Flu

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
penyakit-flu

Pengertian Flu

Flu merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang dapat menyerang hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Flu atau influenza ini sangat umum terjadi di musim pancaroba. Penyakit ini sangat mudah menular ke orang lain, terutama ketika 3-4 hari pertama setelah pengidapnya terinfeksi virus flu,

Gejala-gejala flu yang biasa dirasakan pengidapnya adalah demam, sakit kepala, batuk-batuk, pegal-pegal, kehilangan nafsu makan, serta sakit tenggorokan. Gejala flu akan bertambah parah selama 2-4 hari sebelum akhirnya membaik dan sembuh.

Flu dan pilek adalah dua kondisi yang berbeda. Pilek mumnya muncul secara bertahap dengan gejala yang lebih ringan, sehingga tidak terlalu berdampak kepada rutinitas pengidapnya. Sedangkan flu tak seperti itu. Penyakit ini cenderung menyebabkan gejala yang lebih parah, sehingga bisa mengganggu aktivitas pengidapnya. Di samping itu, masa inkubasi flu juga lebih singkat.

 

Faktor Risiko Flu

Meski flu bisa menyerang semua orang, tapi ada beberapa orang yang cukup rentan terserang virus flu. Contohnya:

  • Memiliki sistem imun yang lemah.

  • Hamil atau baru melahirkan.

  • Balita dan lansia.

  • Mengidap kondisi medis tertentu seperti diabetes, asma, penyakit jantung, atau obesitas.

  • Bekerja atau tinggal di fasilitas umum.

  • Tubuh dalam kondisi yang tidak fit atau kurang berisitirahat.

Baca juga: Inilah Alasan Flu Biasa Bisa Sebabkan Pneumonia

 

Penyebab Flu

Virus influenza adalah penyebab flu pada seseorang. Di samping itu, seseorang bisa tertluar virus ini akibat menghirup udara yang sudah tercemas virus influenza dari orang yang terinfeksi. Cara penularannya bisa melalui bersin atau menyentuh benda yang sudah terkontaminasi virus flu. Selain itu, flu juga bisa menyebar lewat kontak dengan hewan yang sudah terinfeksi.

 

Gejala Flu

Ketika flu menyerang seseorang, maka pengidapnya akan mengalami beberapa keluhan. Berikut gejala-gejala yang umumnya pengidap flu alami:

  • Pegal-pegal.

  • Batuk kering.

  • Sakit kepala.

  • Sakit tenggorokan.

  • Bersin-bersin, hidung tersumbat, atau hidung beringus.

  • Kehilangan nafsu makan.

Baca juga: Masih Masa Pertumbuhan, Mengapa Anak Sering Flu dan Batuk?

 

Diagnosis Flu

Untuk mendiagnosis flu, ada beberapa hal yang akan dilakukan oleh dokter. Pertama, biasanya dokter akan melakukan wawancara medis seputar keluhan atau gejala yang dialami pasien. Misalnya, adakah gejala seperti hidung tersumbat, bersin, atau suara serak. Di samping itu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik (dapat ditemukan demam). Bila diperlukan, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang (tes darah) bila gejala flu sudah berlangsung lebih dari 10 hari.

 

Komplikasi Flu

Flu yang tak ditangani dengan tepat, memiliki kemungkinan untuk menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Berikut beberapa komplikasi yang disebabkan oleh flu.

  • Serangan asma.

  • Gangguan jantung.

  • Infeksi telinga.

 Baca juga: Sakit Flu Tak Kunjung Sembuh, Perlukah ke Dokter Spesialis?

 

Pengobatan Flu

Umumnya flu dapat sembuh dengan sendirinya. Langkah pengobatannya adalah istirahat yang cukup, banyak minum, serta menjaga tubuh agar tetap hangat. Obat yang disarankan adalah parasetamol atau ibuprofen untuk menurunkan demam serta mengurangi rasa sakit dan pegal. Pengidap tidak dianjurkan mengonsumsi antibiotik karena obat ini berfungsi membunuh bakteri, sedangkan flu disebabkan oleh virus.

 

Pencegahan Flu

Seperti penjelasan sebelumnya, flu bisa menyebar melalui bersin atau menyentuh benda yang sudah terkontaminasi virus flu. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya flu, kebersihan harus selalu dijaga. Selalu mencuci tangan dan menggunakan masker saat bepergian, terutama jika orang di sekitar ada yang mengidap flu. Langkah pencegahan lainnya adalah dengan vaksinasi, tetapi cara ini hanya dianjurkan bagi mereka yang lebih rentan mengalami komplikasi flu.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika menunjukkan gejala flu dan berisiko komplikasi, segeralah berbicara dengan dokter guna mendapat penanganan yang tepat.

 Referensi:
National Institutes of Health. Diakses pada 2019. MedlinePlus. Flu.  
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Diseases and Conditions. Influenza (Flu).

Diperbarui pada 5 September 2019