4 Olahraga Ini Akan Membuat Jantung Lebih Prima

bradikardia

Halodoc, Jakarta - Pada beberapa orang, detak jantung yang lambat atau kurang dari 60 detak per menit tidak menimbulkan gejala atau tanda apapun. Bahkan, mungkin hal tersebut sudah sesuai dengan fungsi tubuhnya. Namun, bagi sebagian orang lainnya, mempunyai detak jantung yang lemah merupakan tanda dari masalah sistem listrik jantung. Hal ini berarti bahwa alat pacu jantung alami yang dimiliki tubuh tidak bekerja dengan baik, sehingga jantung melambat dan tidak dapat memompa darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Kondisi ini juga dikenal dengan bradikardia.

Pada kondisi yang parah, bradikardia dapat menyebabkan kematian. Kelompok usia yang sudah memasuki 65 tahun atau lebih, cenderung memiliki detak jantung yang lemah atau lambat. Maka dari itu, para lansia membutuhkan penanganan dan perawat khusus.

Bradikardia merupakan kondisi ketika jantung berdetak lebih lambat dari biasanya. Melambatnya detak jantung seseorang biasanya tidak menimbulkan gejala. Namun, jika melambatnya detak jantung sering terjadi dan disertai gangguan irama jantung, hal ini akan berdampak pada organ dan jaringan tubuh lain yang tidak terpenuhi pasokan darahnya.

Baca juga: Bradikardia Gangguan Kesehatan di Usia Senja

Gangguan detak jantung ini sebenarnya dapat diatasi dengan olahraga. Dengan berolahraga, jantung akan kembali prima. Berikut olahraga yang dapat kamu lakukan:

  1. Latihan Interval

Olahraga ini tidak tertandingi manfaatnya untuk mencegah gangguan jantung, diabetes, menurunkan berat badan, dan meningkatkan kebugaran. Kamu dapat menggabungkan latihan intensitas tinggi dengan periode pemulihan aktif yang lebih panjang. Misalnya, kamu dapat dapat berjalan kaki dengan kecepatan normal selama 3 menit dan melangkah lebih cepat selama 1 menit. Dengan menaikkan dan menurunkan detak jantung kamu, maka kamu dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah, membakar kalori, dan membuat tubuh lebih efisien dalam membersihkan tubuh dari gula dan lemak dari darah.

  1. Olahraga yang Menggerakkan Seluruh Tubuh

Semakin banyak otot yang terlibat dalam suatu kegiatan, maka semakin keras pula jantung kamu harus bekerja untuk mengimbanginya. Dengan begitu, tubuh akan menjadi kuat dengan sendirinya. Olahraga seperti mendayung, berenang, cross-country, ski, dan sebagainya dapat kamu gunakan untuk menguatkan jantung. Tambahkan pula beberapa latihan interval untuk membuat latihan kamu semakin ideal.

Baca juga: Dampak Bradikardia Gangguan Jantung pada Lansia

  1. Olahraga Beban

Olahraga ini merupakan bentuk lain dari latihan interval, karena akan meningkatkan jantung kamu selama repetisi dan menurunkannya selama pergantian set. Dengan menangani segala tuntutan yang ditempatkan pada jantung secara efisien, otot yang kuat akan meringankan beban keseluruhan pada jantung. Maka itu, sebaiknya gunakan beban bebas yang bisa melibatkan banyak otot dan inti kamu, kemudian bangun keseimbangan.

  1. Latihan Inti dan Yoga

Olahraga seperti pilates dapat memperkuat otot inti dengan meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan. Yoga juga dapat membuat tekanan darah turun, membuat pembuluh darah lebih elastis serta menjaga kesehatan jantung. Maka itu, yoga juga dapat sekaligus memperkuat inti kamu.

Setidaknya, kamu perlu beraktivitas dengan intensitas sedang selama 30 menit dan 5 hari seminggu. Apabila kamu baru saja memulainya, kamu dapat melakukannya secara bertahap. Seiring berjalannya waktu, kamu dapat membuat latihan kamu lebih menantang dan lebih lama. Lakukan pula secara bertahap supaya tubuh dapat menyesuaikan.

Baca juga: Ini 5 Penyebab Gangguan Jantung Bradikardia

Jika kamu mempunyai pertanyaan tentang jenis olahraga yang menyehatkan jantung, kamu bisa menanyakannya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat diterima dengan praktis dengan cara download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga.