• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alami Vertigo setelah Berhubungan Intim, Apa Penyebabnya?

Alami Vertigo setelah Berhubungan Intim, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Alami Vertigo setelah Berhubungan Intim, Apa Penyebabnya?

“Vertigo dapat membuat pengidapnya merasakan pusing yang juga disertai sensasi sekeliling seperti berputar. Beberapa orang mengalami serangan gejala vertigo setelah berhubungan intim. Kambuhnya vertigo setelah berhubungan intim bisa disebabkan oleh banyak faktor.”

Halodoc, Jakarta – Hubungan intim seharusnya jadi aktivitas yang menyenangkan, menenangkan, dan membahagiakan. Namun, beberapa orang mengalami vertigo setelah berhubungan intim dan merasa kesenangan jadi berkurang karenanya. 

Vertigo adalah kondisi ketika seseorang merasakan pusing dengan sensasi seperti sekelilingnya berputar. Lantas, mengapa hubungan intim bisa membuat gejala vertigo kambuh? Yuk, simak pembahasannya!

Baca juga: Inilah Langkah Mudah Mengatasi Gejala Vertigo di Rumah

Penyebab Vertigo setelah Berhubungan Intim

Ada beberapa kemungkinan penyebab terjadinya vertigo setelah berhubungan intim, yaitu:

  1. BPPV (Benign Paroxysmal Positional Vertigo)

Sejauh ini, BPPV merupakan penyebab paling umum dari pusing yang berhubungan dengan seks. Kondisi ini terjadi ketika vertigo posisional dipicu oleh posisi terlentang atau miring selama hubungan intim. Posisi di mana tubuh terlentang dan kepala menoleh ke kedua sisi sama-sama provokatif. 

  1. Sensitivitas Tekanan

Beberapa orang mengalami gejala pusing selama berhubungan intim yang kuat karena peningkatan tekanan intratoraks. Ini adalah jenis tekanan yang sama yang disebabkan oleh mengejan saat buang air besar.

Posisi tertentu dan mencoba orgasme dapat membuat kamu agak mengejan tanpa sadar. Jika kamu menduga bahwa sensitivitas tekanan mungkin menjadi penyebabnya, buatlah janji dengan dokter.

Baca juga: Vertigo Bukanlah Penyakit, Melainkan Gejala Gangguan Kesehatan

  1. Hiperventilasi

Bukan rahasia lagi bahwa gairah seksual dapat menyebabkan pernapasan menjadi lebih cepat. Jika napas memendek dan menjadi cepat, kamu berisiko mengalami hiperventilasi. Meskipun hiperventilasi terkait seks tidak umum, itu tetap mungkin terjadi.

Selama hiperventilasi, kamu menghembuskan napas lebih banyak daripada yang menghirupnya. Hal ini mengganggu keseimbangan karbon dioksida dan oksigen dalam tubuh, yang menyebabkan kamu merasa pusing, dan bahkan dapat menyebabkan pingsan.

  1. Faktor Psikologis

Pada beberapa kasus yang jarang, ada orang yang sangat terganggu oleh vertigo posisional (BPPV), sehingga mencegah mereka untuk berpartisipasi dalam aktivitas seksual sama sekali. Situasi ini umumnya tampaknya lebih disebabkan oleh kecemasan daripada gangguan vestibular substansial.

  1. Efek Samping Obat untuk Disfungsi Ereksi

Beberapa obat yang digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi bisa jadi memiliki efek samping berupa pusing. Obat-obatan tersebut meningkatkan kadar oksida nitrat dalam darah. Meskipun peningkatan oksida nitrat ini dapat meningkatkan aliran darah ke penis, hal itu juga dapat menyebabkan pusing.

Jika kamu mengalami pusing, atau gejala lain setelah minum obat untuk disfungsi ereksi, bicarakan dengan dokter di aplikasi Halodoc. Dokter mungkin dapat meresepkan obat yang berbeda, dan kamu bisa beli obat yang diresepkan lewat aplikasi Halodoc juga.

Baca juga: Apa Saja Obat yang Efektif Meredakan Vertigo?

Bisakah Hal Ini Dicegah?

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meredakan pusing dan mencegahnya terjadi di masa mendatang:

  • Tetap terhidrasi. Minumlah air sebelum dan sesudah berhubungan intim untuk menghindari dehidrasi. Hal ini karena dehidrasi dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit dan perubahan tekanan darah.
  • Ambil napas lambat dan dalam. Hiperventilasi menyebabkan penurunan cepat karbon dioksida. Ini mempersempit pembuluh darah yang memasok darah ke otak dan mengakibatkan pusing.
  • Hindari bangun terlalu cepat. Saat berdiri, gravitasi menyebabkan darah menggenang di kaki dan perut. Ini untuk sementara mengurangi jumlah darah yang mengalir kembali ke jantung dan otak, dan menyebabkan pusing.

Jika vertigo setelah berhubungan intim adalah kejadian satu kali, dan tidak disertai dengan gejala lain, biasanya itu bukan pertanda sesuatu yang serius. Namun, jika itu terjadi secara teratur atau memengaruhi kehidupan sehari-hari, buatlah janji dengan dokter.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. What Causes Dizziness After Sex?
Chicago Dizziness and Hearing. Diakses pada 2021. Sexual activity and Vertigo.