18 January 2019

2 Cara Penularan Gastroenteritis

cara penularan gastroenteritis, virus yang menularkan gastroentritis

Halodoc, Jakarta - Terdapat berbagai macam virus yang dapat menyebabkan gastroenteritis. Kedua jenis virus yang menjadi penyebab paling umum adalah norovirus dan rotavirus. Cara penularan dari gastroenteritis ini tergantung pada jenis virus jenis apa yang dialami pengidap.

  1. Melalui Mulut

Virus yang menularkan gastroenteritis melalui mulut adalah rotavirus. Virus ini cenderung menginfeksi bayi dan anak-anak. Pasalnya, mereka sering memasukkan jari atau benda-benda yang sudah terkontaminasi ke dalam mulut. Orang dewasa yang terinfeksi virus ini mungkin tidak akan merasakan gejala apapun. Namun, mereka tetap dapat menularkannya pada anak kecil maupun bayi.

  1. Kontak Langsung

Virus yang menularkan gastroenteritis melalui kontak langsung dengan individu yang terinfeksi adalah norovirus. Virus ini sangat mudah menular dan dapat menginfeksi siapapun, baik orang dewasa maupun anak-anak. Kebanyakan kasus keracunan makanan yang terjadi di seluruh dunia disebabkan oleh norovirus.

Penyebaran virus ini biasanya terjadi di beberapa tempat, seperti ruang kelas, sekolah, ruang kampus, asrama, tempat perawatan anak, dan ruang perawatan umum. Makanan dan air yang terkontaminasi menjadi media utama penyebaran virus.

Gastroenteritis juga bisa disebabkan oleh bakteri E. Coli dan salmonella. Dalam banyak kasus, bakteri salmonella dan campylobacter sering kali menjadi penyebab utama gastroenteritis. Biasanya, bakteri jenis ini menyebar melalui daging unggas yang sudah matang, telur, serta hewan peliharaan atau unggas yang masih hidup.

Penularan gastroenteritis ini sebenarnya dapat dicegah, asalkan kamu mulai unt membiasakan hidup sehat dan bersih, seperti:

  • Mencuci tangan hingga bersih dengan menggunakan sabun. Saat mencuci tangan, gosoklah tangan sekitar 20 detik dan bilas dengan menggunakan air bersih. Jika tidak ada sabun dan air, gunakan tisu pembersih atau cairan pembersih tangan tanpa bilas (hand sanitizer)

  • Selalu gunakan peralatan pribadi, terutama peralatan makanan dan minuman sendiri seperti gelas, piring, sendok, dan garpu. Hindari memakai alat makan secara bergantian dengan orang lain. Pastikan setiap anggota keluarga memiliki handuk masing-masing.

  • Menjaga jarak dengan orang yang terinfeksi gastroenteritis. Jika kamu terpaksa melakukan kontak dengan gastroenteritis, usahakan untuk menjaga jarak. Jangan menyentuh barang-barang yang digunakan oleh orang yang terinfeksi.

  • Membersihkan barang-barang, tempat kerja, dan juga permukaan yang disentuh oleh orang yang sudah terinfeksi. Benda-benda, seperti permukaan meja, keran, gagang pintu, sendok, garpu, dan perlengkapan lain, yang digunakan oleh pengidap gastroenteritis dapat menjadi media penularan virus.

  • Vaksin rotavirus diberikan untuk mencegah diare karena rotavirus. Ada dua jenis vaksin rotavirus yang tersebar di Indonesia, yaitu rotateq dan rotarix. Rotateq diberikan sebanyak tiga dosis saat bayi berusia 6-14 minggu, 4-8 minggu kemudian, dan usia 8 bulan. Sedangkan rotarix diberikan dua dosis pada usia 10 minggu dan 14 minggu (6 bulan).

Selain beberapa upaya di atas, terdapat beberapa hal yang dapat kamu perhatikan untuk mencegah gastroenteritis. Jika kamu sedang bepergian atau berada di tempat umum, sebaiknya berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman yang kamu konsumsi.

Jika kamu mengalami gangguan perut ini, maka sebaiknya segera diskusikan dengan dokter di Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat kamu terima dengan praktis dengan download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga!