30 May 2018

4 Gejala Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

4 Gejala Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Halodoc, Jakarta - Kamu pernah merasakan sensasi kesemutan, terasa kebas, atau nyeri pada tangan dan jari? Kalau iya, bisa jadi kamu mengidap carpal tunnel syndrome (CTS). Ini merupakan jenis penyakit yang umum dialami banyak orang tetapi sering diabaikan. Bagian yang paling sering terkena CTS adalah ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah tangan yang dominan dipakai. Jika tidak segera ditangani, keluhan terhadap carpal tunnel syndrome ini semakin hari akan bertambah berat.

Apa penyebabnya?

Carpal tunnel syndrome (CTS) terjadi karena saraf di pergelangan tangan (saraf median) mengalami penekanan atau himpitan. Faktor resikonya antara lain:

  1. Faktor keturunan. Jika ada anggota keluarga yang mengalami CTS, maka resiko terkena CTS bertambah besar.
  2. Faktor trauma. CTS dapat terjadi pada pergelangan tangan yang pernah mengalami cedera.
  3. Faktor kehamilan. Pada penelitian ditemukan hampir setengah ibu hamil pernah mengalami CTS dan gejalanya menghilang setelah melahirkan.
  4. Faktor aktivitas. Aktivitas yang menggunakan tangan berulang-ulang seperti mengetik, menjahit, menulis, dan pekerjaan rumah tangga yang dominan menggunakan tangan.
  5. Faktor penyakit yang sudah dialami sebelumnya. Misal pada orang dengan diabetes atau rheumatoid arthritis.

Apa saja tanda dan gejalanya?

  1. Sensasi rasa kesemutan, kebas, dan nyeri pada pergelangan tangan, ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah tangan yang dominan dipakai.
  2. Kelemahan yang dirasakan pada ibu jari, jari telunjuk, dan jari tengah tangan yang dominan dipakai.
  3. Nyeri dan rasa tertusuk yang menjalar ke bagian tangan dan lengan.
  4. Biasanya, CTS hanya dirasakan pada salah satu tangan yang dominan dipakai, namun akhirnya dapat juga dialami kedua tangan.

Jika gejala masih dirasa ringan dan tidak terlalu mengganggu aktivitas, kamu bisa membebat tangan untuk mengurangi gerakan tangan dan mengurang penekanan pada saraf pergelangan tangan. Obat pereda nyeri ringan juga dapat dikonsumsi. Namun, jika kedua saran tersebut tidak dapat mengurangi keluhan, kamu disarankan untuk menghubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Nah, kalau ingin tahu lebih banyak mengenai carpal tunnel syndrome, yuk tanyakan pada dokter dengan menggunakan aplikasi Halodoc! Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja, dimana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play!