28 June 2017

5 Kesalahan Membersihkan Makeup Wajah

5 Kesalahan Membersihkan Makeup Wajah

Halodoc, Jakarta - Penuaan memang bukanlah suatu hal yang dapat dihindari, namun bukan berarti tidak dapat dihambat. Melakukan perawatan kulit secara rutin merupakan cara ampuh untuk menghambat penuaan. Namun sayangnya, penuaan dini justru terjadi saat kamu sudah memilih jenis perawatan yang tepat.

Tabir surya, krim mata, dan juga krim anti penuaan sudah kamu pilih dari brand terbaik, tapi tetap saja garis halus mulai perlahan muncul. Perlu kamu ketahui bahwa, kesalahan bisa jadi bukan pada kosmetik yang kamu pilih melainkan dari cara kamu merawat kulit.

Setelah menggunakan makeup seharian, wajah jadi lelah karena pori-pori kulit tertutup makeup. Oleh karena itu, membersihkan wajah sangat penting dilakukan jika kamu menginginkan kulit senantiasa sehat dan jauh dari penuaan dini. Menurut Andrew Sotomayor, seorang ahli tata rias selebriti, kadang wanita tidak sadar bahwa pembersih wajah justru bisa membuat kulit wajah terkena penuaan dini. Oleh karena itu, untuk menghindarinya diperlukan teknik yang tepat dalam membersihkan wajah.

Nah dilansir dari Prevention, berikut ini adalah kesalahan membersihkan makeup yang bisa menyebabkan penuaan dini pada kulit wajah.

1.  Tidur Tanpa Membersihkan Wajah
Wajah yang menggunakan makeup melalui “hari yang melelahkan” ketika berada di luar ruangan. Terpapar sianr matahari, terkena debu dan kotoran, serta radikal bebas yang menyebabkan kolagen dalam kulit menurun serta menyebabkan inflamasi. Oleh karena itu, sangat penting untuk membersihkan makeup wajah sebelum tidut untuk menghapus “jejak” kotoran yang menempel di wajah. Ini akan mencegah garis harus muncul juga membersihkan pori-pori yang tersumbat.

2.  Tidak Mengganti Handuk
Handuk yang digunakan untuk mengeringkan wajah setelah dibersihkan juga terpapar radikal bebas, lho. Jadi sebaiknya ganti handuk setiap hari atau dua hari sekali agar terhindar dari bekas kotoran yang menempel di handuk.

3.  Sering Me-Scrub Wajah
Bulu mata yang lentik memang menjadikan mata lebih indah dan cantik. Untuk mendapatkannya kamu mungkin suka menggunakan maskara tebal yang waterproof. Namun, maskara jenis ini cenderung lebih sulit dibersihkan, akhirnya karena ingin wajah cepat bersih tak sedikit yang menggosok mata. Sayangnya, jika tidak dilakukan dengan hati-hati bisa membuat kulit di sekitar mata rentan garis halus. Andrew Sotomayor menyarankan untuk menghilangkan riasan mata dengan kapas organik yang lembut dan juga pembersih makeup yang oil based.

4.  Menggunakan Tisu Basah
Karena merasa ribet menggunakan kapas atau pembersih makeup yang oil based beberapa wanita memilih tisu basah untuk menghilangkan makeup. Namun tahukah kamu jika tisu basah hanya menghilangkan makeup yang terlihat di permukaan saja. Pori-pori tetap tersumbat kotoran dan tidak bersih seluruhnya. Selain itu, tisu basah pun bisa membuat kulit menjadi lebih mudah iritasi dan kulit di sekitar mata jadi kering yang membuatnya rentan terhadap penuaan dini.

5.  Menggunakan Pembersih yang Tidak Tepat
Sabun pembersih wajah yang mengandung sabun bisa membuat kulit kering sehingga membuat garis halus lebih cepat muncul, ujar Andrew Sotomayor. Untuk itu, sebaiknya pilih sabun pembersih wajah yang mengandung minyak sehingga melembabkan kulit saat digunakan. Saat mencuci wajah gunakan air hangat lalu basuh dengan air dingin. Kemudian gunakan toner yang bebas alkohol. Lalu gunakan pelembab wajah untuk malam hari khususnya bagian lingkaran mata dan sudut-sudut bibir.


Dengan cara membersihkan makeup dengan cara yang benar, kamu bisa menghindari penuaan dini. Sesuaikan produk kecantikan pilihan dengan jenis kulitmu agar efeknya bisa menjaga kulit dari iritasi. Kamu bisa berbicara dengan dokter kecantikan untik mendapatkan saran terbaik menjaga kecantikan kulit. Gunakan aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kecantikan pilihan melalui pilihan metode Chat, Video Call dan Voice Call. Kamu juga bisa menggunakan Halodoc untuk berbelanja produk kecantikan yang kamu butuhkan. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang melalui App Store dan Google Play.