06 April 2018

5 Trik Menghindari Pegal Saat Olahraga

5 Trik Menghindari Pegal Saat Olahraga

Halodoc, Jakarta – Menurut Carly Ryan ahli fisiologi dari Exercise and Sports Science Australia ada perbedaan antara rasa sakit dan pegal. Jika itu rasa sakit yang tajam dan membuat kamu menderita, itu artinya ada yang salah dengan gerakan kamu yang mengakibatkan cedera. Kalau tidak itu hanya pegal biasa. Lantas bagaimana cara menghindari pegal ya?

Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya kamu memahami dulu apa kenapa bisa timbul pegal sehabis berolahraga. Rasa pegal sebenarnya adalah efek yang biasa terjadi ketika tubuh beradaptasi dengan gerakan ataupun latihan saat berolahraga. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab rasa pegal. Berikut adalah beberapa penyebabnya:

  1. Tidak Rutin Berolahraga

Sejatinya olahraga membuat badan fit bukan justru sakit ataupun pegal-pegal. Ketika kamu baru memulai olahraga biasanya otot tubuh terkejut yang mengakibatkan rasa sakit, tegang dan kram sesaat yang didefinisikan dengan rasa pegal.

  1. Kurang Pemanasan

Sedangkan orang yang rutin berolahraga sekalipun tidak bisa menghindari pegal kalau tidak melakukan pemanasan. Otot dan sendi akan terkejut dengan gerakan ataupun latihan tiba-tiba yang kamu lakukan, tanpa terlebih dahulu melakukan pemanasan. Pemanasan bisa dilakukan dengan cara jalan cepat 5-10 menit baru kemudian lari, peregangan, tergantung jenis latihan yang akan kamu lakukan.

  1. Mencoba Olahraga Baru

Kalau kamu sedang mencoba jenis olahraga baru, wajar saja jika setelah latihan otot terasa pegal. Tubuh sedang berkenalan dengan latihan baru makanya sedikit terkejut. Setelah 2-3 kali latihan tubuh akan terbiasa dengan olahraga baru yang kamu terapkan tersebut. Berikan waktu untuk tubuh beradaptasi dengan jenis latihan baru.

Lantas bagaimana cara menghindari pegal ataupun mengurangi pegal sehabis olahraga?

  1. Pemanasan

Pemanasan dilakukan untuk meningkatkan suhu tubuh, menaikkan denyut jantung, peregangan sehingga tubuh siap untuk melakukan latihan. Selain mempersiapkan tubuh untuk berolahraga pemanasan juga dilakukan untuk meminimalisir terjadinya cidera otot. Bahkan menurut studi yang dilakukan Journal of Science and Medicine menegaskan pemanasan juga bisa jadi mood booster sebelum berolahraga. (Baca juga: Harus Tahu, Pentingnya Pemanasan dan Pendinginan dalam Olahraga)

  1. Pendinginan

Selain pemanasan, pendinginan sehabis berolahraga juga wajib dilakukan. Sesi ini yang biasanya sering dilewatkan oleh orang-orang yang melakukan olahraga. Padahal, tubuh perlu pendinginan sebelum beristirahat total. Kalau kamu langsung duduk sehabis berolahraga bisa-bisa tubuh kembali terkejut. Yang tadinya bergerak aktif, tiba-tiba saja jadi pasif. Pendinginan yang efektif dilakukan dalam 10-15 menit, supaya tubuh benar-benar sudah rileks dan beristirahat dengan tenang.

  1. Minum Air Secukupnya

Tubuh yang dehidrasi tidak akan memberikan dampak yang positif terhadap latihan kamu. Makanya, pastikan asupan air putih terpenuhi. Dehidrasi tidak hanya menyebabkan pegal tetapi juga kepala pusing, mata berkunang-kunang. Jadi, bisa saja kamu tidak bermasalah dengan jenis latihannya tetapi cedera karena dehidrasi.

  1. Mandi Air Hangat

Mandi air hangat sehabis olahraga dapat menghindari pegal-pegal yang biasa menyerang tubuh sehabis beraktivitas. Apalagi kalau kamu mandi dari shower dan membiarkan air pancuran menghujani punggung, sensasinya bakal seperti dipijat dengan air hangat. Berendam dengan air hangat juga memberikan efek serupa dengan mandi lewat shower.

  1. Memijat Bagian yang Pegal

Cara lain menghindari pegal adalah dengan memijatnya sendiri menggunakan minyak hangat. Cukup dibalurkan ke bagian yang pegal lalu dipijat perlahan sampai rasa hangatnya menyerap. Baru kemudian istirahat yang cukup. Tanpa istirahat yang cukup, latihan berat yang kamu lakukan tidak akan memberikan efek yang menyehatkan.

Kalau kamu ingin tahu lebih banyak mengenai cara menghindari pegal saat olahraga tanyakan saja langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.