17 December 2018

6 Efek Gegar Otak Ringan yang Perlu Diketahui

6 Efek Gegar Otak Ringan yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta - Benturan di kepala dapat menyebabkan trauma pada otak. Misalnya ketika terjadi benturan atau mengalami kecelakaan dapat menyebabkan gegar otak yang awalnya masih dalam tahap ringan. Hal tersebut dapat menyebabkan luka di otak secara tidak langsung, sehingga berdampak fatal jika tidak segera mendapatkan pengobatan.

Gegar otak adalah sebuah kondisi ketika terjadi trauma pada otak, sehingga dapat menyebabkan masalah pada memori, konsentrasi, keseimbangan, dan koordinasi. Saat itu terjadi, tubuh akan menimbulkan reaksi, seperti lupa ingatan, demam, aktivitas otak yang menurun, serta mual dan muntah. Apabila hal tersebut terjadi, kamu mengidap gegar otak ringan.

Hal-hal yang menyebabkan gegar otak ringan adalah infeksi otak dan perdarahan pada otak karena kecelakaan atau penyakit. Hal tersebut dapat menyebabkan bahaya bagi perkembangan otak yang mengalami trauma. Maka dari itu, jangan pernah menunda-nunda untuk mendapat pengobatan jika kamu mengalami gejala-gejala dari gegar otak ringan.

Efek Gegar Otak Ringan

Efek-efek yang dapat terjadi karena gegar otak ringan, antara lain:

  1. Kehilangan Keseimbangan

Salah satu efek gegar otak ringan adalah kehilangan keseimbangan. Hal tersebut diakibatkan oleh salah satu bagian otak yang cedera. Umumnya, kehilangan keseimbangan terjadi karena benturan di otak bagian belakang, yaitu bagian otak yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan pada tubuh. Jika ini terjadi, pengidapnya mungkin akan merasa mual dan pusing.

  1. Perubahan Emosi

Terjadinya perubahan emosi yang tiba-tiba dapat menjadi salah satu efek gegar otak ringan. Hal tersebut terjadi karena pengidapnya mengalami kerusakan pada bagian otak yang berfungsi untuk mengontrol emosi. Selain itu, pengidapnya akan mengalami rasa sakit di kepala secara tiba-tiba. Seseorang yang mengidap gegar otak ringan dapat dengan mudah menjadi marah dan sedih tanpa alasan.

  1. Migrain

Efek gegar otak ringan lainnya adalah kepala terasa sakit seperti migrain dan terus berulang. Hal ini akan membuat tidak nyaman orang yang mengalaminya dan mengganggu aktivitas yang sedang dilakukan. Hal ini dapat diobati dengan mengonsumsi obat untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut. Jika tidak mendapat pengobatan, rasa migrain tersebut akan lebih sering terjadi.

  1. Amnesia

Amnesia juga dapat menjadi efek gegar otak ringan yang mungkin terjadi. Trauma pada otak dapat membuat fungsinya menjadi tidak maksimal yang lama-kelamaan fungsinya menurun. Hal tersebut yang membuat seseorang mengalami amnesia atau kehilangan daya ingat. Amnesia dapat berbahaya untuk seseorang yang mengidapnya, karena ia akan lupa dengan segala hal jika tidak mendapat pengobatan yang baik.

  1. Gangguan Mental

Efek gegar otak ringan juga dapat membuat pengidapnya mengalami gangguan mental. Hal tersebut terjadi karena pusat saraf otak yang mengatur kondisi psikologis mengalami trauma. Saraf-saraf tersebut berfungsi untuk mengatur emosi dan perasaan. Sehingga, jika mengalami trauma, seseorang dapat menyebabkan gangguan mental. Maka dari itu, selalu jaga otakmu dari benturan kepala.

  1. Perdarahan pada Otak

Perdarahan pada otak juga dapat terjadi pada seseorang yang mengalami gegar otak ringan dalam jangka panjang. Perdarahan pada otak sangat berbahaya karena dapat membuat pengidapnya mengalami stroke. Saat terjadi sumbatan di saraf-saraf otak, kemungkinan saraf-saraf tersebut akan mati, sehingga dapat membuat seorang pengidapnya mengalami kelumpuhan.

Itulah sedikit penjelasan mengenai efek-efek gegar otak ringan. Jika kamu mempunyai pertanyaan tentang gegar otak ringan, dokter dari Halodoc siap membantu. Komunikasi dengan dokter bisa dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Selain itu, kamu juga dapat membeli obat yang sedang dibutuhkan dan pesanan akan langsung di antar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download segera di Google Play atau App Store!

Baca juga: