6 Cara Turunkan Risiko Sakit Jantung Saat Berlibur ke Luar Negeri

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
6 Cara Turunkan Risiko Sakit Jantung Saat Berlibur ke Luar Negeri

Halodoc, Jakarta – Buat sebagian orang berada di tempat bersuhu dingin alias dengan temperatur rendah bukanlah masalah. Namun, buat sebagian lagi justru bisa mengalami serangan jantung, contohnya saja ketika beraktivitas di perbukitan bersalju. Nah, kamu perlu tahu cara menurunkan risiko sakit jantung saat melakukan aktivitas tersebut.

Banyak orang yang tidak terbiasa dengan aktivitas di luar ruangan, karena tidak mengetahui potensi bahaya berada di luar ruangan dalam cuaca dingin. Penggemar olahraga musim dingin yang tidak melakukan tindakan pencegahan tertentu dapat mengalami hipotermia yang tidak disengaja.

Orang-orang dengan penyakit jantung koroner sering menderita angina pectoris (nyeri dada atau ketidaknyamanan) ketika mereka berada dalam cuaca dingin. Selain itu, suhu dingin, angin kencang, salju, dan hujan juga bisa mencuri panas tubuh. Sedangkan angin sangat berbahaya, karena menghilangkan lapisan udara panas dari seluruh tubuh.

Menurut ahli penyakit jantung Lawrence Phillips, asisten profesor di NYU Langone Medical Center, ada beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk menurunkan risiko penyakit jantung, seperti:

  1. Jaga Suhu Tubuh Tetap Stabil saat Masuk ke Dalam dan Luar Ruangan

Jika suhu tubuh terlalu dingin, maka pembuluh darah menyempit, sehingga meningkatkan tekanan darah.

  1. Jangan Terlalu Lama Beraktivitas di Luar Ruangan

Serangan salju dan dinginnya suhu dapat menyebabkan suhu tubuhmu turun dan melemahkan tubuh. Sebisa mungkin untuk tetap intens menghabiskan waktu di ruangan yang hangat juga.

  1. Sediakan Selalu Obat Jantung

Jika kamu memang mengidap gangguan jantung, maka ada baiknya untuk memasok obat-obatan di tempat yang aman dan terjangkau. Ini dilakukan bila tiba-tiba ada serangan badai dan mendapat serangan, maka kamu sudah tersedia obat untuk dikonsumsi.

  1. Pelajari Tanda-Tanda Peringatan Serangan Jantung dan Dengarkan Tubuhmu

Bahkan, jika kamu tidak yakin itu adalah serangan jantung, maka ada baiknya kamu segera memeriksakan diri ketika ada sensasi tidak nyaman di dada.

  1. Melindungi Mulut

Jika kamu memiliki penyakit jantung, gagal jantung, menutup tutup hidung, dan mulut dengan syal sebelum pergi keluar adalah langkah untuk melindungi diri dari masukknya udara dingin ke dalam tubuh. Kenakan syal untuk menutupi leher, mulut, dan dingin supaya kehangatan tubuh tetap terjaga.

  1. Jangan Minum Minuman Beralkohol

Alkohol dapat meningkatkan sensasi kehangatan seseorang dan dapat menyebabkan kamu meremehkan tekanan ekstra yang ditimbulkan oleh tubuh di bawah suhu dingin.

Ada baiknya untuk mengonsultasikan dengan dokter jika kamu memiliki masalah medis sebelum melakukan perjalanan. Hal ini bisa menjadi persiapan awal ketika kamu mengalami gejala kondisi medis secara tiba-tiba.

Waspadai bahaya hipotermia. Untuk mencegah hipotermia, mengenakan pakaian berlapis-lapis yang memerangkap udara di antara lapisan, sehingga membentuk insulasi pelindung. Kenakan topi karena banyak panas tubuh bisa hilang melalui kepala.

Pelajari CPR atau resusitasi jantung paru-paru. CPR yang efektif dan diberikan segera setelah serangan jantung mendadak yang dapat menggandakan atau tiga kali kesempatan korban bertahan hidup. Jika seseroang tiba-tiba pingsan, mulailah mendorong dengan keras dan cepat di tengah dada korban sampai bantuan tiba.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai risiko penyakit jantung saat berlibur ke luar negeri ataupun serta bagaimana penanganan dan perawatannya, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: