3 Gangguan Tidur yang Sering Dialami Orang Usia 20an

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
3 Gangguan Tidur yang Sering Dialami Orang Usia 20an

Halodoc, Jakarta – Sebuah penelitian menyebutkan bahwa waktu tidur seseorang bisa berubah seiring bertambahnya umur. Orang yang sudah berusia lanjut, yaitu berusia lebih dari 65 tahun disebut cenderung memiliki waktu tidur yang lebih singkat dibanding usia di bawahnya. Selain karena pertambahan usia, kondisi ini juga dikaitkan dengan berbagai gangguan tidur yang mungkin menyerang.

Selain pada orang berusia lanjut, gangguan tidur ternyata juga bisa menyerang siapa saja, termasuk remaja dan dewasa muda berusia 20 tahun. Gangguan tidur adalah kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami kelainan, sehingga memicu masalah pada pola tidur.

Gangguan tidur bisa menyebabkan seseorang tidak bisa tidur, sering terbangun di malam hari, hingga kesulitan untuk kembali tidur setelah terbangun. Kabar buruknya, gangguan tidur bisa menyebabkan pengidapnya mengalami kelelahan, merasa lemas dan mengantuk sepanjang hari, mudah marah, serta kesulitan berkonsentrasi di siang hari.

Baca juga: 5 Gangguan yang Bisa Terjadi saat Tidur

Ada banyak jenis gangguan tidur yang bisa menyerang, mulai dari yang bersifat ringan dan tidak tidak terlalu mengganggu, hingga gangguan tidur berat yang bisa memicu masalah kesehatan. Lantas, apa saja gangguan tidur yang paling sering dialami orang dewasa muda berusia 20 tahunan? Simak di sini!

1. Sleep Apnea

Sleep apnea alias apnea tidur mungkin merupakan gangguan tidur yang paling sering terjadi pada orang berusia 20 tahun. Pasalnya, salah satu pemicu kondisi ini muncul adalah kebiasaan merokok dan minuman beralkohol, yang seringnya dilakukan orang berusia 20 tahunan.

Sleep apnea terjadi, karena pernapasan terganggu oleh dinding tenggorokan yang mengalami relaksasi dan menyempit saat tidur. Pada dasarnya, kondisi ini dibagi menjadi dua, yaitu apnea tidur obstruksi dan apnea tidur central.

Perubahan pada gaya hidup menjadi salah satu cara mengatasi gangguan tidur sleep apnea. Pengidapnya disarankan untuk berhenti merokok, membatasi konsumsi minuman beralkohol, menurunkan berat badan jika berlebih, serta menghindari posisi tidur terlentang. Sebagai gantinya, biasakan untuk tidur dengan posisi miring.

2. Insomnia

Insomnia adalah kondisi yang terjadi saat seseorang memiliki cukup banyak waktu dan kesempatan untuk tidur, tapi tidak bisa memanfaatkannya. Dengan kata lain, insomnia membuat pengidapnya kesulitan tidur atau tidak bisa tidur sesuai waktu yang dibutuhkan.

Gejala khas dari kondisi ini adalah sulit untuk tertidur atau sering terbangun pada malam atau dini hari. Insomnia juga menyebabkan suasana hati pengidapnya mudah berubah, sulit berkonsentrasi di siang hari, serta kerap merasa kelelahan.

Baca juga: Susah Tidur? Ini yang Perlu Dilakukan

Ada beberapa faktor yang menyebabkan insomnia menyerang, mulai dari gaya hidup, ruangan tidur yang tidak nyaman, gangguan psikologi, masalah kesehatan, hingga efek samping obat tertentu. Mengobati insomnia tergantung pada kondisi serta penyebab yang mendasarinya.

3. Kelainan Ritme Sirkadian

Gangguan tidur yang satu ini juga bisa jadi lebih sering menyerang orang berusia 20 tahunan. Sebab, salah satu penyebabnya adalah sistem kerja shift, melintasi daerah antar zona waktu, serta gangguan mental. Kondisi ini terjadi ketika ritme srikandi alias jam internal tubuh seseorang mengalami gangguan. Ritme srikandi adalah jam biologis yang mengatur siklus di dalam tubuh manusia selama 24 jam, dan bertugas dalam menentukan kapan tubuh harus tertidur maupun terbangun.

Gangguan pada ritme srikandi, artinya juga akan menyebabkan gangguan pada pengaturan jam tidur, sehingga menyebabkan masalah pola tidur. Cara mengatasi gangguan ini tergantung pada kondisi dan penyebab yang mendasarinya.

Baca juga: Pentingnya Waktu Tidur Ideal Sesuai Usia

Cari tahu lebih lanjut seputar gangguan tidur dan cara mengatasinya dengan bertanya ke dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!