5 Masalah Gigi dan Mulut yang Harus Segera Ditangani

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
5 Masalah Gigi dan Mulut yang Harus Segera Ditangani

Halodoc, Jakarta – Sakit gigi memang tidak pernah menyenangkan. Rasanya ngilu dan bikin tidak nyaman untuk melakukan apapun. Makanya, dokter gigi menyarankan untuk merawat mulut dan gigi dengan cara menyikat gigi dua kali sehari, flossing setiap hari, makan dengan benar dan pemeriksaan gigi rutin.

Sejatinya, gigi dan gusi yang sehat memudahkan kamu untuk makan dengan baik dan menikmati makanan. Beberapa masalah dapat memengaruhi kesehatan mulut, apalagi seiring dengan pertambahan usia. Berikut ini 5 masalah gigi dan mulut yang harus segera ditangani.

Baca juga: 5 Tips Cara Atasi Masalah Gigi Sensitif

  1. Bau Mulut

Bau mulut, juga disebut halitosis, bisa sangat memalukan. Umumnya, orang-orang yang memiliki bau mulut memiliki masalah kesehatan pada giginya. Apakah itu penyakit gusi, gigi berlubang, kanker mulut, mulut kering, dan bakteri pada lidah adalah beberapa masalah gigi yang dapat menyebabkan bau mulut. Menggunakan obat kumur untuk menutupi bau mulut ketika ada masalah gigi hanya akan menghilangkan bau sementara dan tidak menyembuhkannya. 

  1. Gigi Berlubang

Gigi berlubang terjadi ketika plak, zat lengket yang terbentuk pada gigi, bergabung dengan gula atau pati dari makanan yang dimakan. Kombinasi ini menghasilkan asam yang menyerang email gigi.

Kamu bisa mengalami gigi berlubang pada usia berapapun. Seiring bertambahnya usia, kamu dapat mengembangkan gigi berlubang saat email gigi sudah mulai terkikis. Mulut kering karena usia atau obat-obatan juga dapat menyebabkan gigi berlubang.

Baca juga: Gigi Sensitif, Hindari 4 Minuman Ini

Cara terbaik untuk mencegah kerusakan gigi adalah dengan menyikat gigi dua kali sehari, membersihkan gigi setiap hari, dan melakukan pemeriksaan gigi rutin. Makan makanan sehat dan menghindari makanan ringan dan minuman yang tinggi gula juga merupakan cara untuk mencegah pembusukan. 

  1. Sariawan

Ada beberapa jenis sariawan dan bisa menyebabkan gangguan mulut. Umumnya sariawan yang berlangsung lebih dari dua minggu, biasanya tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan akan hilang dengan sendirinya.

Baca juga: Jangan Sepelekan Bau Mulut, Bisa Jadi Tanda 5 Penyakit Ini

Luka mulut yang umum adalah sariawan (borok aphthous) yang terjadi di dalam mulut dan bukan pada bibir. Kondisi ini tidak menular dan dapat dipicu oleh berbagai penyebab. Akan menjadi masalah bila sariawan tidak sembuh setelah lebih dari dua minggu. 

Apalagi bila lepuh tersebut diiringi demam tersebut disebabkan oleh virus Herpes simplex dan terjadi di tepi bibir luar. Ini bisa menular dan akan datang dan pergi tetapi tidak sepenuhnya dapat disembuhkan.

Selain itu sariawan yang harus segera membutuhkan bantuan medis adalah kandidiasis mulut atau kandidiasis, infeksi ragi pada mulut, sariawan karena pemakaian gigi tiruan, dialami pengidap diabetes, dan terjadi pada pasien dengan perawatan kanker.

  1. Erosi Gigi

Erosi gigi adalah hilangnya struktur gigi dan disebabkan oleh asam yang menyerang email. Tanda dan gejala erosi gigi dapat berkisar dari sensitivitas hingga masalah yang lebih parah seperti retak. 

  1. Kanker Mulut

Kanker mulut dapat tumbuh di bagian mulut atau tenggorokan. Ini lebih cenderung terjadi pada orang di atas usia 40 tahun. Pemeriksaan gigi adalah saat yang tepat bagi dokter gigi untuk mencari tanda-tanda kanker mulut. 

Nyeri biasanya bukan merupakan gejala awal penyakit. Perawatan bekerja dengan baik sebelum penyakit menyebar. Bahkan, jika kamu telah kehilangan semua gigi bawaan tetap perlu untuk mengunjungi dokter gigi untuk pemeriksaan kanker mulut secara teratur.

Kalau punya masalah kesehatan, segera periksakan langsung di rumah sakit yang direkomendasikan Halodoc di sini. Penanganan tepat dapat meminimalisir risiko kesehatan jangka panjang. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Yuk, download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store.