Agar Lebih Jago di Air, Pastikan Umur Bayi Tepat Sebelum Berenang

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Agar Lebih Jago di Air, Pastikan Umur Bayi Tepat Sebelum Berenang

Halodoc, Jakarta – Berenang merupakan satu olahraga air yang paling digemari. Tidak hanya menyenangkan, rutin berenang dapat memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Selain itu, manfaat dari berenang bisa didapatkan oleh siapa saja. Berenang adalah jenis olahraga yang baik dilakukan oleh siapa saja, termasuk bayi.

Baca juga: 3 Olahraga yang Baik untuk Kesehatan Si Kecil

Mengajarkan berenang sejak dini dapat membantu perkembangan motorik pada anak. Pasalnya saat bayi, otak memiliki kecenderungan meniru dan menyerap semua hal seperti informasi dan stimulasi yang diberikan. Hal ini akan memudahkan dalam mengajarkan berenang pada bayi.

Ibu, Ketahui Waktu Tepat untuk Ajari Anak Berenang

Lantas kapan waktu terbaik untuk bayi mulai belajar berenang? Apa saja manfaat mengajarkan berenang pada bayi?

Menurut situs halaman Baby Centre, pada dasarnya tidak ada batasan umur yang jelas kapan bayi boleh mulai diajak berenang. Artinya, Si Kecil bisa saja diajak bermain di air bahkan sejak usia awal atau kurang dari satu bulan. Namun, ada baiknya ibu untuk menunda dulu rencana untuk mengajarkan bayi berenang. Setidaknya sampai dia bisa mengendalikan tubuhnya sendiri.

Dengan demikian, waktu terbaik untuk mengajak bayi berenang adalah setelah dia memasuki usia 4 sampai 6 bulan atau setelah Si Kecil sudah bisa duduk dengan tegak dan bisa menyangga kepala saat digendong. Hal dasar ini penting untuk memastikan bayi akan bisa mengontrol posisi terbaik dan ternyaman selama berada di air.

Tidak hanya usia bayi, perhatikan juga kondisi kolam dan air yang akan digunakan untuk mengajarkan anak berenang. Sebaiknya pastikan air yang digunakan untuk berenang memiliki suhu sekitar 32 derajat celcius. Suhu air tersebut akan membuat bayi lebih nyaman dan tidak merasa kedinginan.

Jika usia bayi masih dibawah 6 bulan, hindari berenang pada kolam renang umum. Selain suhu air yang lebih dingin, kolam yang digunakan banyak orang dikhawatirkan membuat kulit bayi mengalami gangguan pada kulit. Selain itu, jangan langsung memasukan bayi dalam kolam. Lakukan perlahan ketika memasukkan bayi ke dalam kolam. Buatlah suasana yang nyaman agar bayi tidak merasa panik dan takut.

Baca juga: Ibu, Begini Tips Pilih Kolam Renang yang Aman untuk Bayi

Hal yang perlu diingat, sebaiknya ibu jangan pernah tinggalkan bayi ketika berada di dekat air. Menurut Pregnancy Birth Baby, bayi belum bisa mengontrol dirinya sendiri sehingga berbahaya meninggalkan bayi berada dekat air. Umumnya, bayi merasa nyaman ketika berada dalam air namun belum bisa berenang dengan baik. Sama seperti halnya berjalan, bayi juga harus belajar untuk dapat berenang dengan baik.

Inilah Manfaat Berenang bagi Bayi

Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari mengajari bayi berenang. Sebab membiarkan anak bermain di dalam air dapat membuatnya merasa senang. Dilansir dari Canadian Pediatric Society, mengajak anak untuk rutin berenang dapat mengasah keberanian anak dan rasa percaya diri. Karena saat masuk ke dalam kolam, Si Kecil harus “berhadapan” dengan luasnya air dan harus menaklukkannya.

Mengajarkan berenang juga akan membuat anak menjadi tidak takut air dan menjadi lebih mandiri. Teknik berenang juga baik untuk perkembangan motorik, pernapasan bayi, kardio serta mencegah terjadinya obesitas di kemudian hari. Anak yang diajari berenang sejak dini memiliki kemampuan keseimbangan fisik serta koordinasi yang lebih baik.

Baca juga: 6 Manfaat Mengajari Anak Berenang

Meskipun tidak ada batasan umur, namun ada beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan saat akan mengajak si kecil berenang. Terpenting adalah memastikan bayi dalam kondisi sehat atau tidak sedang mengalami sakit apa pun.

Ibu tidak perlu menunggu imunisasi bayi lengkap, selama bayi sehat dan sudah di atas usia 6 bulan artiya ia sudah cukup siap untuk berenang. Jika anak mengalami gangguan kesehatan setelah berenang, tidak ada salahnya untuk periksakan kesehatan anak pada rumah sakit terdekat untuk penanganan yang tepat.

Referensi:
Pediatr Child Health. Diakses pada 2019. Swimming Lessons for Infants and Toddlers
Pregnancy Birth Baby. Diakses pada 2019. Babies and Swimming
Baby Centre. Diakses pada 2019. Swimming with Your Baby