• Home
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Flu

Flu

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Flu

Pengertian Flu

Flu merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang dapat menyerang hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Flu atau influenza ini sangat umum terjadi di musim pancaroba. Penyakit ini sangat mudah menular ke orang lain, terutama ketika 3–4 hari pertama setelah pengidapnya terinfeksi virus flu,

Gejala-gejala flu yang biasa dirasakan pengidapnya adalah demam, sakit kepala, batuk-batuk, pegal-pegal, kehilangan nafsu makan, serta sakit tenggorokan. Gejala flu akan bertambah parah selama 2–4 hari sebelum akhirnya membaik dan sembuh.

Flu dan pilek adalah dua kondisi yang berbeda. Pilek umumnya muncul secara bertahap dengan gejala yang lebih ringan, sehingga tidak terlalu berdampak pada rutinitas pengidapnya. Sedangkan flu tak seperti itu, penyakit ini cenderung menyebabkan gejala yang lebih berat, sehingga bisa mengganggu aktivitas pengidapnya. Di samping itu, masa inkubasi flu juga lebih singkat.

Penyebab Flu

Virus influenza menyebar melalui udara dalam tetesan atau percikan liur (droplet) ketika seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Kamu dapat menghirup tetesannya secara langsung, atau mendapatkan virus saat memegang benda tertentu, dan kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut.

Orang yang terinfeksi virus kemungkinan dapat menularkan virusnya sejak sekitar satu hari sebelum gejala muncul, sampai sekitar lima hari setelah gejala muncul. Anak-anak dan orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah mungkin akan menularkannya dalam waktu yang sedikit lebih lama.

Virus influenza terus bermutasi, dengan jenis baru yang muncul secara teratur. Jika kamu pernah mengalami influenza sebelumnya, tubuh telah membuat antibodi untuk melawan jenis virus influenza tertentu. Jika virus influenza di masa depan serupa dengan yang kamu temui sebelumnya (baik dengan penyakit atau vaksinasi), antibodi dapat mencegah infeksi atau mengurangi keparahan gejala. Namun, tingkat antibodi dapat menurun seiring berjalan waktu. 

Faktor Risiko Flu

Meski flu bisa menyerang semua orang, tetapi ada beberapa orang yang cukup rentan terserang virus flu. Contohnya:

  • Memiliki sistem imun yang lemah.
  • Hamil atau baru melahirkan.
  • Balita dan lansia.
  • Mengidap kondisi medis tertentu, seperti diabetes, asma, penyakit jantung, atau obesitas.
  • Bekerja atau tinggal di fasilitas umum.
  • Tubuh dalam kondisi yang tidak fit atau kurang beristirahat.

Cara Penularan Flu

Flu adalah penyakit yang sangat menular dan dapat menyebar dengan cepat di mana pun. Penyakit ini dapat ditularkan oleh seseorang sejak sehari sebelum gejala timbul hingga 5 sampai 7 hari setelah mengalami sakit.

Setelah terkena virus, pengidapnya mulai menunjukkan gejala dalam 1 hingga 4 hari. Kamu juga dapat menularkan virus ini pada orang lain bahkan sebelum sadar jika telah mengidapnya. Penularan flu umumnya ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui droplet ketika pengidapnya berbicara, batuk, atau bersin. Di samping itu, ada pula beberapa cara penularan lainnya, yaitu: 

  • Jabat tangan dengan pengidapnya, kemudian menyentuh mata, mulut, atau hidung setelahnya.
  • Menyentuh permukaan atau benda yang telah terkontaminasi virus.
  • Berbagi peralatan minum atau makan dengan pengidapnya.
  • Kontak dengan hewan yang telah terkontaminasi.

Gejala Flu

Gejala dari flu dapat muncul dengan cepat pasca virus masuk ke dalam tubuh hingga butuh waktu beberapa hari. Ketika flu menyerang seseorang, maka pengidapnya akan mengalami beberapa keluhan. Awalnya seseorang yang mengidap penyakit ini adalah sakit tenggorokan, bersin, dan pilek, hingga merasakan nyeri di beberapa bagian badan bahkan sekujur tubuh. Bahkan, pengidapnya akan merasa sulit untuk bangun tidur karena badan terasa sakit keseluruhan.

