Alami Kudis di Ketiak, Begini Cara Menyembuhkannya

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
kudis di ketiak

Halodoc, Jakarta - Kudis merupakan penyakit yang sangat mudah menular, baik secara kontak langsung dengan si pengidap maupun tidak. Kudis disebabkan oleh tungau yang terdapat di dalam kulit pengidapnya dengan jumlah 10-15 ekor. Tungau ini bisa berkembangbiak hingga berjumlah jutaan dan menyebar ke bagian tubuh lain jika tidak segera mendapat penanganan. Kamu mengalami kudis pada salah satu bagian tubuhmu? Begini cara menyembuhkannya.

Baca juga: 4 Jenis Penyakit Kulit yang Perlu Diwaspadai

Kudis, Penyakit Menular pada Kulit

Kudis atau yang dikenal dalam istilah medisnya dengan scabies adalah kondisi menular kulit yang disebabkan oleh penyusupan tungau kecil ke dalam lapisan kulit luar. Butuh waktu 4-6 minggu untuk kulit bereaksi terhadap tungau yang menyusup ke dalam permukaan kulit.

Pada tahap awal, kudis terlihat mirip dengan jerawat atau gigitan nyamuk. Ketika malam hari, rasa gatal akan terasa semakin parah dan muncul kemerahan pada kulit. Hal itu dikarenakan tungau mulai aktif dalam kulit. Ciri lainnya adalah dengan munculnya liang seperti terowongan di kulit. Terowongan ini terbentuk ketika tungau betina masuk tepat di bawah permukaan kulit. Setelah membuat liang, masing-masing tungau betina akan meletakkan 10-25 telur di dalamnya.

Begini Cara Penyebaran Penyakit Kudis

Rantai penularan tungau kudis adalah dengan melalui sentuhan kulit yang berlangsung lama antara pengidap. Penyakit ini mudah menular baik dari manusia ke manusia, hewan ke manusia, atau manusia ke hewan. Penularan pun bisa terjadi secara tidak langsung melalui baju, seprai, handuk, bantal, air, atau sisir yang digunakan oleh pengidap. Penularan lainnya adalah melalui hubungan intim.

Baca juga: Kulit Memerah dan Gatal, Hati-Hati Gejala Psoriasis

Enggak Mau Mengidap Kudis? Begini Pencegahannya

Jika salah satu anggota keluarga kamu mengidap penyakit ini, terdapat beberapa langkah mudah untuk mencegah penularannya. Kamu dianjurkan menggunakan air panas untuk mencuci pakaian, handuk, serta seprai. Jangan lupa untuk menjemurnya di bawah terik matahari atau mengeringkannya dengan suhu panas yang tinggi dalam mesin cuci.

Khusus untuk barang-barang yang tidak bisa dicuci, bungkuslah dengan rapat dalam plastik dan letakkan di tempat yang jauh dari jangkauan selama setidaknya 14 hari agar tungau-tungau mati. Kontak dengan orang-orang yang tinggal serumah juga sebaiknya dihindari sebisa mungkin hingga pengidap kudis pulih sepenuhnya.

Mengidap Kudis di Ketiak, Begini Cara Penyembuhannya

Upaya pengobatan kudis akan dilakukan dengan membasmi tungau penyebab kudis beserta telur-telurnya. Kamu mengidap kudis di beberapa bagian tubuhmu? Ini pengobatan yang bisa kamu tempuh.

  1. Obat gatal. Untuk membunuh tungau beserta telurnya, dokter biasanya akan memberikan resep obat gatal untuk mengontrol rasa gatal pada malam hari. Ketika seseorang didiagnosis mengidap penyakit kudis, siapa saja yang melakukan kontak fisik dekat dengan pengidap juga harus diobati. Hindari kontak secara langsung maupun tidur di ranjang yang sama.

  2. Krim atau salep. Biasanya, dokter akan mengidentifikasi kudis berdasarkan munculnya ruam dan gatal, terutama pada malam hari. Penanganan pertama yang harus dilakukan untuk mengobati kudis atau scabies adalah dengan krim atau salep. Krim atau salep dioleskan pada bagian tubuh yang mengalami kudis dan dibiarkan setidaknya 8-14 jam, kemudian bilas dengan air bersih.

Baca juga: 3 Penyakit Kulit yang Bisa Menyerang Alat Kelamin

Jika kamu memiliki gejala-gejala seperti di atas, segera diskusikan dengan dokter ahlinya. Karena semakin cepat kamu mendapat penanganan, semakin cepat pula kamu pulih dari penyakit ini. Jika ada hal lain yang mau kamu tanyakan tentang masalah kesehatan kamu, lebih baik diskusikan langsung dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc melalui Chat atau Voice/Video Call. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!