15 February 2018

4 Cara Pilih Makanan Terbaik untuk Pengidap Maag

4 Cara Pilih Makanan Terbaik untuk Pengidap Maag

Halodoc, Jakarta – Sakit mag yang tiba-tiba menyerang memang menyebalkan dan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Ini karena gejala-gejala yang muncul seringnya membuat seseorang harus menghentikan semua kegiatan yang sedang dilakukan.

Beberapa gejala dari penyakit maag termasuk nyeri ulu hati, sendawa berlebihan, kembung dan mual hingga muntah. Tak jarang gejala juga dibarengi dengan perasaan penuh di seputar perut alias begah dan nyeri tak tertahankan.

Sakit mag adalah kondisi di mana munculnya rasa sakit di perut akibat luka pada lambung, masalah di seputar usus, hingga infeksi bakteri dan efek samping dari obat tertentu. Ada beberapa faktor yang dapat memicu penyakit ini, misalnya makan terlalu banyak dan terlalu cepat, beberapa juga karena mengalami tekanan alias stres.

Selain memilih dan mengatur makanan yang sehat, kamu juga harus memerhatikan cara makan untuk menghindari serangan mag. Jika kamu memiliki riwayat sakit mag, hindari makan terlalu cepat. Sebaiknya kunyahlah makanan secara perlahan hingga lumat. Hal ini akan membantu usus dalam mencerna makanan tersebut.

Jangan pula makan terlalu banyak karena bisa memicu hal-hal yang tak diinginkan. Pilih porsi makan yang kecil, namun sering. Jangan pernah membiarkan perut berada dalam keadaan kosong apalagi kalau sudah memasuki jam makan.

Setelah makan pun sebaiknya tidak langsung berbaring, apalagi tidur. Karena hal ini bisa membuat asam lambung lebih mudah naik dan memicu mag. Beri jeda setidaknya 2 jam setelah makan sebelum berbaring. Biasakan pula minum segelas air putih setelah makan. Fungsinya adalah untuk membantu makanan dan asam melewati kerongkongan.

Memilih Makanan untuk Pengidap Mag

Selain cara makan yang kurang tepat, sakit mag juga sering dihubungkan dengan kebiasaan hidup yang tak sehat. Seperti merokok,  mengonsumsi alkohol secara berlebihan hingga kebiasaan minum soda dan telat makan.

Seorang pengidap sakit mag dianjurkan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan yang sehat. Yuk cek tips memilih makanan supaya gejala sakit mag tidak sering menyerang!

  1. Kurangi Makanan Pedas

Terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas bisa menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan. Termasuk memicu penyakit mag, terutama yang disebabkan oleh luka pada lambung. Maka untuk menghindari hal tersebut terjadi, pengidap mag dianjurkan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan yang pedas.

Tak hanya dari cabai, makanan yang kaya akan rempah-rempah sehingga menghasilkan rasa pedas pun sebaiknya dihindari. Sebagai gantinya, pilih makanan yang lebih lembut dan mudah untuk dicerna usus.

  1. Jangan Digoreng

Untuk menjaga pencernaan tetap sehat, hindari mengonsumsi makanan yang digoreng. Pasalnya makanan yang diolah dengan minyak akan membutuhkan waktu lebih lama untuk dapat dicerna usus. Selain itu makanan yang digoreng biasanya rendah serat dan dapat merangsang kembung serta begah.

Makanan yang digoreng pun mengandung banyak lemak. Sebuah penelitian menemukan bahwa makanan yang tinggi lemak dapat memperlambat otot pencernaan bekerja. Makanan penuh lemak pun dapat memperlambat proses pengosongan lambung. Jadi, biar tetap nyaman tanpa mag, hindari makanan yang digoreng dan makanan berlemak.

  1. Terlalu Asam

Sebaiknya hindari pula makanan dan minuman yang memiliki rasa terlalu asam. Seperti buah asam, jeruk, lemon dan minuman bersoda. Apalagi makanan olahan dengan perasa asam, sebab asupan itu benar-benar tidak “ramah” terhadap pencernaan.

  1. Alkohol & Kafein

Minuman yang mengandung alkohol bisa sangat berbahaya bagi lapisan lambung dan hati. Asupan ini juga bisa memicu gangguan pencernaan dan masalah kesehatan lainnya.

Minuman lain yang juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan adalah yang mengandung kafein. Seperti kopi, teh dan minuman bersoda. Sebab jika dikonsumsi secara berlebihan, kafein bisa memperburuk gangguan pencernaan.

Orang dengan sakit mag pun sebaiknya selalu siap sedia dengan segala kemungkinan “serangan” yang akan terjadi. Kalau butuh saran dokter, pakai aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter lewat Video/Voice Call dan Chat. Bisa juga membeli obat dan produk kesehatan serta merencanakan lab test. Pesanan akan diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang.