Jarang Diketahui, Ini 2 Penyebab Fenomena Raynaud

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Jarang Diketahui, Ini 2 Penyebab Fenomena Raynaud

Halodoc, Jakarta - Masalah kesehatan yang berkaitan dengan darah memang cukup banyak. Mulai dari hipotensi, hipertensi, anemia, hingga leukemia. Selain itu, ada pula yang namanya sindrom raynaud. Kondisi yang satu ini disebabkan karena berkurangnya aliran darah ke bagian tubuh tertentu. Contohnya, pada jari tangan atau jari kaki, akibat penyempitan pembuluh darah arteri.

Apa dampak pengidap sindrom ini bagi pengidapnya? Nah, kondisi ini akan membuat jari tangan atau kaki jadi terlalu sensitif dalam merespons suhu dingin. Alhasil, kulit akan berubah warna menjadi pucat dan membiru. Yang perlu diingat, ada kalanya sindrom ini juga bisa terjadi di telinga, hidung, bibir, dan lidah.

Baca juga:Ini Bahaya Pembekuan Darah bagi Kesehatan

Sindrom raynaud sendiri terbagi menjadi dua jenis. Pertama, sindrom  raynaud primer atau penyakit raynaud. Jenis ini paling sering terjadi tanpa didasari oleh kondisi medis sebelumnya. Untungnya, kondisi ini dapat bersifat ringan dan tak perlu diobati.

Kedua, ada sindrom raynaud sekunder atau fenomena raynaud. Yang satu ini disebabkan oleh kondisi medis lain. Misalnya, penyakit autoimun atau gangguan pembuluh arteri. Tipe ini lebih serius dan pastinya membutuhkan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit.

Ketahui Penyebabnya

Kondisi kesehatan ini disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah arteri. Alhasil, sirkulasi darah di jari tangan atau jari kaki akan berkurang. Nah, kondisi ini sendiri disebabkan oleh faktor yang berbeda berdasarkan tipe sindromnya.

1. Sindrom Primer

Penyebabnya memang belum diketahui secara pasti. Tapi, setidaknya ada beberapa faktor risiko yang diduga bisa memicunya. Seperti usia (15–30 tahun), jenis kelamin (lebih sering terjadi pada wanita), faktor keturunan, iklim (lebih banyak dialami orang yang tinggal di daerah bersuhu tinggi), dan stres.

2. Sindrom Sekunder

Sindrom ini disebabkan oleh faktor, seperti penyakit autoimun, gangguan pembuluh arteri, carpal tunnel syndrome, kebiasaan merokok, aktivitas tertentu (seperti, mengetik atau bermain alat musik), obat-obatan tertentu (penghambat beta), cedera kaki atau tangan, hingga paparan bahan kimia.

Baca juga:Fakta tentang Suhu Tubuh

Amati Gejalanya

Gejala sindrom ini bermula pada satu jari tangan atau kaki, namun lama-kelamaan akan menyebar ke jari-jari lainnya. Ada kalanya, sindrom ini hanya menyerang satu atau dua jari saja. Nah, berikut gejalanya yang terbagi menjadi tiga tahap:

  • Tahap 1. Jari tangan atau kaki yang terpapar suhu dingin berubah menjadi pucat karena berkurangnya aliran darah.

  • Tahap 2. Jari tangan atau jari kaki berubah menjadi biru karena kurangnya pasokan oksigen. Di tahap ini, jari-jari akan terasa dingin dan mati rasa.

  • Tahap 3. Jari tangan atau kaki kembali menjadi merah karena aliran darah mengalir normal. Selama tahap ini, jari tangan atau kaki akan terasa kesemutan, berdenyut, dan mungkin mengalami pembengkakan.

Baca juga:Ini Akibatnya Kalau Ada Pembekuan Darah di Pembuluh Paru-Paru

Memicu Komplikasi

Setidaknya ada dua komplikasi yang bisa disebabkan oleh sindrom raynaud, seperti:

  • Skleroderma. Kondisi ini merupakan gangguan autoimun yang menyebabkan penebalan atau pengerasan pada area kulit dan jaringan penghubung. Kondisi ini terjadi karena tubuh terlalu banyak memproduksi kolagen.

  • Gangrene. Terjadi ketika pembuluh darah arteri mengalami penyumbatan total dan menyebabkan infeksi. Dalam kasus yang jarang terjadi, gangrene ini bisa sampai mengakibatkan amputasi pada bagian tubuh yang terkena.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Kamu bisa lho bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!