• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alami Flu, Lakukan 5 Hal Ini untuk Mengobatinya
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alami Flu, Lakukan 5 Hal Ini untuk Mengobatinya

Alami Flu, Lakukan 5 Hal Ini untuk Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 09 November 2022
Alami Flu, Lakukan 5 Hal Ini untuk MengobatinyaAlami Flu, Lakukan 5 Hal Ini untuk Mengobatinya

"Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengobati gejala flu. Salah satunya adalah dengan beristirahat di rumah untuk meringankan gejalanya."

Halodoc, Jakarta – Perawatan flu yang dilakukan tergantung pada gejala yang kamu alami. Misalnya, jika kamu memiliki hidung tersumbat atau sinus, maka dekongestan dapat membantu. Dekongestan datang dalam bentuk semprotan oral atau hidung.

Dekongestan digunakan untuk mengurangi pembengkakan di saluran hidung. Namun, dekongestan semprot hidung tidak boleh digunakan selama lebih dari beberapa hari karena, jika digunakan terlalu lama dan kemudian dihentikan, mereka dapat menyebabkan gejala berulang.

Jika hidung berair, tetesan postnasal akan mengobatinya. Atau mata berair dan gatal, maka antihistamin dapat membantu gejala flu. Antihistamin dapat membantu meringankan gejala-gejala yang mengganggu, seperti bersin, gatal, dan keluarnya cairan dari hidung. Jika kamu mengalami flu, berikut ini hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengobatinya:

Beristirahat di Rumah

Tetap di rumah dan banyak istirahat adalah salah satu cara untuk meringankan gejala flu. Manfaatkan waktu istirahat dan berikan tubuh masa istirahat yang sangat dibutuhkan. Meringkuk di sofa dan menghabiskan waktu membaca, menonton DVD, ataupun hanya tidur siang sambil tubuh melawan virus.

Minum Banyak Cairan

Pastikan kamu mendapat lebih banyak cairan. Tidak semua harus berupa air, jus buah, minuman olahraga, dan sup berbasis kaldu (seperti sup ayam) juga bisa menjadi bahan asupan. Cairan dapat menjaga sistem pernapasan terhidrasi dan membantu mengubah lendir yang jahat dan kental menjadi cairan tipis yang bisa dikeluarkan melalui batuk ataupun hidung. Ini akan sangat baik, karena penumpukan cairan di paru-paru dapat menyebabkan infeksi.

Obati Sakit dan Demam

Ketika kamu mengalami demam ini dikarenakan tubuh sedang menyalakan panas untuk melawan virus flu. Obati dan rasa sakit yang menyertainya dengan obat yang dijual bebas, seperti acetaminophen, ibuprofen, atau naproxen. Diskusikan dengan dokter mana obat yang tepat untuk dikonsumsi. Selain itu, pastikan juga untuk tidak pernah memberikan aspirin kepada siapa pun yang lebih muda dari 19 tahun.

Tips Meredakan Batuk

Perawatan batuk yang tepat dapat meringankan gejala flu. Cobalah konsumsi obat ekspektoran, yang dapat mengubah lendir menjadi cairan, sehingga kamu bisa mengeluarkan lendir batuk. Jangan memberikan obat batuk atau pilek tanpa resep untuk anak di bawah 4 tahun.

Memasang Humidifier

Jika udara di rumah terlalu kering, pelembap kabut atau vaporizer yang dapat melembapkan udara di dalam ruangan dapat batuk. Jangan gunakan kabut hangat karena dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri dan jamur. Pastikan juga untuk menjaga perangkat humidifier tetap bersih untuk mencegah perkembangan jamur.

Selain beristirahat yang banyak, dokter umumnya akan meresepkan obat, seperti oseltamivir (Tamiflu) atau zanamivir (Relenza). Jika diminum segera setelah melihat gejala, obat ini dapat menyembuhkan flu dan membantu mencegah komplikasi serius.

Oseltamivir adalah obat oral. Zanamivir dihirup melalui alat yang mirip dengan inhaler asma dan tidak boleh digunakan oleh siapapun dengan masalah pernapasan, seperti asma dan penyakit paru-paru.

Gunakan penghilang rasa sakit yang dijual bebas, seperti acetaminophen (Tylenol, lainnya) atau ibuprofen (Advil, Motrin IB, yang lain), untuk memerangi rasa sakit yang terkait dengan influenza. Anak-anak dan remaja yang pulih dari gejala mirip flu tidak boleh mengonsumsi aspirin karena risiko sindrom Reye, suatu kondisi yang jarang namun berpotensi fatal.

Selain itu, pastikan juga untuk tidak sembarangan dalam memilih bentuk pereda nyeri. Sebab, beberapa obat sirup sedang ditarik peredarannya karena diduga memiliki efek samping yang menyebabkan kenaikan kasus gagal ginjal akut pada anak, belakangan ini. 

Untuk pilihan obat yang aman, Kemenkes sudah merilis daftar lengkap obat sirup, cair, dan tetes yang aman dikonsumsi. Nah, kamu bisa melihatnya di sini.

Jika masih memiliki pertanyaan seputar penanganan flu atau masalah kesehatan lainnya, segeralah hubungi dokter. Nah, melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa tanya dokter tepercaya untuk mendapatkan informasi medis yang dibutuhkan. Tentunya melalui fitur chat/video call secara langsung pada aplikasinya. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga!