Hati-Hati, Ini 4 Kebiasaan yang Tanpa Disadari Menjadi Pemicu Kutil Kelamin

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
hati-hati-ini-x-kebiasaan-yang-tanpa-disadari-menjadi-pemicu-kutil-kelamin-halodoc

Halodoc, Jakarta – Kutil kelamin adalah penyakit yang ditandai dengan munculnya benjolan kecil di area kelamin dan dubur. Secara umum, penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja yang telah aktif secara seksual. Penyakit ini sama sekali tidak boleh dianggap sepele karena bisa memberi dampak buruk pada tubuh.

Pada dasarnya, kutil kelamin berbeda dengan kutil atau benjolan yang tumbuh di bagian tubuh lain. Kutil kelamin merupakan salah satu jenis penyakit menular seksual (PMS). Kabar buruknya, ada berbagai kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari bisa menjadi penyebab terjadinya infeksi kutil kelamin. Di antaranya:

1. Hubungan Intim yang Tidak Aman

Kutil kelamin adalah penyakit yang rentan terjadi pada orang yang sudah aktif secara seksual. Penyebaran virus penyebab penyakit ini bisa terjadi melalui hubungan intim maupun secara oral atau anal. Risiko penyebaran virus menjadi lebih besar pada orang yang melakukan hubungan intim tidak aman, seperti berganti-ganti pasangan, tidak menggunakan pengaman alias kondom, dan lainnya.

Baca juga: Hubungan Seksual Tanpa Kondom, Tingkatkan Risiko Terkena Kutil Kelamin

2. Menyentuh Organ Intim

Penularan virus juga bisa terjadi melalui sentuhan atau kontak kulit langsung. Penyebaran virus penyebab kutil kelamin terjadi saat pengidapnya memegang atau menyentuh area intim sendiri dengan tangan, kemudian menyentuh area intim pasangannya dengan tangan yang sama.

3. Berbagi Alat Bantu Seks

Terkadang sebagian orang memilih untuk menggunakan alat bantu seks alias sex toys. Itu sebenarnya sah-sah saja dilakukan, namun pastikan untuk tidak sembarangan menggunakannya, ya. Pasalnya, kebiasaan bertukar atau berbagi penggunaan alat bantu ini bisa meningkatkan risiko penularan kutil kelamin atau penyakit menular seksual lainnya.

4. Dari Ibu Ke Bayi

Meski jarang terjadi, kutil kelamin nyatanya juga bisa menular dari ibu ke bayi yang baru dilahirkan. Biasanya, penularan terjadi saat persalinan dari ibu yang sudah terinfeksi virus penyebab kutil kelamin sebelumnya.

Baca juga: 3 Tahap Penanganan Kutil Kelamin yang Perlu Diketahui

Gejala dan Cara Mengatasi Kutil Kelamin

Keberadaan kutil kelamin sering tidak disadari pengidapnya, karena memiliki ukuran yang kecil dan warna serupa kulit atau sedikit lebih gelap. Itu membuat kutil kelamin terkadang sulit terlihat secara kasat mata. Benjolan kutil kelamin bisa timbul secara tunggal dan bisa juga berkelompok serta membentuk struktur seperti kembang kol.

Meskipun sering tidak disadari dan sulit dilihat, namun kutil kelamin terkadang dapat menimbulkan gejala, di antaranya rasa gatal, sensasi terbakar, nyeri, dan rasa tidak nyaman di sekitar organ intim. Selain itu, kondisi ini juga bisa menyebabkan terjadinya perdarahan saat berhubungan intim.

Gejala kulit kelamin bisa berbeda antara pria dan wanita. Pada pria, kutil kelamin bisa muncul di beberapa area, seperti batang atau ujung Mr.P, kantung buah zakar, paha bagian atas, di sekitar atau di dalam anus. Sedangkan pada wanita, benjolan sering ditemukan di dinding Miss. V, vulva, perineum, leher rahim, serta di dalam Miss V atau di dalam anus.

Selain pada kelamin dan area di sekitarnya, kutil kelamin juga dapat tumbuh di lidah, bibir, mulut, dan tenggorokan. Kutil kelamin yang tumbuh di area ini biasanya terjadi karena melakukan seks oral dengan orang yang terinfeksi kutil kelamin.

Baca juga: Awas, Penyakit Ini Gerogoti Jaringan Kelamin

Cari tahu lebih lanjut seputar kutil kelamin dan cara penyebarannya dengan bertanya ke dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!