• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Anak Demam Setelah Imunisasi
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Alasan Anak Demam Setelah Imunisasi

Alasan Anak Demam Setelah Imunisasi

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 09 Juni 2021
Alasan Anak Demam Setelah Imunisasi

Halodoc, Jakarta – Demam setelah imunisasi adalah hal yang sering terjadi pada anak. Biasanya, demam muncul dalam beberapa saat atau beberapa hari setelah imunisasi. Hal ini sering membuat ayah dan ibu merasa khawatir. Tidak sedikit juga orangtua yang mungkin takut dan enggan imunisasi karena takut dengan dampaknya terhadap anak. 

Namun jangan khawatir, demam setelah imunisasi nyatanya wajar terjadi. Kondisi ini biasanya akan mereda setelah beberapa saat. Karena itu, orangtua disarankan untuk tetap menjalani imunisasi untuk Si Kecil, sehingga bisa membantu meningkatkan imunitas tubuhnya yang belum sempurna. Dengan begitu, anak akan terhindar dari risiko serangan virus penyebab penyakit.

Baca juga:  Apakah Ketika Anak Demam Boleh Dilakukan Imunisasi BCG?

Demam Setelah Imunisasi dan Hal yang Harus Diketahui 

Demam adalah respons yang paling umum dari tubuh anak setelah diimunisasi. Lalu, apa yang menyebabkan anak demam setelah imunisasi?

Imunisasi diberikan untuk merangsang sistem kekebalan tubuh anak, sehingga tidak mudah terserang virus penyebab penyakit. Saat diimunisasi, vaksin berisi virus yang telah dilemahkan atau dimatikan akan disuntikkan dalam tubuh anak. Selanjutnya, tubuh akan merespons imun tersebut dengan cara yang sama seperti ketika tubuh terserang penyakit tersebut. Bedanya, tubuh tidak akan menunjukkan gejala lainnya. 

Nantinya, jika penyakit tersebut datang kembali, tubuh telah sepenuhnya siap untuk membentuk pertahanan. Munculnya rasa nyeri, gatal, dan demam setelah imunisasi menunjukkan respons positif tubuh terhadap vaksin yang disuntikkan. Ketika itu, tubuh sedang membentuk sistem imunitas baru bersama vaksin yang disuntikkan yang menyebabkan terjadinya peningkatan suhu tubuh atau demam.

Baca juga: Demam Setelah Imunisasi Campak, Ini Penjelasannya

Meski begitu, tidak semua imunisasi akan memberikan dampak yang sama pada tubuh. Beberapa jenis imunisasi justru akan menyebabkan tubuh menjadi demam, seperti misalnya imunisasi DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus) atau campak. Pun tidak semua anak akan memberikan respons yang sama terhadap jenis imunisasi tersebut, karena beberapa anak tidak mengalami demam setelah vaksin disuntikkan.

Lantas, apa yang harus dilakukan jika Si Kecil mengalami demam setelah imunisasi? 

Biasanya, suhu tubuh Si Kecil akan mengalami peningkatan setelah tubuhnya diimunisasi. Namun, ibu tidak perlu khawatir, karena kondisi ini normal terjadi. Ibu hanya perlu menenangkan sang buah hati, karena tentunya ia akan merasa tidak nyaman pasca imunisasi tersebut.

Jika Si Kecil masih menyusu pada ibu ketika diimunisasi, demam pada tubuh akan lebih cepat berkurang dengan pemberian ASI dalam frekuensi yang lebih sering daripada biasanya. Anak yang lebih sering diberi ASI ketika demam disebut lebih cepat membaik dibandingkan dengan anak yang tidak mendapatkan ASI eksklusif atau hanya minum susu formula.

Belum diketahui dengan pasti apa yang menyebabkan anak dengan pemberian ASI eksklusif akan lebih cepat pulih dari demam. Namun, pakar kesehatan berpendapat bahwa kandungan antiradang yang terdapat pada ASI yang berperan aktif dalam menurunkan demam pada anak. Bisa juga karena menyusu pada ibu akan membuat Si Kecil tetap merasa nyaman, sehingga nafsu makannya tidak akan berkurang. 

Cara lain yang bisa ibu lakukan apabila anak mengalami demam setelah imunisasi adalah dengan memberikan kompres air hangat pada bagian tubuh Si Kecil yang disuntik atau pada dahinya. Setelah itu, pastikan anak tetap mendapat asupan cairan yang cukup, dan kenakan pakaian tipis tetapi tidak membuatnya kedinginan.

Baca juga: Ibu, Perhatikan Hal Ini sebelum Imunisasi DPT

Demam setelah imunisasi biasanya tidak membutuhkan pengobatan khusus. Namun, jika dokter menyarankan obat atau produk kesehatan tertentu, ibu bisa membelinya di aplikasi Halodoc. Dengan layanan antar, pesanan obat akan dikirim ke rumah segera. Download Halodoc sekarang di App Store atau Google Play!


Referensi:
MedlinePlus. Diakses pada 2021. When Your Baby or Infant Has a Fever.
NHS UK. Diakses pada 2021. 6-in-1 Vaccine: Side Effects.
Baby Center. Diakses pada 2021. Immunisations: What to Expect on The Day.