• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 7 Tips untuk Mengatasi Vertigo pada Lansia

7 Tips untuk Mengatasi Vertigo pada Lansia

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
7 Tips untuk Mengatasi Vertigo pada Lansia

“Saat mengalami vertigo, pengidapnya merasakan pusing yang menyebabkan diri dan lingkungannya menjadi berputar. Jika kondisi ini tidak segera diatasi, vertigo dapat berbahaya khususnya jika terjadi pada lansia. Melakukan gerakan ringan, perlahan saat mengubah posisi, dan memenuhi cairan menjadi beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi vertigo pada lansia.”

Halodoc, Jakarta – Vertigo adalah kondisi pusing yang menyebabkan pengidapnya merasa bahwa diri dan lingkungannya terasa berputar. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja, tetapi risiko cukup tinggi dialami oleh orang dengan kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol, dan memasuki usia lanjut usia atau diatas 50 tahun.

Vertigo yang dirasakan oleh pengidapnya pun berbeda-beda, mulai dari gejala ringan hingga parah. Kondisi ini tidak boleh diabaikan apalagi jika terjadi pada lansia. Pengobatan dan perawatan perlu dilakukan untuk mencegah hal berbahaya terjadi. Ketahui tips sederhana untuk mengatasi vertigo pada lansia berikut ini. 

Baca juga: Alasan Penyakit Vertigo Bisa Berakibat Fatal

Gejala Vertigo pada Lansia

Vertigo merupakan gejala dari salah satu gangguan kesehatan yang dialami oleh seseorang. Umumnya, vertigo terjadi akibat adanya gangguan pada bagian telinga dalam dan gangguan pada otak atau sistem saraf pusat.

Kondisi ini semakin berisiko jika kamu memiliki mengalami beberapa pemicunya, seperti mengonsumsi alkohol, memiliki kebiasaan merokok, hingga memiliki usia di atas 50 tahun atau lansia.

Sayangnya, vertigo pada lansia menyebabkan penurunan fungsi keseimbangan dan otot postural. Kondisi ini terbilang berbahaya karena meningkatkan risiko lansia mengalami cedera atau bahkan kematian akibat jatuh dan kecelakaan.

Selain pusing yang berputar, ada beberapa kondisi lainnya yang dialami oleh pengidap vertigo. Gangguan keseimbangan, mual, muntah, kehilangan arah, berkeringat, gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, lelah, lemas, dan kesulitan berjalan merupakan gejala lain yang dialami lansia saat mengalami vertigo.

Baca juga: Penyebab Vertigo yang Perlu Diketahui

Tips Mengatasi Vertigo pada Lansia

Pengobatan vertigo bisa dilakukan sesuai dengan penyebabnya. Bahkan, vertigo yang ringan biasanya dapat menghilang dengan sendirinya. Ada beberapa perawatan sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasi vertigo pada lansia, yaitu:

  1. Dampingi lansia untuk melakukan gerakan ringan atau aktivitas fisik. Olahraga ringan yang dilakukan secara rutin bisa menyebabkan gejala yang dialami semakin menurun.
  2. Pastikan lansia tidur dengan posisi kepala lebih tinggi. Kamu bisa menggunakan dua bantal yang nyaman untuk para lansia bersandar saat tidur.
  3. Hindari perubahan posisi secara tiba-tiba. Jika lansia ingin bangun dari tempat tidur, lakukan secara perlahan. Setelah bangun, sebaiknya duduk sebentar dan berdiri secara perlahan dengan pegangan.
  4. Pastikan kamu meletakkan barang-barang kebutuhan yang digunakan berada sejajar dengan tubuh. Hindari menunduk terlalu lama untuk mengambil barang. Kondisi ini bisa memicu pusing atau vertigo semakin memburuk.
  5. Hindari juga menengadahkan kepala terlalu lama untuk mencegah perburukan vertigo.
  6. Gerakan kepala secara perlahan dan hati-hati selama melakukan kegiatan.
  7. Penuhi kebutuhan cairan tubuh setiap hari untuk meringankan gejala vertigo yang dialami. 

Jika lansia cukup sering mengalami vertigo, berikan tempat istirahat yang nyaman dan aman. Hindari tempat yang terlalu tinggi dan licin. Hal ini dilakukan untuk menurunkan risiko cedera atau kecelakaan saat terjadi vertigo.

Baca juga: 6 Kebiasaan yang Dapat Memperparah Vertigo

Selain itu, jangan lupa untuk segera kunjungi rumah sakit terdekat dan lakukan pemeriksaan pada lansia. Pemeriksaan yang tepat dapat membuat penyebab vertigo pada lansia dapat diketahui.

Dengan begitu, para lansia bisa mendapatkan pengobatan yang sesuai dengan penyebab vertigo. Elektroensefalografi, tes pendengaran, tes darah, posturography, dan tes pemindaian menjadi beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk mendiagnosis vertigo. 

Tidak perlu repot, kamu bisa buat janji pada rumah sakit tertentu untuk melakukan pemeriksaan. Caranya, download Halodoc melalui App Store atau Google Play. Mudahkan? Yuk, tunggu apalagi, gunakan aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:

Fyzical. Diakses pada 2021. Causes of Dizziness in Older Adults?

NHS Inform. Diakses pada 2021. Vertigo.

Compass Web MD. Diakses pada 2021. What to Know About Dizziness in Older Adults.