• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Cara Tepat Mengatasi Hipotermia pada Lansia
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Cara Tepat Mengatasi Hipotermia pada Lansia

6 Cara Tepat Mengatasi Hipotermia pada Lansia

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 23 Juli 2021
6 Cara Tepat Mengatasi Hipotermia pada Lansia6 Cara Tepat Mengatasi Hipotermia pada Lansia

“Hipotermia bisa terjadi pada siapa saja, termasuk lansia. Jika kondisi ini menyerang lansia, pertolongan langsung harus segera dilakukan. Sebab, beragam kondisi serta kemungkinan penurunan kemampuan tubuh akibat usia bisa menyebabkan kondisi ini memburuk dengan cepat.”

Halodoc, Jakarta – Hipotermia merupakan kondisi yang muncul saat suhu tubuh mengalami penurunan drastis. Seseorang dikatakan mengalami kondisi ini jika memiliki suhu tubuh hingga di bawah 35 derajat Celsius. Lansia atau orang yang sudah lanjut usia disebut rentan mengalami kondisi ini. Ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya.

Lansia mungkin sudah mengalami atau mengidap penyakit tertentu, seperti diabetes atau mengonsumsi obat-obatan tertentu. Hal ini disebut bisa menjadi faktor penyebab hipotermia pada lansia. Selain itu, penurunan suhu tubuh juga bisa terjadi akibat faktor pertambahan usia. Lantas, bagaimana cara mengatasi hipotermia pada lansia?

Baca juga: Hindari Hal Ini saat Mengatasi Hipotermia

Cara Mengatasi Hipotermia di Rumah

Penurunan suhu tubuh tidak hanya memicu rasa kedinginan, tapi juga bisa menyebabkan gangguan pada fungsi sistem saraf dan organ tubuh lainnya. Maka dari itu, penting untuk segera melakukan penanganan untuk menolong pengidap hipotermia, terutama lansia. Selain kedinginan, kondisi ini juga menyebabkan pengidapnya lemah dan terlihat pucat.

Pertolongan pertama yang perlu dilakukan saat menemukan pengidap gangguan ini adalah mencari ada atau tidak denyut nadi serta pernapasan. Jika pernapasan sudah berhenti, penolong bisa memberi tindakan resusitasi jantung paru (RJP). Selain itu, pastikan untuk segera mencari bantuan medis sehingga pengidap bisa segera ditangani.

Jika ragu, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk meminta bantuan pengarahan RJP dari dokter. Dokter akan membantu memberi pertolongan pertama melalui Video/Voice Call atau Chat. Minta bantuan orang lain untuk berbicara pada dokter dan sampaikan gejala serta kondisi yang dialami oleh pengidap hipotermia. Jangan lupa download Halodoc di sini.

Jika pengidap masih bernapas serta masih ada denyut nadi, kamu bisa melakukan tindakan pertolongan berikut ini untuk membantu mengembalikan suhu tubuh:

  1. Pindahkan ke tempat yang hangat dan kering. Lakukan secara perlahan dan hindari gerakan berlebihan.
  2. Ganti pakaian pengidap dengan yang kering dan hangat.
  3. Selimuti dengan selimut tebal agar tubuh lebih hangat.
  4. Berikan minuman yang hangat dan manis.
  5. Kompres hangat untuk membantu mengembalikan suhu tubuh. Kamu bisa meletakkan kompres di leher, dada, dan selangkangan. Jangan kompres lengan atau tungkai.
  6. Jangan terlalu panas, misalnya air panas atau batal panas. Sebab, panas yang berlebihan bisa merusak kulit dan menyebabkan detak jantung menjadi tidak teratur.

Jika tidak kunjung membaik atau gejala semakin buruk, segera larikan pengidap hipotermia ke rumah sakit terdekat.

Baca juga: Ajak Anak Hiking, Waspadai Tanda Hipotermia

Mencegah Penurunan Suhu pada Lansia

Ada beberapa tips yang bisa membantu mencegah hipotermia atau penurunan suhu tubuh pada lansia, di antaranya:

–          Kenakan pakaian yang hangat dan tebal saat keluar rumah di cuaca dingin. Jika dibutuhkan, gunakan topi, syal, serta sarung tangan dan pakaian berlapis.

–          Perhatikan obat-obatan yang dikonsumsi, dan tanyakan pada dokter jika mungkin ada jenis obat yang bisa meningkatkan risiko hipotermia.

–          Pastikan rumah atau ruangan cukup hangat. Hal ini penting, terutama jika di rumah terdapat lansia.

–          Jika sering atau mudah kedinginan, kenakan pakaian yang tebal, kaos kaki, serta sandal selama di rumah. Saat beristirahat, gunakan selimut agar kehangatan tubuh tetap terjaga.

Baca juga: Tidur dengan Kipas Angin Berisiko Terkena Hipotermia?

Hipotermia adalah kondisi darurat yang harus segera ditangani. Jika terlambat, penurunan suhu tubuh bisa berakibat fatal, termasuk memicu komplikasi. Jangan ragu untuk segera memberikan pertolongan yang bisa membantu menghangatkan tubuh pada orang yang mengalami kondisi ini, terutama pada orang yang sudah lanjut usia.

Referensi:
NIH. Diakses pada 2021. Hypothermia and older adults.
Better Health. Diakses pada 2021. Hypothermia.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Hypothermia.
Verywell Health. Diakses pada 2021. An Overview of Hypothermia.