02 November 2018

Tak Hanya Nyeri Dada, Ini 14 Tanda Sakit Jantung

Tak Hanya Nyeri Dada, Ini 14 Tanda Sakit Jantung

Halodoc, Jakarta - Ketika mendengar kata penyakit jantung, pastinya tiap orang akan merasa takut untuk berurusan dengan masalah kesehatan tersebut. Simpel sih alasannya, sebab fungsi utama jantung adalah memompa dan mengalirkan darah yang kaya oksigen ke seluruh bagian tubuh. Nah, sudah kebayang kan bila jantung bermasalah?

Kata ahli, penyakit jantung merupakan kondisi ketika jantung mengalami gangguan. Gejala utamanya nyeri di bagian dada. Meski begitu, ketika penyakit jantung menyerang, tak hanya nyeri dada saja yang bisa dialami pengidapnya. Masih banyak gejala lainnya yang bisa muncul kapan saja. Lalu, seperti apa sih tanda-tanda sakit jantung lainnya?

Sebelumnya, kita juga mesti berkenalan dengan beberapa macam bentuk gangguan jantung. Berikut penjelasannya.

Ada Beragam Jenis

Kata ahli, bentuk gangguan jantung sendiri terdiri dari berbagai macam. Nah, berikut istilah penyakit jantung dan ragam gangguan jantung:

  • Aritmia, adanya gangguan pada irama jantung.

  • Infeksi jantung, kondisi ketika jantung mengalami infeksi akibat bakteri, virus, ataupun parasit.

  • Kardiomiopati, gangguan di otot jantung.

  • Penyakit jantung bawaan, kondisi kelainan jantung yang diidap seseorang sejak lahir.

  • Penyakit katup jantung,  gangguan pada salah satu atau keempat katup jantung

  • Penyakit arteri koroner (jantung koroner),  penyempitan di pembuluh darah jantung.

Bukan Hanya Nyeri Dada

Penyakit yang menyerang jantung tentunya disebabkan oleh faktor yang berbeda-beda. Namun, meskipun begitu biasanya masalah pada jantung menunjukkan gejala-gejala yang sama, sebab menyangkut organ yang sama. Namun yang mesti digarisbawahi, nyeri dada bukanlah satu-satunya dari tanda-tanda sakit jantung. Ada sejumlah gejala lainnya yang bisa muncul, tergantung pada jenis kondisi yang dialami.

  1. Jantung berdebar atau detak jantung justru melambat.

  2. Pusing.

  3. Demam.

  4. Irama jantung berubah.

  5. Nyeri di bagian leher, rahang, tenggorokan, punggung, dan lengan.

  6. Mual.

  7. Ruam di kulit.

  8. Sesak napas atau napas menjadi pendek.

  9. Tangan dan kaki terasa dingin.

  10. Pingsan atau terasa mau pingsan.

  11. Batuk kering yang tak kunjung membaik.

  12. Mudah lelah saat beraktivitas.

  13. Warna kulit membiru (sianosis).

  14. Pembengkakan di lengan, perut, tungkai, ataupun sekitar mata.

Sebabkan Komplikasi

Penyakit jantung yang tak ditangani dengan tepat, tak menutup kemungkinan bisa menimbulkan berbagai komplikasi. Berikut beberapa komplikasi yang bisa terjadi:

  • Gagal jantung. Gagal jantung terjadi saat jantung enggak mampu memompa cukup darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini bisa terjadi akibat penyakit jantung koroner (PJK), infeksi jantung, hingga penyakit kelainan jantung.

  • Stroke. PJK juga bisa memicu stroke iskemik, yaitu kondisi ketika arteri ke otak tersumbat, sehingga tak menerima aliran darah yang cukup.

  • Serangan jantung. Komplikasi ini bisa terjadi ketika bekuan darah menghambat aliran darah ke jantung yang sudah menyempit sebelumnya, dan merusak bagian ototnya.

  • Aneurisma. Kondisi ketika terjadinya pembesaran di dinding arteri yang bila pecah dapat menyebabkan kematian.

  • Henti jantung mendadak. Dapat terjadi saat fungsi jantung berhenti mendadak. Alhasil, pengidapnya tak bisa bernapas dan kehilangan kesadaran. Tapi yang bikin resah, bila tak ditangani dengan cepat maka hal ini bisa mengakibatkan kematian.

Punya keluhan dengan jantung? Jangan tunda untuk meminta bantuan ahli demi mendapatkan penanganan yang tepat. Kamu bisa lho bertanya langsung kepada dokter ahli melalui aplikasi Halodoc untuk berdiskusi mengenai masalah tersebut. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: