21 August 2018

5 Penyebab Batu Ginjal yang Harus Dihindari

batu ginjal, penyebab batu ginjal, bahaya batu ginjal

Halodoc, Jakarta – Batu ginjal adalah endapan keras yang terbuat dari mineral dan garam yang terbentuk di dalam ginjal. Keberadaan batu ginjal dapat memengaruhi bagian saluran kemih, sehingga dapat memberikan rasa nyeri. Bahkan, batu ginjal bisa menyebabkan kerusakan permanen bila tidak ditangani secara langsung.

Batu ginjal lebih sering ditemukan pada orang yang minum kurang dari delapan sampai sepuluh gelas per harinya. Kenapa minum air yang kurang dapat menyebabkan batu ginjal? Penjelasannya adalah ketika tidak ada cukup air di dalam tubuh untuk mencairkan asam urat pada komponen urine, maka urine akan menjadi lebih asam. Lingkungan yang terlalu asam dalam urine inilah yang dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal.

Baca juga: 4 Olahraga untuk Lansia Guna Memaksimalkan Vitalitas Hubungan Intim

Batu ginjal tidak menimbulkan gejala sampai batu ginjal bergerak di dalam ginjalmu atau pun masuk ke ureter (saluran yang menghubungkan ginjal dan kandung kemih). Biasanya pada saat seperti ini, kamu akan mengalami beberapa gejala seperti:

  • Nyeri parah di samping atau pun di belakang tulang rusuk.
  • Nyeri yang menyebar di perut bagian bawah sampai selangkangan.
  • Rasa nyeri saat buang air kecil.
  • Air seni berwarna merah muda, merah, atau cokelat.
  • Urine berbau busuk.
  • Mual dan muntah.
  • Hasrat untuk berkemih yang datang terus-menerus.
  • Demam dan menggigil.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Riwayat Keluarga

Jika salah satu anggota keluargamu memiliki batu ginjal, ada kemungkinan kamu juga bisa mengidap penyakit tersebut. Selain itu, jika sebelumnya juga kamu pernah mengalami batu ginjal, besar kemungkinan kamu bisa mengalami hal yang sama berulang.

  1. Dehidrasi

Tidak mengonsumsi asupan air yang cukup setiap hari dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Orang yang tinggal di iklim hangat dan mereka yang banyak berkeringat memiliki risiko lebih tinggi mengidap batu ginjal ketimbang yang lain.

  1. Menjalani Diet Tertentu

Orang-orang yang menjalani diet tertentu, misalnya diet yang tinggi protein, serta mengonsumsi makanan yang terlalu banyak natrium (garam) dan gula juga dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Terlalu banyak garam dalam pola makanmu dapat meningkatkan jumlah kalsium yang harus disaring di ginjal, sehingga secara signifikan dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

  1. Obesitas

Menjadi gemuk dengan indeks massa tubuh yang tinggi, ukuran pinggang besar, serta penambahan berat badan sering dikaitkan dengan peningkatan risiko batu ginjal.

  1. Penyakit Pencernaan dan Pembedahan

Operasi bypass lambung, penyakit radang usus, atau diare kronis dapat menyebabkan perubahan dalam proses pencernaan yang memengaruhi penyerapan kalsium dan air, serta meningkatkan kadar zat pembentuk batu dalam urine.

Baca juga: Apakah Pengidap Wasir Harus Operasi?

Beberapa jenis makanan dan minuman justru dapat memperparah kondisi batu ginjal seperti minum minuman bersoda. Kandungan dalam minuman bersoda dapat memicu kristalisasi batu ginjal. Selain itu, makanan tinggi sodium yang sering terdapat pada makanan kaleng serta makanan yang terlalu tinggi protein dan lemaknya juga dapat menyebabkan batu ginjal.

Produk susu dan kacang-kacangan juga harus dibatasi konsumsinya karena bisa menyebabkan batu ginjal. Demikian juga dengan minuman berkafein. Beberapa makanan yang disarankan untuk dikonsumsi pengidap batu ginjal adalah apel, melon, semangka, mentimun, dan kubis.

Kalau ingin tahu lebih banyak mengenai penyebab batu ginjal, tips-tips seputar kesehatan, atau pun jenis penyakit lain yang ingin digali lebih dalam, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.