06 August 2018

5 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Trimester Kedua Kehamilan

Trimester kedua, kehamilan, persalinan

Halodoc, Jakarta – Trimester kedua berlangsung ketika ibu hamil memasuki usia 14-28 kehamilan. Pada masa ini, keluhan-keluhan yang dirasakan pada awal kehamilan cenderung berkurang. Sebab, ibu hamil sudah bisa beradaptasi dengan perubahan hormon yang menyebabkan terjadinya morning sickness dan penurunan nafsu makan saat hamil.

Baca juga: Inilah Perubahan Pada Ibu Hamil di Trimester Kedua   

Saat trimester kedua berlangsung, itu berarti momen persalinan tidak lama lagi akan terjadi. Agar kondisi ibu dan janin selalu sehat menjelang persalinan, ada beberapa hal yang bisa ibu lakukan. Antara lain:

1. Rutin Periksa Kehamilan

Pada trimester kedua, ibu hamil dianjurkan untuk memeriksa kehamilan setidaknya 1 kali. Pemeriksaan umum yang dilakukan adalah ultrasonography (USG). Melalui pemeriksaan ini, ibu bisa mengetahui kondisi janin, termasuk risiko kehamilan dan jenis kelamin bayi. Semakin dini risiko kehamilan terdeteksi, semakin cepat pula penanganan yang bisa dilakukan.

Baca juga: USG 2D, 3D dan 4D, Apa Bedanya?

2. Periksa Gigi

Wanita hamil lebih rentan mengalami kerusakan gigi, gusi berdarah, dan infeksi gusi dibanding wanita yang tidak hamil. Kondisi ini terjadi akibat perubahan hormon selama kehamilan. Itu mengapa ibu hamil dianjurkan untuk tetap menjaga kebersihan gigi dan mulut selama kehamilan. Sebab, kebersihan gigi dan mulut yang kurang baik bisa berdampak negatif pada kondisi janin dalam kandungan, di antaranya bisa menyebabkan kelahiran prematur.

Baca juga: Kebersihan Gigi Ibu Bisa Pengaruhi Kesehatan Janin, Kok Bisa?

3. Menjaga Pola Makan

Asupan nutrisi tetap dibutuhkan selama trimester kedua guna mengoptimalkan tumbuh kembang janin dalam kandungan dan mencegah keguguran. Pada trimester kedua, asupan penting yang perlu dipenuhi adalah asam lemak omega-3, karbohidrat, asam folat, kalsium, serat, vitamin, dan air putih.

4. Mulai Tidur Menyamping

Meski terkesan sepele, ibu hamil perlu memperhatikan posisi tidur selama kehamilan. Sebab, benjolan perut akan semakin membesar hingga trimester ketiga nanti. Itu mengapa mencari posisi tidur yang nyaman penting dilakukan agar ibu bisa tidur nyenyak selama kehamilan. Para ahli menyarankan agar ibu hamil pada trimester kedua mulai tidur dengan posisi menyamping di sisi kiri. Agar lebih nyaman, ibu bisa menggunakan bantal besar empuk untuk menyangga punggung selama tidur.

5. Persiapan Persalinan

Meskipun masih trimester kedua, tidak ada salahnya untuk ibu melakukan persiapan persalinan. Di antaranya adalah dengan mendaftarkan diri pada kelas latihan prenatal. Kelas ini bertujuan untuk menyiapkan calon orangtua (khususnya ibu) agar siap menjalani proses kehamilan, persalinan, dan setelah persalinan. Hal lain yang bisa dilakukan adalah merencanakan cuti kehamilan dan melahirkan, serta menentukan siapa yang bertanggung jawab pada perawatan kehamilan, di mana akan melahirkan, serta bagaimana ibu ingin melahirkan (normal atau caesar).

Baca juga: Perhatikan Ini Saat Ibu Masuk Trimester Kedua

Itulah lima hal yang bisa dilakukan saat trimester kedua kehamilan. Kalau ibu punya pertanyaan lain atau keluhan seputar kehamilan, jangan ragu untuk berbicara dengan dokter Halodoc. Melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa bertanya pada dokter tepercaya kapan saja dan dimana saja melalui Chat, dan Voice/Video Call. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!