• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Obat Medis untuk Atasi Sariawan pada Anak

4 Obat Medis untuk Atasi Sariawan pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
4 Obat Medis untuk Atasi Sariawan pada Anak

“Sariawan umum terjadi pada anak-anak karena mereka belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Jika hal ini terjadi pada anak ibu, jangan keburu panik, ya. Ini berbagai jenis obat medis dan herbal yang bisa ibu berikan. Jangan lupa untuk mengikuti anjuran dokter dan membaca label kemasan sebelum memberikannya pada Si Kecil, ya.”

Halodoc, Jakarta – Sariawan memiliki nama medis, yaitu stomatitis aphtosa. Meski dapat terjadi pada siapa pun, anak-anak memiliki risiko yang lebih tinggi mengalaminya karena kekebalan tubuh yang belum terbentuk sempurna. Jika dialami, lesi atau lepuhan luka akan menimbulkan rasa nyeri yang berujung pada penurunan nafsu makan. Jika terjadi, jangan khawatir berlebihan ya, bu. Ini obat yang bisa diberikan untuk Si Kecil.

Baca juga: 3 Jenis Obat Sariawan yang Aman untuk Anak

Sariawan pada Anak, Ini yang Jadi Penyebabnya

Sebelum mengetahui apa saja obat medis untuk mengatasi sariawan pada anak, ibu disarankan untuk mengetahui penyebab sariawan terlebih dulu. Sariawan akan memicu timbulnya lesi atau lepuhan putih di bagian mulut mana saja. Pada anak-anak, kondisi ini umum dialami pada rentang usia 10–19 tahun. Berikut ini beberapa kondisi yang menjadi faktor pemicunya:

  • Rendahnya sistem kekebalan tubuh.
  • Mengidap infeksi virus dan bakteri.
  • Tidak menjaga kesehatan mulut dengan baik.
  • Kurangnya asupan zat besi, zinc, asam folat, dan vitamin B12.
  • Mengidap alergi makanan atau minuman tertentu.
  • Efek samping obat-obatan yang dikonsumsi.
  • Iritasi penggunaan behel pada gigi.
  • Luka gigitan di mulut, bibir, atau lidah.

Ibu dapat mengedukasi anak mengenai beberapa poin tersebut agar risiko sariawan pada anak dapat diminimalisir. Jika sudah terkena, jangan terlalu khawatir yang berlebihan. Sariawan dapat diatasi dengan memberikan obat-obatan berikut ini, tentunya sesuai dengan anjuran dokter.

Baca juga: Kenali Beragam Obat Sariawan untuk Orang Dewasa dan Anak-Anak

Obat Medis untuk Mengatasi Sariawan pada Anak

Pada dasarnya sariawan bukanlah penyakit berbahaya yang dapat sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari atau minggu. Meski tidak membahayakan, rasa nyeri seringkali dirasa menyakitkan, sehingga anak jadi malas makan atau bicara. Untuk  mengatasi sariawan pada anak, berikut ini beberapa jenis obat yang dapat ibu berikan, sesuai dengan anjuran dokter tentunya.

1. Obat Pereda Nyeri

Obat pertama untuk  mengatasi sariawan pada anak adalah pereda rasa nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen. Obat ini bermanfaat untuk mengatasi nyeri yang disebabkan oleh peradangan. Seperti yang sudah diketahui bersama, sariawan muncul akibat adalah peradangan pada lapisan mukosa mulut. 

2. Obat Antiseptik

Obat antiseptik bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan bakteri jahat, juga meringankan pembengkakan dan kemerahan di area sariawan. Obat jenis ini biasanya dijual dalam bentuk obat kumur. Untuk hasil yang maksimal, sebaiknya gunakan obat kumur ini sebanyak dua kali sehari. Ibu disarankan mendampingi untuk memastikan obat tidak tertelan masuk ke tenggorokan.

3. Obat Kortikosteroid

Obat kortikosteroid tersedia dalam bentuk salep. Obat ini bekerja dengan meredakan bengkak akibat sariawan. Meskipun obat oles, tetapi ibu perlu memberikannya sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Jangan lupa untuk membaca label kemasan sebelum diberikan pada Si Kecil.

4. Obat Topikal

Obat topikal tersedia dalam bentuk cair, krim, pasta, atau gel. Obat ini bekerja dengan meredakan rasa nyeri, juga ampuh dalam mempercepat proses penyembuhan sariawan. 

Baca juga: Obat Alami untuk Atasi Sariawan Anak, Seberapa Efektif?

Itulah penyebab dan langkah mengatasi sariawan pada anak. Pastikan untuk memberikan obat sesuai dengan resep dokter. Jangan mengurangi atau menambahkan dosis tanpa izin dari dokter ya, bu. Segera diskusikan dengan dokter jika anak mengalami lepuhan dengan nyeri yang sangat mengganggu, gatal, sensasi rasa terbakar. Gejala bahkan dapat disertai dengan demam, lemas, sulit menelan, juga pembengkakan kelenjar getah bening pada leher.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Stomatitis.
Healthline. Diakses pada 2021. What Causes Mouth Ulcers and How to Treat Them.
Medical News Today. Diakses pada 2021. Nine ways to treat canker sores.