Selain itu, gejala-gejala yang umumnya lainnya yang dapat timbul pada pengidap flu adalah:

  • Pegal-pegal;
  • Batuk kering;
  • Sakit kepala;
  • Sakit tenggorokan;
  • Kehilangan nafsu makan;
  • Tubuh yang menggigil;
  • Berkeringat.

Flu umumnya tidak membutuhkan pemeriksaan ke dokter karena gejalanya dapat membaik setelah mendapatkan perawatan di rumah. Kamu dapat meredakan segala gejala yang dirasakan dengan mengonsumsi obat flu dan pilek yang dijual dengan bebas. Pastikan untuk lebih banyak istirahat dan mengonsumsi lebih banyak cairan. 

Diagnosis Flu

Untuk mendiagnosis flu, ada beberapa hal yang akan dilakukan oleh dokter. Pertama, biasanya dokter akan melakukan wawancara medis seputar keluhan atau gejala yang dialami pasien. Misalnya, gejala seperti hidung tersumbat, bersin, atau suara serak. Di samping itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik (dapat ditemukan demam). Bila diperlukan, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang (tes darah) bila gejala flu sudah berlangsung lebih dari 10 hari.

Komplikasi Flu

Pada umumnya seseorang yang mengidap penyakit ini dapat sembuh tanpa terjadinya komplikasi. Namun, jika tidak ditangani dengan tepat, ada kemungkinan untuk menyebabkan masalah kesehatan lainnya bahkan komplikasi yang berbahaya. Beberapa komplikasi yang disebabkan oleh flu, antara lain:

  • Serangan asma;
  • Gangguan jantung;
  • Infeksi telinga;
  • Pneumonia;
  • Bronkitis.

Jika gejala yang terjadi hilang tapi kembali lagi setelah beberapa hari, mungkin saja kamu mengidap infeksi sekunder. Jika hal tersebut terjadi, ada baiknya untuk memeriksakan diri guna memastikannya. Sebab, jika tidak ditangani dan menimbulkan pneumonia, gangguan ini dapat menjadi ancaman nyawa. 

Pengobatan Flu

Umumnya flu dapat sembuh dengan sendirinya. Langkah pengobatannya adalah istirahat yang cukup, banyak minum, serta menjaga tubuh agar tetap hangat. Disarankan bagi pengidap untuk mengonsumsi obat penurun demam. Obat penurun demam juga dapat mengurangi gejala nyeri dan pegal dari flu. Pengidap tidak dianjurkan mengonsumsi antibiotik karena obat ini berfungsi membunuh bakteri, sedangkan flu disebabkan oleh virus. 

Pencegahan Flu

Seperti penjelasan sebelumnya, flu bisa menyebar melalui bersin atau menyentuh benda yang sudah terkontaminasi virus flu. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya flu, kebersihan harus selalu dijaga. Berikut beberapa hal untuk mencegah penularan flu:

  • Sering mencuci tangan dengan sabun dan air, setidaknya selama 20 detik. Jika tidak ada akses ke air, maka bisa gunakan hand sanitizer.
  • Hindari menyentuh wajah, mata, hidung, dan mulut.
  • Tutupi batuk dan bersin dengan tisu atau siku. Kemudian cuci tangan.
  • Bersihkan permukaan benda apa pun yang sering disentuh secara teratur untuk mencegah penyebaran infeksi. 
  • Hindari keramaian. Karena flu menyebar dengan mudah di mana pun orang berkumpul. Seperti tempat penitipan anak, sekolah, gedung perkantoran, hingga transportasi umum.
  • Hindari siapa saja yang sedang sakit. Jika kamu sakit, sebaiknya tetaplah di rumah setidaknya selama 24 jam setelah demam hilang, sehingga kamu mengurangi kemungkinan menulari orang.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika menunjukkan gejala flu dan berisiko mengalami komplikasi, segeralah tanya dokter  melalui aplikasi Halodoc untuk mendapat penanganan yang tepat. Cukup dengan download aplikasi Halodoc, kamu dapat melakukan Chat atau Voice/Video Call agar lebih mudah untuk berinteraksi. 

Referensi:

National Institutes of Health. Diakses pada 2022. MedlinePlus. Flu. 

Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Diseases and Conditions. Influenza (Flu).

Healthline. Diakses pada 2022. Everything You Need to Know About the Flu.

Healthline. Diakses pada 2022. What Causes the Flu?

Medical News Today. Diakses pada 2022. All you need to know about flu.