• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 7 Kondisi Kesehatan yang Bisa Sebabkan Badan Lemas

7 Kondisi Kesehatan yang Bisa Sebabkan Badan Lemas

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
7 Kondisi Kesehatan yang Bisa Sebabkan Badan Lemas

Badan lemas adalah kondisi ketika tubuh terasa tidak berenergi. Selain karena kelelahan, kondisi kesehatan tertentu juga bisa menyebabkan badan terasa lemas. Selain itu, penggunaan obat-obatan dan masalah mental juga bisa menjadi penyebab di balik badan lemas.

Halodoc, Jakarta – Badan lemas adalah kondisi umum yang mungkin pernah dialami oleh semua orang, setidaknya sekali seumur hidup. Kondisi tersebut biasanya terjadi akibat terlalu banyak bekerja, stres, atau kurang tidur. Namun, tidak jarang badan lemas juga menjadi pertanda atau gejala dari penyakit tertentu.

Saat badan lemas, kamu mungkin merasa tidak memiliki energi untuk mengangkat atau menggerakkan bagian tubuh tertentu. Beberapa orang mengalami rasa lemas di bagian tubuh tertentu, seperti lengan atau kaki. Namun, ada juga orang yang mengalami kelemahan di seluruh tubuh, yang seringkali disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Lantas, apa saja kondisi kesehatan yang bisa menyebabkan badan lemas? Berikut ulasannya.

Kondisi Kesehatan yang Menyebabkan Badan Lemas

Ada banyak kondisi kesehatan yang bisa menyebabkan badan lemas, mulai dari yang ringan sampai yang serius. Berikut ini beberapa di antaranya:

  1. Anemia

Salah satu kondisi kesehatan yang paling umum yang membuat seseorang terus-menerus merasa lemas dan lelah adalah anemia defisiensi besi. Wanita yang mengalami menstruasi berat dan wanita hamil sangat rentan mengalami kondisi kesehatan ini. Namun, anemia juga bisa dialami oleh pria dan wanita pascamenopause, yang lebih sering disebabkan oleh adanya masalah dengan perut dan usus. Misalnya, seperti sakit maag atau mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid. Ketika mengalami anemia, kamu mungkin tidak bisa beraktivitas dengan baik, otot terasa berat, dan cepat lelah. 

Anemia defisiensi vitamin B12 atau folat juga bisa menyebabkan badan lemas. Selain itu, kondisi kelebihan zat besi atau dikenal sebagai gangguan kelebihan zat besi (hemokromatosis) juga bisa menyebabkan badan lemas. Namun, itu adalah kondisi bawaan yang relatif langka yang memengaruhi pria dan wanita di antara usia 30–60 tahun.

  1. Sleep Apnea

Sleep apnea adalah kondisi ketika tenggorokan menyempit atau menutup saat tidur dan berulang kali mengganggu pernapasan kamu. Kondisi ini menyebabkan kamu mendengkur dengan keras saat tidur dan menurunkan kadar oksigen dalam darah. Kesulitan bernapas yang disebabkan oleh sleep apnea bisa membuat kamu terbangun di malam hari. Akibatnya, kamu tidak bisa tidur dengan nyenyak dan akhirnya bangun pada keesokan paginya dengan badan lemas. 

  1. Tiroid Kurang Aktif

Kelenjar tiroid yang kurang aktif menyebabkan jumlah hormon tiroid (tiroksin) dalam tubuh kamu menjadi sangat sedikit. Hal ini bisa membuat kamu merasa kelelahan dan badan menjadi lemas. Kamu juga cenderung mengalami pertambahan berat badan dan nyeri otot, serta kulit kering. Kelenjar tiroid yang kurang aktif paling sering terjadi pada wanita dan terjadi lebih sering seiring bertambahnya usia.

  1. Penyakit Seliaka

Ini adalah penyakit seumur hidup yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang bereaksi terhadap gluten. Gluten adalah protein yang bisa ditemukan dalam makanan, seperti pasta, roti, kue dan sereal. Di Inggris, ada 1 dari 100 orang yang mengalami penyakit ini. Selain menyebabkan badan lemas, penyakit Celiac juga bisa menyebabkan diare, kembung, anemia, dan penurunan berat badan.

  1. Sindrom Kelelahan Kronis

Sindrom kelelahan kronis atau dikenal juga sebagai myalgic encephalomyelitis (ME) adalah kelelahan parah yang membuat pengidapnya lemas setidaknya selama 4 bulan. Selain badan lemas, gejala lain yang bisa terjadi, yaitu nyeri otot atau sendi.

  1. Diabetes

Salah satu gejala utama diabetes tipe 1 dan tipe 2 adalah merasa sangat lelah dan lemas. Gejala utama lainnya, antara lain merasa sangat haus, sering buang air kecil (terutama di malam hari), dan penurunan berat badan.

  1. Demam Kelenjar

Demam kelenjar adalah infeksi virus umum yang menyebabkan badan lemas, disertai dengan demam, sakit tenggorokan dan pembengkakan kelenjar. Penyakit ini lebih sering terjadi pada remaja dan dewasa muda. Gejala biasanya bisa menghilang dalam 4 hingga 6 minggu, tetapi badan lemas bisa bertahan selama beberapa bulan lagi.

Selain penyakit yang disebutkan di atas, badan lemas juga bisa disebabkan oleh:

  • Kondisi kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan stroke.
  • Penyakit otot, seperti distrofi otot.
  • Kondisi neurologis, seperti multiple sclerosis dan penyakit Parkinson.
  • Penyakit paru-paru.

Konsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menyebabkan badan lemas. Selain itu, masalah mental, seperti depresi dan gangguan kecemasan juga bisa menjadi penyebab di balik kondisi tersebut. 

Itulah beberapa penyebab badan lemas. Bila badan lemas disebabkan oleh kondisi kesehatan yang ringan, seperti flu, kamu bisa mengatasinya dengan mengonsumsi obat-obatan. Nah, kamu bisa cek kebutuhan obat kamu di aplikasi Halodoc. Namun, bila kondisi badan yang lemas tidak kunjung membaik setelah satu minggu dan disertai dengan gejala-gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga untuk memudahkan kamu mendapatkan solusi kesehatan terlengkap. 

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
National Health Service. Diakses pada 2021. 10 medical reasons for feeling tired.
Medical News Today. Diakses pada 2021. What to know about asthenia (weakness)