• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 5 Hal yang Bisa Menyebabkan Gendang Telinga Pecah

5 Hal yang Bisa Menyebabkan Gendang Telinga Pecah

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Telinga menjadi organ penting yang harus dijaga kesehatannya. Sebab, ada banyak gangguan yang bisa menyerang telinga dan berujung pada hilangnya pendengaran alias tuli. Salah satu kerusakan yang bisa terjadi dan memicu gangguan pendengaran adalah gendang telinga pecah. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari yang sepele, hingga hal yang harus diwaspadai.

Gendang telinga adalah pemisah bagian telinga tengah dan luar berupa selaput tipis. Ketika terkena gelombang suara, bagian telinga yang disebut dengan membran timpani ini akan bergetar. Bagian telinga ini berfungsi untuk melindungi telinga tengah dari masuknya benda asing, cairan, dan infeksi bakteri. Sifatnya yang teramat tipis membuat gendang telinga sering sekali mengalami kerusakan, robek, atau pecah.

Baca juga: Serangan Bom Bisa Sebabkan Gangguan Gendang Telinga

Penyebab Gendang Telinga Pecah

Gendang telinga pecah sama sekali tidak boleh dianggap sepele sebab bisa berujung pada kehilangan kemampuan mendengar. Ada berbagai kondisi yang dapat menyebabkan gendang telinga pecah, di antaranya:

  • Cedera

Benturan kepala keras pada lokasi berdekatan dengan telinga tak hanya membuat tengkorak kepala menjadi retak, tetapi bisa menyebabkan kerusakan permanen pada telinga. Tidak hanya itu, cedera lain bisa memicu terjadinya gendang telinga pecah adalah tidak hati-hati dalam membersihkan bagian dalam telinga dengan cotton buds, dan mendengarkan suara yang teramat keras.

  • Infeksi pada Telinga Tengah

Otitits media, atau infeksi pada telinga bagian tengah menjadi penyebab pecahnya gendang telinga yang sering terjadi. Gangguan kesehatan ini paling sering terjadi pada anak-anak, yang terjadi karena penumpukan cairan di bagian belakang gendang telinga. Penumpukan ini mengakibatkan terjadinya tekanan yang memicu kerusakan gendang telinga.

Baca juga: Nyeri di Telinga, Bisa Jadi Otitis Media

  • Tekanan Tinggi pada Telinga

Barotrauma atau tingginya tekanan pada telinga adalah kondisi saat terjadi perbedaan tekanan udara pada telinga bagian tengah dan lingkungan luar. Seringnya, kondisi ini terjadi ketika kamu naik pesawat. Saat tinggal landas, terjadi perubahan tekanan pada kabin pesawat secara fluktuatif, sedangkan tekanan udara pada telinga akan semakin meningkat.

  • Masuknya Benda Asing pada Telinga

Hati-hati jika kamu membersihkan telinga, karena kapas yang terpasang pada cotton bud bisa terlepas dan tersangkut dalam telinga. Kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan pada gendang telinga. Selain itu, masuknya benda asing lain ke dalam telinga bisa menjadi penyebab robek atau pecahnya bagian telinga ini, seperti misalnya serangga.

  • Mendengar Suara Terlalu Keras

Tidak hanya mendengarkan musik terlalu keras, telinga juga bisa rusak ketika kamu mendengar suara lain, seperti ledakan atau suara lain yang melebihi kekuatan gelombang suara.

Penanganan Gendang Telinga Pecah

Gendang telinga yang pecah umumnya bisa teratasi atau sembuh dalam kurun waktu beberapa minggu. Dokter akan memberikan antibiotik dalam bentuk tetes apabila terindikasi adanya infeksi.

Namun, jika robekan pada membran timpani ini tidak juga membaik, dokter akan mengambil tindakan berupa penambalan agar jaringan bisa menutup robekan, atau dengan operasi tymplanoplasty dengan menggunakan jaringan bagian tubuh lain untuk menutup lubang.

Saat dalam masa penyembuhan, telinga harus selalu dalam kondisi kering dan tertutup, biasanya digunakan penutup silikon antiair. Sebaiknya, hindari membersihkan telinga ketika sedang dalam perawatan agar tidak menyusut hidung atau mengeluarkan ingus, karena tekanan yang terjadi juga berdampak pada rusaknya membran timpani.

Baca juga: Jangan terlalu Sering, Ini Bahaya Mengorek Telinga

Kalau kamu mengalami gejala aneh pada tubuh, kamu bisa bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc yang sudah tersedia dan bisa kamu download di App Store atau Play Store. Dokter bisa dengan mudah dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Dapatkan informasi seputar hidup sehat, termasuk tips menjaga kesehatan organ tubuh seperti telinga.  

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Ruptured Eardrum (Perforated Eardrum).
Patient. Diakses pada 2020. Perforated Eardrum.
Healthline. Diakses pada 2020. Perforated Eardrum