Alami Akantosis Nigrikans, Ini Penyebabnya

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Alami Akantosis Nigrikans, Ini Penyebabnya

Halodoc, Jakarta – Akantosis nigrikans adalah kondisi kulit yang menyebabkan kulit menjadi lebih gelap dan lebih tebal. Paling sering muncul di lipatan kulit di sekitar leher, pangkal paha, dan ketiak. Gejala lain termasuk gatal dan bau.

Akantosis nigrikans memiliki hubungan dengan obesitas dan diabetes, dan perawatan melibatkan mengatasi gangguan yang mendasarinya. Dalam kasus yang jarang terjadi, bentuk ganas akantosis nigrikans dapat terjadi pada orang yang memiliki kanker tertentu.

Gejala utama akantosis nigrikans adalah sebagai berikut:

  1. Hiperpigmentasi

Ini terjadi ketika area kulit tertentu menjadi lebih gelap, atau lebih berpigmen, dan bisa berubah menjadi keabu-abuan, hitam, atau cokelat.

  1. Hyperkeratosis

Ini adalah saat area kulit menjadi lebih tebal dan mungkin terlihat seperti beludru. Akhirnya, garis-garis kulit mungkin menjadi lebih dalam dan lebih terlihat, dan pertumbuhan seperti kutil dapat muncul.

Baca juga: Takut Diabetes? Ini 5 Bahan Pengganti Gula

Akantosis nigrikans juga dapat menyebabkan gejala kulit tambahan berikut kekeringan, kekasaran yang berlebihan, gatal, dan bau yang tidak biasa. Akantosis nigrikans maligna dapat menyebabkan perubahan kulit yang lebih parah dan luas daripada bentuk jinak (non-kanker).

Beberapa orang mengalami perubahan kulit ini di satu sisi tubuh mereka saja. Ini dikenal sebagai akantosis nigrikans unilateral. Perubahan pada kulit biasanya berkembang lambat. Kadang-kadang, mereka dapat hadir sejak lahir, tapi mereka biasanya muncul di masa kanak-kanak atau dewasa. Kondisi ini dapat terjadi di mana saja, tapi umumnya memengaruhi dubur, ketiak, alat kelamin, selangkangan paha, serta bagian belakang dan samping leher

Lebih jarang, akantosis nigrikans berkembang pada bagian belakang lutut, depan siku, buku-buku jari, bibir, telapak tangan, tumit, perut, dan di bawah payudara. Faktor-faktor berikut dapat menyebabkan akantosis nigrikans:

  • Resistensi Insulin

Akantosis nigrikans umumnya memengaruhi orang dengan obesitas dan resistensi insulin, yang merupakan situasi di mana tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Resistensi insulin akhirnya menyebabkan diabetes tipe 2.

  • Perubahan Hormon

Orang dengan kelainan hormon, seperti penyakit Addison, sindrom ovarium polikistik (PCOS), atau hipotiroidisme dapat mengembangkan akantosis nigrikans.

  • Genetika

Akantosis nigrikans herediter mungkin ada sejak lahir, tetapi kebanyakan orang mengembangkannya selama masa kanak-kanak atau di kemudian hari.

Baca juga: Ini Alasan Diabetes Jadi Penyakit Seumur Hidup

  • Penggunaan Obat-Obatan

Minum obat-obatan, seperti pil KB, kortikosteroid, atau niacin dosis tinggi, dapat memicu timbulnya akantosis nigrikans. Beberapa suplemen binaraga juga dapat menyebabkan gangguan kulit ini.

  • Kanker

Dalam kasus yang jarang terjadi, akantosis nigrikans ganas dapat terjadi pada orang dengan jenis kanker lambung tertentu, termasuk adenokarsinoma lambung, serta karsinoma dan limfoma lainnya.

Perawatan bervariasi tergantung pada masalah yang mendasarinya, dan termasuk:

Kehilangan berat

Orang-orang yang memiliki akantosis nigrikans sebagai akibat dari obesitas atau resistensi insulin mungkin menemukan bahwa kulit mereka membaik setelah mereka kehilangan berat badan. Penurunan berat badan dapat meningkatkan tekstur kulit, tapi perubahan warna tetap ada.

Baca juga: Inilah Manfaat Puasa Bagi Pengidap Diabetes

Menstabilkan hormon

Untuk orang-orang dengan kelainan hormonal, akantosis nigrikans dapat mengatasi jika mereka dapat mengendalikan kondisinya dengan menggunakan obat-obatan, perubahan gaya hidup, dan perawatan lainnya.

Mengelola Diabetes

Orang dengan diabetes tipe 2 mungkin memerlukan obat-obatan, pemantauan kadar gula darah secara teratur, dan modifikasi pola makan dan gaya hidup. Setelah kadar insulin menjadi stabil, gejala akantosis nigrikans dapat teratasi.

Menghindari Obat-Obatan Tertentu

Jika obat atau suplemen tertentu menyebabkan akantosis nigrikans, maka dokter dapat merekomendasikan untuk menghindari atau beralih ke alternatif. Dalam kebanyakan kasus, kulit akan kembali normal setelah menghentikan pengobatan.

Mengobati Kanker

Akantosis nigrikans ganas dapat sembuh setelah operasi pengangkatan tumor kanker. Perawatan lain untuk kanker termasuk kemoterapi dan terapi radiasi.

Prosedur Kosmetik

Untuk mengurangi penampilan atau bau acanthosis nigricans, beberapa orang mencoba perawatan kosmetik, seperti:

  • Krim resep untuk mencerahkan kulit atau untuk melembutkan bercak tebal dan kasar

  • Terapi laser untuk membalikkan penebalan kulit atau mencerahkan kulit

  • Sabun antibakteri

  • Antibiotik topical

  • Obat oral

Kalau kamu punya masalah kesehatan, segera periksakan langsung di rumah sakit yang direkomendasikan Halodoc di sini. Penanganan tepat dapat meminimalisir risiko kesehatan jangka panjang. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Yuk, download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store.