23 March 2019

3 Olahraga yang Masih Aman Dilakukan Pengidap Osteofit

3 Olahraga yang Masih Aman Dilakukan Pengidap Osteofit

Halodoc, Jakarta – Mengidap penyakit tertentu sering membuat seseorang enggan atau malah menghindari olahraga. Alasannya, olahraga dianggap sebagai aktivitas berat yang bisa membuat kondisi penyakit semakin buruk, apalagi penyakit yang berkaitan dengan tulang dan sendi, seperti osteofit. Padahal, olahraga adalah hal yang sebaiknya rutin dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh. Dan nyatanya, ada beberapa jenis olahraga yang aman untuk dilakukan pengidap osteofit.

Penyakit osteofit terjadi karena terdapat tulang yang tumbuh menonjol di sekitar persendian atau tempat pertemuan antara dua tulang. Penyakit yang memiliki nama lain bone spur ini lebih dikenal dengan istilah pengapuran. Kabar buruknya, kondisi ini sering terjadi secara perlahan dan seringkali tidak menimbulkan gejala. Penyakit ini paling sering menyerang orang yang berusia di atas 60 tahun, namun bisa juga terjadi pada usia yang lebih muda.

Osteofit yang menyerang di bawah usia 60 tahun, biasanya terjadi karena cedera atau kondisi medis tertentu. Osteofit bisa menyebabkan tulang tumbuh di mana saja, namun paling sering terjadi di area leher, bahu, lutut, punggung bawah, kaki, tumit, dan jari-jari. Penyakit ini muncul sebagai bentuk respon tubuh terhadap gangguan yang terjadi di sekitar sendi. Osteoarthritis menjadi penyebab paling sering kondisi ini terjadi.

Baca juga: Ini Perbedaan Osteoporosis dan Osteoarthritis

Kerusakan pada sendi juga bisa disebabkan oleh kondisi medis tertentu, yaitu mengidap penyakit rheumatoid arthritis, lupus, penyakit gondok, serta stenosis spinal. Menjaga kesehatan sendi dan tulang harus dilakukan agar penyakit ini tidak semakin parah. Tak hanya itu, berolahraga juga tetap dibutuhkan agar tubuh tetap bugar. Lantas, apa saja jenis olahraga yang aman dan bisa dilakukan pengidap osteofit?

1. Jalan Kaki

Jalan kaki dengan santai bisa menjadi jenis olahraga pilihan untuk pengidap penyakit tulang, seperti osteofit. Selain mudah, jenis olahraga ini bisa dilakukan di mana saja dan bisa memberi dampak yang baik untuk kesehatan tubuh, pernapasan, serta tulang. Agar lebih aman, cobalah untuk mengatur jarak dan intensitas jalan kaki.

Hindari memaksakan diri dan langsung mengambil jarak yang jauh saat melakukan latihan ini. Untuk menghindari risiko kelelahan, tingkatkan jarak dan waktu berjalan kaki secara perlahan setiap hari. Pastikan juga untuk tidak melakukan olahraga ini secara terburu-buru.

2. Bersepeda

Bersepeda termasuk jenis olahraga yang ramah untuk tulang dan sendi. Meski begitu, manfaat kesehatan yang diberikan tidak perlu lagi diragukan. Bersepeda merupakan jenis olahraga low impact, yaitu aktivitas fisik yang tidak memberikan tekanan berat pada bagian tubuh. Dengan kata lain, olahraga ini cocok untuk pengidap nyeri sendi dan tulang.

Baca juga: 6 Kebiasaan yang Bisa Menjadi Penyebab Seseorang Terkena Osteofit

3. Berenang

Saat berenang, tulang dan sendi “terbebas” dari tugas menopang berat tubuh. Tapi, pada saat yang bersamaan, olahraga yang satu ini bisa membuat seluruh tubuh bergerak dan membakar lemak. Itu membuat berenang menjadi pilihan olahraga yang paling cocok dilakukan pengidap penyakit osteofit. Agar lebih aman, pastikan untuk tidak berlebihan dalam melakukan gerakan-gerakan selama berenang. Hindari melakukan gerakan yang bisa memberi tekanan berlebih pada bagian sendi yang terasa sakit.

Baca juga: Pola Hidup Sehat Dapat Cegah Osteofit, Ikuti Langkahnya

Sebelum memilih jenis olahraga, pastikan untuk berbicara terlebih dahulu dengan dokter untuk menghindari cedera yang tidak perlu. Atau kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk meminta saran dokter seputar olahraga aman untuk pengidap osteofit. Lebih mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan rekomendasi terbaik dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!