh dan mudah mengalami perdarahan. Pengidap juga akan merasakan sakit di mulut atau lidah. Gejala-gejala lain dari kanker lidah termasuk:

  • Muncul bercak merah atau putih di lidah

  • Ulkus lidah yang tak kunjung hilang

  • Sakit saat menelan

  • Mati rasa di mulut

  • Sakit tenggorokan

  • Perdarahan di lidah tanpa ada sebab yang jelas

  • Benjolan di lidah

Faktor Risiko Kanker Lidah

Banyak perilaku dan kondisi tertentu dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker lidah. Seperti yang telah disebutkan di atas. Kanker ini bisa muncul dari kebiasaan atau perilaku buruk, seperti:

  • Merokok atau mengunyah tembakau

  • Konsumsi alkohol

  • Infeksi human papillomavirus (HPV)

  • Mengunyah sirih yang biasa terjadi di Asia Selatan dan Tenggara

  • Tidak menjaga kebersihan mulut

Baca Juga: Ini Bedanya Kanker Mulut dan Kanker Lidah

Selain perilaku diatas, kanker lidah juga rentan dialami oleh individu yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker lidah, jenis kanker mulut lainnya, atau kanker sel skuamosa. Kanker lidah juga lebih sering terjadi pada pria yang lebih tua daripada pada wanita atau orang yang lebih muda. Kanker mulut paling umum terjadi pada orang berusia di atas 55 tahun.

Apakah Kanker Lidah Bisa Diobati?

Perawatan untuk kanker lidah tergantung pada seberapa besar tumor dan seberapa jauh kanker telah menyebar. Kanker yang belum menyebar biasanya dapat diobati dengan operasi kecil untuk mengangkat daerah yang terkena. Tumor yang lebih besar biasanya perlu diangkat dengan pembedahan yang disebut sebagian glossectomy, di mana bagian dari lidah akan dihapus.

Jika dokter mengeluarkan sebagian besar lidah, pengidapnya mungkin harus menjalani operasi rekonstruksi. Dalam operasi ini, dokter akan mengambil sepotong kulit atau jaringan dari bagian lain tubuh  dan menggunakannya untuk membangun lidah buatan. 

Glosektomi dapat menyebabkan efek samping yang parah, termasuk perubahan cara makan, bernapas, berbicara, dan menelan. Namun, ada terapi wicara yang dapat membantu pengidap belajar menyesuaikan diri dengan perubahan ini. 

Jika ukuran tumor sudah terlalu besar dan telah menyebar, pengidap mungkin perlu melakukan kombinasi perawatan, seperti operasi untuk mengangkat tumor dan radiasi untuk memastikan bahwa semua sel tumor dihilangkan. 

Baca Juga: 6 Jenis Kanker Paling Populer di Indonesia

Kalau kamu mengalami salah satu gejala di atas, sebaiknya tanya ke dokter Halodoc untuk memastikannya. Tinggal klik Talk to A Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!