03 October 2018

7 Tanda Mengenali Alergi Susu pada Anak

7 Tanda Mengenali Alergi Susu pada Anak

Halodoc, Jakarta - Ibu pasti pernah mendengar bahwa bayi dapat mengalami alergi susu. Tidak semua bayi dapat diberikan susu formula yang asalnya dari susu sapi. Alergi susu untuk bayi dapat terjadi dengan cepat. Saat bayi terkena alergi susu, maka hal itu menandakan bahwa sistem kekebalan tubuh bayi menjadi lebih lemah. Alhasil, bayi tidak bisa menerima protein dari susu sapi.

Alergi susu berbeda dengan intoleransi laktosa yang tidak terpengaruh oleh sistem kekebalan tubuh. Alergi susu terjadi karena adanya reaksi sistem kekebalan tubuh anak terhadap protein yang terkandung di dalam susu. Jenis protein yang paling sering menyebabkan alergi yaitu whey dan kasein.

Bayi yang mengalami alergi kemungkinan dikarenakan tidak tahan terhadap salah satu atau kedua protein itu. Reaksi dapat muncul dalam hitungan menit atau jam setelah mengonsumsi susu. Anak dapat alergi susu apa pun, karena dalam berbagai susu terdapat protein di dalamnya, tetapi yang paling sering terjadi yaitu alergi susu.

Beberapa ciri-ciri bayi yang mengalami alergi susu yang biasanya terjadi yaitu:

  1. Diare

Salah satu ciri-ciri bayi mengalami alergi susu yaitu diare. Penyakit diare pada bayi dapat menyebabkan bayi menjadi sangat lemah. Reaksi diare dapat terjadi sangat cepat, bahkan setelah bayi meminum susu tersebut. Hal tersebut dikarenakan saluran pencernaan bayi yang tidak dapat menerima bahan gula alami atau senyawa yang dihasilkan oleh susu. Beberapa susu juga mencampur bahan pemanis buatan dalam kadar yang normal, tetapi kondisi ini tidak dapat diterima oleh bayi yang mengalami alergi susu.

  1. Napas Berbunyi

Napas berbunyi adalah ciri-ciri bayi terkena alergi susu. Napas bayi berbunyi terjadi akibat bayi mengalami kesulitan bernapas. Hal tersebut dikarenakan saluran pernapasan bayi memberikan reaksi alergi yang cepat ketika saluran pernapasan merupakan bagian yang mempunyai banyak lendir.

Lendir dihasilkan oleh saluran pernapasan. Jika lendir yang dihasilkan berlebihan, bayi akan merasa tidak nyaman ketika bernapas. Kondisi tersebut juga dapat menyebabkan gejala asma pada bayi, sehingga membuatnya harus mendapat pemeriksaan.

  1. Perut Kembung

Ketika terkena alergi susu, biasanya perut bayi akan kembung. Bayi yang tidak dapat menerima susu akan membuat kondisi pencernaannya tidak nyaman, sehingga membuat perut kembung dan memicu bayi mual atau muntah. Perut kembung pada bayi dapat menyebabkan bayi tidak dapat membuat gas di dalam perut, sehingga menjadi tampak kembung. Jika ibu mengetuk pelan, akan ada suara nyaring yang berasal dari perut.

  1. Bintik Merah di Kulit

Ciri-ciri lain ketika bayi mengalami alergi susu yaitu mengalami bintik merah di kulit. Bayi yang baru lahir dapat menerima dampak yang berat dikarenakan kulitnya masih sangat sensitif. Bintik merah karena alergi susu dapat menyebabkan rasa gatal yang parah, sehingga ruam merahnya seperti menumpuk pada kulit. Gejala ini biasanya terjadi dengan cepat setelah meminum susu.

  1. Bayi Batuk

Bayi dapat batuk jika terkena alergi susu, karena sistem pernapasannya yang sensitif. Hal itu terjadi ketika tubuh bayi menolak zat yang terkandung dalam susu, sehingga bayi batuk. Pada awalnya, bayi akan mengeluarkan suara serak, sehingga terlihat seperti sangat kesakitan. Kemudian, bayi akan sering batuk apalagi setelah minum susu.

  1. Bayi Menangis Ketika Menelan Susu

Bayi dapat menangis ketika menelan susu jika ia mengidap alergi susu. Kebanyakan ibu menganggap bahwa hal ini dikarenakan rasa susu yang kurang enak, padahal kondisi tersebut dikarenakan bayi merasa sakit dan sesak di bagian tenggorokan. Saluran pernapasan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kandungan dalam susu.

  1. Bengkak pada Wajah

Bayi yang mengidap alergi susu dapat membuat dampak yang buruk dan salah satunya yaitu bengkak pada wajah. Beberapa bayi dapat terkena kondisi yang mengerikan seperti anafilaksis karena alergi susu. Anafilaksis adalah salah satu dampak alergi yang dapat menyebabkan kematian pada bayi. Gejala dari Anafilaksis yaitu wajah bayi menjadi bengkak, merah, dan menangis karena sulit bernapas. Jika bayi ibu terlihat mengalami gejala ini, segera bawa ke rumah sakit.

Itulah pembahasan tentang 7 tanda mengenali alergi susu pada anak. Jika ibu melihat tanda-tanda bayinya terkena alergi susu, ibu bisa mendiskusikan terlebih dahulu langkah selanjutnya dengan dokter di Halodoc. Caranya dengan download aplikasi Halodoc di Apps Store atau Play Store. Komunikasi dengan dokter dapat dilakukan dengan mudah melalui Chat atau Voice/Video Call.

Baca juga: