4 Jenis Camilan Sehat yang Dianjurkan untuk Pengidap Kolesterol Tinggi

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
4 Jenis Camilan Sehat yang Dianjurkan untuk Pengidap Kolesterol Tinggi

Halodoc, Jakarta – Kolesterol adalah zat lilin yang ditemukan dalam tubuh dan produk hewani, seperti daging, telur, dan susu. Ini memainkan peran penting dalam produksi hormon, vitamin D, dan empedu yang diperlukan untuk mencerna lemak.

Kolesterol adalah komponen penting dari setiap sel dalam tubuh dalam memberikan kekuatan dan fleksibilitas membran sel. Hati menghasilkan semua kolesterol yang dibutuhkan tubuh untuk berfungsi, tapi kolesterol juga dapat dimasukkan melalui konsumsi produk hewani.

Karena kolesterol tidak bercampur dengan cairan (darah), kolesterol diangkut oleh partikel yang disebut lipoprotein, termasuk lipoprotein densitas rendah dan densitas tinggi atau LDL dan HDL. LDL sering disebut sebagai "kolesterol jahat," karena dikaitkan dengan penumpukan plak di arteri, sedangkan HDL ("kolesterol baik") membantu mengeluarkan kelebihan kolesterol dari tubuh.

Ketika kamu mengonsumsi kolesterol ekstra, tubuh menggantinya dengan mengurangi jumlah kolesterol yang dihasilkan secara alami. Sebaliknya, ketika asupan kolesterol makanan rendah, tubuh meningkatkan produksi kolesterol untuk memastikan selalu ada cukup zat penting ini. Hanya sekitar 25 persen kolesterol dalam sistem tubuh berasal dari sumber makanan. Sisanya diproduksi oleh hati.

Baca juga: Awas! Kolesterol Tinggi Picu Berbagai Penyakit

Makanan ringan tinggi lemak dan karbohidrat dapat meningkatkan kadar kolesterol, sehingga menyebabkan kenaikan berat badan yang pada akhirnya dapat menyebabkan komplikasi, seperti penyakit jantung, kolesterol tinggi, dan diabetes.

Buat kamu yang memiliki kadar kolesterol tinggi, berikut empat jenis camilan sehat yang dianjurkan untuk dikonsumsi:

  1. Buah dan Sayuran

Mengonsumsi sayur dan buah sebagai camilan sangat disarankan karena rendah kalori dan lemak. Selain itu, buah dan sayuran mengandung sejumlah vitamin dan antioksidan lain yang mencegah kerusakan sel dan membantu dalam sejumlah proses seluler.

  1. Gandum

Langkah pertama yang mudah untuk menurunkan kolesterol adalah makan semangkuk sereal gandum atau sereal berbasis gandum, seperti Cheerios untuk sarapan. Ini memberi kamu 1 hingga 2 gram serat larut. Tambahkan pisang atau stroberi untuk setengah gram lagi. Pedoman nutrisi saat ini merekomendasikan mendapatkan 20 hingga 35 gram serat sehari, dengan setidaknya 5 hingga 10 gram berasal dari serat larut.

Baca juga: Kurangi Kolesterol dengan Olive Oil

  1. Kacang

Kacang sangat kaya serat larut dan juga membutuhkan waktu untuk mencernanya yang berarti kamu akan merasa kenyang lebih lama setelah makan. Itulah salah satu alasan mengapa kacang adalah makanan yang bermanfaat bagi orang yang mencoba menurunkan berat badan, termasuk pengidap kolesterol. Dengan begitu banyak pilihan, mulai dari navy dan kacang merah hingga lentil, garbanzo, kacang hitam, dan lain-lain.

  1. Kedelai

Makan kedelai dan makanan yang terbuat dari kedelai, seperti tahu dan susu kedelai, merupakan cara ampuh untuk menurunkan kolesterol. Mengonsumsi 25 gram protein kedelai sehari (10 ons tahu atau 2,5 cangkir susu kedelai) dapat menurunkan LDL sebesar 5 hingga 6 persen.

Baca juga: Ini Kadar Kolesterol Sehat Secara Medis

Selain memerhatikan jenis camilan, konsumsi lemak jenuh harus diturunkan. Lemak jenuh biasanya ditemui dalam makanan goreng dan daging hewan. Minyak sayur terhidrogenasi parsial, seperti yang digunakan dalam banyak margarin dan shortening, mengandung bentuk lemak tertentu yang dikenal sebagai asam trans-lemak.

Ini juga harus dihindari karena dapat meningkatkan kadar kolesterol. Biasanya ditemukan dalam makanan yang digoreng dan makanan olahan, seperti kue, keripik, dan permen.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai jenis camilan sehat yang dianjurkan untuk pengidap kolesterol tinggi, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.