30 October 2018

4 Fakta Penting Tentang Hepatitis A

4 Fakta Penting Tentang Hepatitis A

Halodoc, Jakarta - Seiring berkembangnya teknologi, informasi mengenai apa pun dapat dengan mudah didapatkan. Tidak terkecuali dengan informasi tentang dunia medis. Namun, terkadang informasi tersebut tidaklah sepenuhnya benar sehingga penting untuk memilah lagi atau menanyakannya langsung kepada dokter.

Salah satu penyakit yang sering dianggap keliru informasinya adalah hepatitis. Hepatitis terdapat 3 tipe yaitu hepatitis A, hepatitis B, dan hepatitis C. Semua jenis hepatitis ini memiliki perbedaan dalam segi penanganan dan perawatannya. Berikut ini fakta penting mengenai hepatitis A agar kelak jika kamu atau kerabat dekat terkena penyakit ini, kamu dapat melakukan penanganan yang tepat.

Gejala Hepatitis A

Hepatitis A memiliki masa inkubasi sekitar 14 hingga 28 hari. Beberapa gejala yang terlihat, di antaranya: lemas, nafsu makan hilang, diare, demam, mual, dan urine berwarna gelap. Tetapi tidak semua gejala tersebut akan terjadi, sebab gejala biasanya lebih sering muncul pada orang dewasa. Anak di bawah 6 tahun yang terinfeksi biasanya tidak mengalami gejala yang bermakna. Hepatitis A juga bisa kambuh, orang yang baru sembuh bisa mengalami sakit yang sama lagi apabila tidak menjaga kebersihan makanan dan lingkungannya.

Cara Penularan Hepatitis A

Hepatitis A disebabkan oleh virus, penyebarannya biasanya melalui makanan. Orang yang mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi oleh kotoran orang yang terinfeksi dapat tertular penyakit hepatitis A. Seperti misalnya saat di rumah, saat ibu yang terkena hepatitis tengah menyiapkan makanan tanpa sebelumnya mencuci tangan, maka anggota keluarga lain mudah tertular.

Hepatitis A bukan penyakit turunan, sementara jenis penyakit hepatitis yang merupakan penyakit keturunan adalah hepatitis B. Hepatitis B dapat diturunkan dari ibu kepada anaknya. Hepatitis A rentan menular pada orang-orang yang kurang menjaga kebersihan tubuhnya. Maka dari itu, pastikan untuk selalu mencuci tangan sebelum makan, sesudah buang air, dan sebelum menyiapkan makanan.

Vaksin Sebagai Pencegahan Hepatitis A

Hepatitis A dapat dicegah dengan pemberian vaksin khusus. Vaksin ini memproduksi antibodi untuk bertahan dari serangan penyakit ini. Vaksin biasanya berbentuk suntikan dan dilakukan 2 kali dengan jarak 6 bulan untuk memberikan daya tahan vaksin dalam tubuh untuk sekitar 20 tahun. Walaupun sudah pernah disuntik saat kecil tidak ada salahnya mengulang vaksin ini karena daya tahan vaksin hanya berkisar 20 tahun saja.

Pengobatan dan Pencegahan

Tidak ada terapi spesifik untuk hepatitis A. Penyembuhan memerlukan waktu yang lama, hingga beberapa minggu atau beberapa bulan. Penderita hanya perlu menghindari obat-obat yang tidak diperlukan seperti obat turun panas dan anti muntah. Perawatan di rumah sakit tidak diperlukan jika tidak ada gejala gagal hati yang akut. Pengobatan lebih ditujukan pada kenyamanan penderita dan menjaga keseimbangan nutrisinya, termasuk penggantian cairan yang hilang akibat diare dan muntah.

Cara mencegahnya bisa dilakukan dengan memperbaiki sanitasi, kebersihan makanan, dan melakukan imunisasi. Pastikan juga untuk menjaga kebersihan diri sendiri dengan cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah melakukan aktivitas.

Bila kamu ingin mengetahui informasi lain yang lebih detail mengenai hepatitis A, segera tanyakan dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Para dokter yang ahli siap memberikan saran kesehatan melalui Video/Voice Calldan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: